Demo Supir Truk Surabaya Berakhir Damai: Pertamina Sepakati Aturan Barcode BBM

Demo Supir Truk Surabaya Berakhir Damai: Pertamina Sepakati Aturan Barcode BBM

Kebaruan.com Poin utama yang menjadi kemenangan bagi aliansi Supir Truk Surabaya adalah adanya mekanisme perlindungan anggota terkait pemblokiran barcode. Koordinator I GSJT, Angga Ferdiansyah, menyatakan bahwa Pertamina berkomitmen untuk tidak melakukan pemblokiran sepihak tanpa konfirmasi terlebih dahulu kepada pihak paguyuban. Langkah ini diambil guna memastikan aktivitas pengiriman barang tidak terhenti secara tiba-tiba akibat kendala teknis sistem digital.

Selain perlindungan akun, Pertamina juga menjanjikan proses pembukaan blokir yang jauh lebih cepat. Untuk kendaraan logistik umum, durasi pembukaan maksimal adalah 24 jam, sedangkan untuk pengangkut komoditas yang mudah busuk seperti sayur dan buah, jaminan waktu penyelesaian hanya memakan waktu sekitar tiga jam. Aturan baru ini mulai berlaku efektif pada hari Kamis (30/4).

Solusi Operasional dan Penyesuaian Tarif Tol

Isu lain yang berhasil disepakati adalah jaminan keamanan bagi armada berkendaraan tangki dobel. Selama tangki tersebut digunakan untuk operasional di luar Pulau Jawa dan tidak untuk diperjualbelikan kembali, petugas tidak akan melakukan penangkapan atau penindakan di wilayah Jawa Timur. Hal ini menjadi jawaban atas kekhawatiran para sopir lintas pulau yang seringkali terjebak dalam dilema regulasi teknis.

Mengenai tuntutan penyesuaian tarif tol bagi angkutan logistik, saat ini pihak terkait masih melakukan pengkajian mendalam. Diskusi telah melibatkan Jasa Marga, DPRD, serta instansi berwenang lainnya untuk menemukan titik tengah yang adil bagi para pelaku usaha transportasi.

Kondisi Lapangan Pasca Aksi

Rombongan Supir Truk Surabaya mulai meninggalkan lokasi di depan Kantor Pertamina sekitar pukul 22.00 WIB. Meskipun Jalan Jagir Wonokromo telah dibuka kembali untuk lalu lintas umum, sisa-sisa aksi berupa sampah yang berserakan masih terlihat di sepanjang jalan. Aparat kepolisian bersama keamanan internal Pertamina terus bersiaga untuk memastikan arus kendaraan kembali normal dan kondusif.

Fakta Pertandingan Negosiasi:

  • Waktu Mulai Aksi: Rabu, 14.21 WIB.
  • Waktu Selesai: Rabu, 22.00 WIB.
  • Tuntutan Utama: Penghapusan sistem barcode, penambahan kuota solar, dan penindakan mafia BBM.
  • Ancaman Lanjutan: GSJT siap membawa massa yang lebih besar jika komitmen Pertamina tidak terealisasi.

Sudut Pandang Berita: Penuntasan konflik ini secara diplomatis menunjukkan bahwa dialog antara pemerintah dan pelaku sektor logistik sangat krusial. Ketegasan Pertamina dalam memberikan “karpet merah” bagi pengangkut bahan pangan mendesak merupakan langkah bijak untuk menjaga stabilitas ekonomi daerah.