Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » Teknologi » SADAR Helmet: Inovasi Mahasiswa ITB Pencegah Microsleep bagi Pengendara

SADAR Helmet: Inovasi Mahasiswa ITB Pencegah Microsleep bagi Pengendara

  • account_circle Firmansyah
  • calendar_month Sabtu, 13 Jun 2026
  • visibility 306
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kebaruan.com Inovasi teknologi kini menyentuh ranah keselamatan jalan raya melalui kehadiran SADAR Helmet. Mahasiswa ITB merancang helm pintar ini untuk menjawab tantangan serius berupa angka kecelakaan akibat kantuk saat berkendara. Kondisi microsleep sering memicu insiden fatal di jalan raya bagi para pengendara sepeda motor. Kesadaran akan risiko tinggi inilah yang mendorong terciptanya solusi canggih tersebut bagi masyarakat luas.

Tim iConic, yang terdiri dari Mahesya Friemay Romadhoni, Muhammad Yasser Saputro, dan Rizky Miftah Alfiah, menjadi otak di balik pengembangan helm ini. Ketiganya merupakan mahasiswa Program Studi Teknik Industri ITB angkatan 2023 yang menaruh perhatian besar pada isu lalu lintas. Mereka memadukan teknologi canggih dengan kebutuhan praktis para pengendara motor di Indonesia. Pengembangan SADAR Helmet diharapkan mampu menjadi standar keamanan baru bagi pengguna kendaraan roda dua di masa depan.

Cara Kerja Teknologi IoT pada Helm Pintar

Sistem pada helm ini bekerja memanfaatkan perangkat Internet of Things (IoT) yang terintegrasi secara presisi. Perangkat tersebut memantau tanda-tanda kelelahan pengendara melalui sensor khusus yang mendeteksi pola mata serta pergerakan kepala. Pengendara akan menerima peringatan dini sebelum serangan kantuk mencapai titik kritis yang berbahaya. Teknologi ini memberikan waktu bagi pengguna untuk menepi sejenak demi memulihkan kondisi fisik mereka.

Inovasi SADAR Helmet ini bukan sekadar alat pelindung kepala biasa. Sistem cerdas di dalamnya mampu membedakan kondisi fisik pengendara yang sedang fokus dengan mereka yang mulai kehilangan konsentrasi. Mahasiswa ITB tersebut ingin memastikan setiap perjalanan pengguna motor tetap aman hingga sampai ke tujuan. Integrasi antara perangkat lunak dan keras dalam satu helm membuat pengalaman berkendara terasa lebih tenang.

Menekan Angka Kecelakaan Akibat Kantuk

Kecelakaan akibat microsleep sering terjadi tanpa peringatan yang jelas bagi pengemudi. Sering kali pengendara merasa sanggup menahan kantuk, padahal respon tubuh sudah menurun drastis. Kehadiran helm ini memberikan intervensi nyata agar pengendara lekas mengambil keputusan berhenti sebelum terjadi hal buruk. Kita sangat mengapresiasi karya nyata mahasiswa yang langsung menyentuh masalah krusial di masyarakat ini.

Selain faktor teknologi, kenyamanan tetap menjadi prioritas bagi tim pengembang dalam merancang produk ini. Mereka memastikan bahwa komponen elektronik tidak mengganggu kenyamanan pengguna saat memakai helm dalam durasi lama. Rencana pengembangan ke depan diharapkan mampu memproduksi SADAR Helmet dalam skala lebih besar agar terjangkau oleh khalayak umum. Dukungan bagi inovasi lokal seperti ini sangat penting demi meningkatkan budaya keselamatan berkendara di tanah air.

Semoga langkah progresif dari mahasiswa ITB ini menginspirasi banyak pihak untuk terus menciptakan solusi cerdas lainnya. Kita tentu berharap angka kecelakaan lalu lintas dapat terus ditekan melalui pemanfaatan teknologi tepat guna. Dengan semangat kolaborasi dan riset yang kuat, masa depan transportasi jalan raya di Indonesia pasti jauh lebih baik. Tetap utamakan keselamatan diri saat berkendara karena keluarga menanti di rumah dengan penuh harapan.

F
Firmansyah ✔ Jurnalis Terverifikasi

Jurnalis Kebaruan.com · Meliput isu ekonomi, politik, dan peristiwa terkini dengan integritas jurnalistik.

✎ Ditulis & ditinjau editor   |   ↻ Diperbarui 13 Juni 2026   |   Kebijakan editorial   Metodologi
  • Penulis: Firmansyah

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kemenkes Tingkatkan Kewaspadaan Terhadap Kasus Ebola: RI Masih Aman, Bandara Diperketat

    Kemenkes Tingkatkan Kewaspadaan Terhadap Kasus Ebola: RI Masih Aman, Bandara Diperketat

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 214
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Kementerian Kesehatan (Kemenkes) saat ini terus memperkuat barisan pertahanan nasional untuk merespons munculnya kasus Ebola yang kembali mewabah di Republik Demokratik (RD) Kongo. Meskipun hingga detik ini belum terdeteksi adanya penularan di dalam negeri, pemerintah tetap mengambil langkah preventif yang sangat serius. Status darurat kesehatan internasional yang ditetapkan oleh WHO menjadi alarm bagi seluruh […]

  • Panduan Lengkap Wisata ke Pantai Sawarna 2026: Jalur Darat, Transportasi Publik, dan Estimasi Budget

    Panduan Lengkap Wisata ke Pantai Sawarna 2026: Jalur Darat, Transportasi Publik, dan Estimasi Budget

    • calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 277
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Pantai Sawarna menyuguhkan pesona alam yang sangat memikat dengan perpaduan bentang laut yang dramatis dan deretan bukit hijau yang asri. Berada di Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Banten, kawasan wisata ini menyimpan magnet besar bagi para pelancong yang merindukan suasana pantai yang masih alami. Data statistik dari dinas pariwisata daerah pada pertengahan tahun 2026 memperlihatkan […]

  • Bocoran Samsung Galaxy S27 Pro Spesifikasi, Chipset, dan Estimasi Harga

    Bocoran Samsung Galaxy S27 Pro Spesifikasi, Chipset, dan Estimasi Harga

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 332
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Pasar ponsel premium kembali dikejutkan oleh rencana peluncuran generasi penerus dari pabrikan asal Korea Selatan. Kehadiran Samsung Galaxy S27 pada tahun depan membawa strategi baru yang sangat menarik bagi para pengguna. Laporan terkini menyebutkan bahwa perusahaan akan memperkenalkan varian baru, yaitu Galaxy S27 Pro, untuk mengisi celah antara model standar dan varian tertinggi. Dari […]

  • Angka 40.759: Potret Suram di Balik Klaim Sukses MBG

    Angka 40.759: Potret Suram di Balik Klaim Sukses MBG

    • calendar_month Selasa, 18 Agt 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 158
    • 0Komentar

    Jakarta. Empat puluh ribu tujuh ratus lima puluh sembilan. Sebuah angka yang belakangan sering muncul di poster demonstrasi, jadi simbol keresahan publik terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Angka itu bukan karangan, melainkan hasil pemantauan resmi Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI) atas korban keracunan yang tersebar di 36 provinsi sejak program ini bergulir pada 2025. […]

  • Penipuan Pasobis, Modus Digital yang Bikin Resah Warga Sulawesi Selatan

    Penipuan Pasobis, Modus Digital yang Bikin Resah Warga Sulawesi Selatan

    • calendar_month Jumat, 18 Sep 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 258
    • 0Komentar

    Kebaruan. Istilah Pasobis belakangan santer terdengar, terutama di kalangan warganet Sulawesi Selatan. Bagi yang belum familiar, wajar bila muncul pertanyaan: sebenarnya apa itu Pasobis dan kenapa namanya begitu meresahkan? Secara sederhana, Pasobis adalah sebutan untuk modus penipuan siber yang beroperasi secara daring melalui telepon, SMS, maupun internet. Istilah ini lahir dan populer di tengah masyarakat […]

  • Krisis Iklim Gerus Daya Beli Pekerja, Ini Temuan Greenpeace

    Krisis Iklim Gerus Daya Beli Pekerja, Ini Temuan Greenpeace

    • calendar_month Selasa, 20 Okt 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 121
    • 0Komentar

    Kebaruan. Krisis iklim kini ikut menekan dompet warga. Itulah temuan utama riset terbaru Greenpeace Indonesia berjudul “Besok Harga Naik!”, yang dirilis Selasa (20/10/2026). Menurut organisasi itu, bencana dan cuaca ekstrem menekan pendapatan, mengerek harga pangan, dan menggerus daya beli pekerja. Nelayan dan pekerja gig, seperti pengemudi ojek daring dan pekerja lepas, menjadi kelompok yang paling […]

expand_less