Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » Gaya Hidup » Menjelajahi 10 Makanan Khas Bali yang Bikin Rindu Pulang ke Pulau Dewata

Menjelajahi 10 Makanan Khas Bali yang Bikin Rindu Pulang ke Pulau Dewata

  • account_circle Firmansyah
  • calendar_month Sabtu, 29 Agt 2026
  • visibility 114
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kebaruan.com Setiap kali menginjakkan kaki di Bali, aroma bumbu genep yang menguar dari dapur-dapur warga selalu jadi sambutan pertama. Makanan khas Bali punya karakter rasa yang kuat, memadukan rempah pedas, gurih, dan sedikit sensasi pahit dari daun-daunan lokal. Kalau kamu berencana liburan ke sana, jangan sampai pulang tanpa mencicipi deretan hidangan berikut ini.

Babi Guling, Ikon yang Selalu Dicari Wisatawan

Hampir mustahil membahas kuliner Bali tanpa menyebut babi guling lebih dulu. Daging babi utuh dipanggang perlahan di atas bara api sambil terus diputar, sehingga kulitnya garing sempurna sementara dagingnya tetap juicy. Bumbu base genep yang meresap hingga ke bagian dalam membuat setiap suapan terasa kaya rempah. Warung-warung legendaris di Ubud dan Gianyar biasanya jadi tujuan utama para pemburu kuliner ini.

Ayam Betutu, Kelezatan yang Butuh Kesabaran

Berbeda dari masakan cepat saji, ayam betutu justru mengandalkan proses memasak yang panjang dan telaten. Ayam utuh dilumuri bumbu base genep, lalu dibungkus daun pisang dan dimasak berjam-jam hingga bumbu meresap sempurna ke serat daging. Hasilnya, tekstur daging jadi empuk dan aromanya begitu menggoda saat dibuka dari bungkusnya.

Lawar, Perpaduan Rasa yang Kompleks

Sayuran cincang, kelapa parut, dan daging cincang bertemu dalam satu mangkuk bernama lawar. Ada beberapa versi lawar di Bali, mulai dari lawar merah yang memakai darah ayam sebagai pewarna alami hingga lawar putih yang lebih ramah bagi lidah wisatawan. Rasa gurih, pedas, dan sedikit segar berpadu dalam setiap gigitan, menjadikannya pelengkap wajib di meja makan orang Bali.

Sate Lilit, Sensasi Sate yang Berbeda

Lupakan bentuk sate pada umumnya, sebab sate lilit tampil dengan cara yang unik. Daging ikan atau ayam dihaluskan bersama kelapa parut dan bumbu rempah, kemudian dililitkan pada batang serai sebelum dibakar. Aroma serai yang menyatu dengan asap bakaran menciptakan cita rasa khas yang sulit ditemukan di daerah lain.

Nasi Jinggo, Solusi Praktis dengan Rasa Istimewa

Kalau butuh makanan khas Bali yang cocok untuk perjalanan singkat, nasi jinggo jawabannya. Nasi porsi kecil ini dibungkus daun pisang lengkap dengan lauk sederhana seperti mie goreng, sambal, dan ayam suwir. Meski ukurannya mungil, rasa pedas dan gurihnya tetap memuaskan, apalagi harganya juga bersahabat di kantong.

Tum Ayam, Bekal Favorit Warga Lokal

Mirip dengan pepes di daerah lain, tum ayam mengemas daging ayam cincang berbumbu dalam balutan daun pisang lalu dikukus hingga matang. Proses pengukusan membuat aroma daun pisang menyatu sempurna dengan bumbu di dalamnya. Hidangan ini sering muncul di upacara adat sekaligus jadi menu harian yang praktis disiapkan.

Rujak Bulung, Segarnya Rasa Laut Khas Pesisir

Bagi pencinta kuliner laut, rujak bulung layak masuk daftar coba. Rumput laut segar dipadukan dengan kelapa parut dan sambal pindang yang pedas asam, menciptakan sensasi segar sekaligus menggugah selera. Hidangan ini banyak dijumpai di kawasan pesisir seperti Sanur dan Denpasar.

Serombotan, Sayur Klasik dari Klungkung

Berasal dari daerah Klungkung, serombotan menyajikan aneka sayuran rebus yang disiram bumbu kacang dan sambal embe. Rasanya pedas, gurih, dan sedikit manis, menjadikannya pilihan tepat bagi yang ingin menikmati makanan khas Bali dengan sentuhan sayuran lebih dominan. Tekstur renyah sayuran berpadu apik dengan bumbu yang kaya rasa.

Bebek Betutu, Saudara Dekat Ayam Betutu

Proses memasaknya nyaris sama dengan ayam betutu, hanya saja bahan utamanya diganti bebek. Daging bebek yang lebih berlemak justru menyerap bumbu base genep dengan lebih maksimal, menghasilkan rasa yang lebih dalam dan kaya. Bagi yang menyukai cita rasa lebih intens, bebek betutu bisa jadi pilihan yang tepat.

Jukut Ares, Hidangan Tradisional dari Batang Pisang

Batang pisang muda mungkin terdengar tak lazim sebagai bahan makanan, tapi di Bali, jukut ares justru jadi hidangan yang dinanti saat upacara adat. Batang pisang diolah bersama santan dan bumbu rempah hingga menghasilkan kuah gurih yang khas. Rasanya ringan namun tetap kaya rempah, cocok jadi pendamping nasi hangat.

Kenapa Wajib Coba Makanan Khas Bali Saat Berkunjung

Mencicipi makanan khas Bali bukan sekadar soal mengisi perut, melainkan cara paling nyata untuk memahami budaya dan tradisi masyarakat setempat. Banyak hidangan di atas lahir dari upacara adat dan diwariskan turun-temurun, sehingga setiap suapan menyimpan cerita panjang di baliknya. Jadi, saat liburan ke Bali nanti, luangkan waktu untuk mampir ke warung lokal dan rasakan langsung kelezatan yang sudah teruji selera banyak orang.

F
Firmansyah ✔ Jurnalis Terverifikasi

Jurnalis Kebaruan.com · Meliput isu ekonomi, politik, dan peristiwa terkini dengan integritas jurnalistik.

✎ Ditulis & ditinjau editor   |   ↻ Diperbarui 13 Juni 2026   |   Kebijakan editorial   Metodologi
  • Penulis: Firmansyah

Rekomendasi Untuk Anda

  • Makan Bergizi Gratis

    BGN Hentikan Penyaluran Makan Bergizi Gratis Saat Libur Sekolah, Pengusaha Protes

    • calendar_month Jumat, 19 Jun 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 169
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Badan Gizi Nasional (BGN) resmi menghentikan penyaluran program Makan Bergizi Gratis (MBG) selama masa libur sekolah. Keputusan ini tertuang dalam Surat Edaran (SE) Nomor 12 Tahun 2026 mengenai penyesuaian operasional Satuan Pelayanan Gizi (SPPG). Kebijakan tersebut bertujuan melakukan efisiensi anggaran insentif SPPG yang dinilai cukup besar. Wakil Kepala BGN, Agustina Arumsari, menyebut langkah ini […]

  • memakai softlens

    Bahaya Memakai Softlens untuk Mata yang Jarang Diketahui

    • calendar_month Senin, 29 Jun 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 329
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Jutaan orang Indonesia memakai softlens setiap hari. Sebagian untuk koreksi penglihatan. Sebagian lagi murni untuk alasan estetika — mengubah warna mata atau membuat tampilan lebih menarik. Tapi di balik kepraktisannya, softlens menyimpan deretan risiko kesehatan yang serius. Dan yang lebih mengkhawatirkan — banyak penggunanya tidak menyadari bahaya itu sampai masalah sudah terlanjur muncul. Artikel […]

  • 20-tokoh-kasus-korupsi-terbesar-indonesia

    20 Tokoh dalam Kasus Korupsi Terbesar Indonesia, Kerugian Negara hingga Ratusan Triliun

    • calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 218
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Satu orang korupsi. Satu instansi bermasalah. Dan negara menanggung kerugian yang tidak pernah kembali utuh. Berdasarkan data dari Kejaksaan Agung RI, KPK RI, Mahkamah Agung RI, BPK/BPKP, putusan Pengadilan Tipikor, dan pemberitaan media nasional hingga Juli 2026 — ada 20 nama yang tercatat sebagai pelaku dalam kasus korupsi dengan kerugian negara terbesar sepanjang sejarah […]

  • tarif-pajak-umkm-terbaru

    Tarif Pajak UMKM Terbaru: 0,5% Berlaku untuk Siapa dan Berapa Lama?

    • calendar_month Senin, 22 Jun 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 157
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Banyak pelaku usaha kecil masih bingung soal pajak. Wajar, karena aturannya terus berkembang. Tapi justru di sinilah pentingnya kamu memahami tarif pajak UMKM terbaru — agar tidak salah hitung dan tidak kena sanksi yang tidak perlu. Tarif PPh Final UMKM 0,5% sesuai PP 55/2022, lengkap dengan contoh perhitungannya. Tidak Semua Usaha Masuk Kategori UMKM […]

  • Hasil Practice MotoGP Catalunya 2026

    Dominasi Pedro Acosta di Practice MotoGP Catalunya: Alex Marquez Tempel Ketat di Posisi Kedua

    • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 175
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Sesi Practice MotoGP Catalunya yang berlangsung di Sirkuit Barcelona-Catalunya, Spanyol, baru saja berakhir dengan penuh kejutan. Pedro Acosta sukses mengamankan posisi sebagai pembalap tercepat setelah melahap lintasan selama 60 menit yang sangat intens pada Jumat (15/5/2026) malam WIB. Sejak awal sesi, atmosfer kompetisi kasta tertinggi MotoGP ini sudah terasa panas ketika Marco Bezzecchi sempat […]

  • edukasi-anak-tanpa-kata-jangan

    Edukasi Anak Tanpa Kata “Jangan”, Begini Cara yang Disarankan Psikolog

    • calendar_month Selasa, 29 Sep 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Kebaruan. Kata “jangan” sering meluncur begitu saja dari mulut orang tua, puluhan kali sehari. Padahal, edukasi anak lewat larangan terus-menerus justru berisiko membuat anak jadi serba takut mencoba hal baru. Psikolog keluarga dan anak Audrey Ricker menyebut, melarang tanpa penjelasan bisa membuat anak bingung antara mematuhi orang tua atau mengikuti dorongan alami mereka untuk bereksplorasi. […]

expand_less