Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » Gaya Hidup » “Waspada Down Trading! Harga Minyak Goreng Premium Melambung, Minyakita Jadi Incaran?”

“Waspada Down Trading! Harga Minyak Goreng Premium Melambung, Minyakita Jadi Incaran?”

  • account_circle Firmansyah
  • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
  • visibility 342
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kebaruan.com Belakangan ini, ibu rumah tangga dan pelaku usaha kuliner mungkin menyadari ada pergeseran angka pada label harga minyak goreng di rak swalayan. Fenomena ini bukan tanpa alasan. Lonjakan harga bahan baku plastik di pasar global mulai merembet ke sektor pangan, khususnya pada produk minyak goreng kemasan premium.

Berdasarkan pantauan langsung di lapangan (21/4/2026), harga minyak goreng merek populer seperti Sunco, Tropical, hingga Filma sudah menyentuh kisaran Rp42.900 hingga Rp47.000 untuk ukuran 2 liter. Sementara itu, varian minyak kelapa seperti Barco bahkan menembus angka Rp59.900 per liter.

Mengapa Kemasan Menjadi Penentu Harga?

Menteri Perdagangan, Budi Santoso, menegaskan bahwa persoalan utama bukan terletak pada kelangkaan stok minyak sawit mentah (CPO), melainkan pada biaya produksinya. Karena hampir seluruh minyak goreng premium menggunakan botol atau kantong plastik, otomatis kenaikan harga biji plastik langsung membebani ongkos distribusi.

“Stok barang sebenarnya aman, tidak ada masalah di sisi hulu minyaknya. Namun, kita harus segera menyelesaikan kendala di sektor kemasan plastik ini agar harga tidak terus merangkak naik,” jelas Budi Santoso di Jakarta.

Data Pergerakan Harga Hari Ini

Merujuk data resmi dari SP2KP Kemendag, berikut adalah potret harga di pasar:

  • Minyak Goreng Premium: Mengalami kenaikan tipis ke level Rp21.796 per liter.
  • Minyak Goreng Curah: Relatif stabil di angka Rp19.473 per liter.
  • Minyakita: Justru menunjukkan tren positif dengan sedikit penurunan harga menjadi Rp15.942 per liter.

Strategi Pemerintah: Mencari Jalur Alternatif

Untuk meredam gejolak ini, pemerintah melalui Kementerian Perdagangan tidak tinggal diam. Saat ini, otoritas terkait tengah mempercepat impor bahan baku plastik berupa nafta dari pasar alternatif seperti India, Afrika, dan Amerika Serikat. Langkah ini bertujuan untuk memulihkan kapasitas produksi plastik dalam negeri yang sempat terkontraksi.

Di sisi lain, pengamat ekonomi Wijayanto Samirin mengingatkan adanya potensi down trading. Artinya, konsumen yang biasanya membeli merek premium mungkin akan beralih ke produk yang lebih terjangkau seperti Minyakita untuk menghemat pengeluaran, mengingat kenaikan ini terjadi bersamaan dengan fluktuasi harga energi lainnya.

Pandangan Pelaku Industri

Gabungan Industri Minyak Nabati Indonesia (Gimni) menyarankan agar pelaku pasar mulai mempertimbangkan metode distribusi alternatif. Salah satunya adalah penggunaan dispenser minyak goreng di tingkat pengecer. Cara ini dianggap efektif untuk mengurangi ketergantungan pada kemasan plastik sekali pakai yang harganya kian membubung.

Kesimpulan untuk Konsumen:

Meskipun harga di tingkat ritel mulai bergejolak, pemerintah menjamin bahwa pasokan fisik minyak goreng tetap melimpah di pasar tradisional maupun ritel modern. Bagi Anda yang ingin berhemat, memantau promo di ritel atau beralih sementara ke Minyakita bisa menjadi solusi cerdas di tengah kenaikan biaya kemasan ini.

  • Penulis: Firmansyah

Rekomendasi Untuk Anda

  • Apakah Kita Wajib Membayar Admin QRIS Saat Berbelanja? Ini Aturan BI

    Apakah Kita Wajib Membayar Admin QRIS Saat Berbelanja? Ini Aturan BI

    • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 190
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Apakah kita wajib membayar admin QRIS saat berbelanja? Pertanyaan ini semakin sering muncul di benak masyarakat seiring maraknya toko atau warung yang membebankan biaya tambahan kepada konsumen saat bertransaksi menggunakan QRIS. Banyak pedagang secara sepihak menambahkan biaya sekitar 1% hingga 3% dari total belanjaan dengan alasan untuk menutup potongan biaya layanan. Fenomena ini tentu […]

  • Laba BUMN Melesat di Semester 1 2026, Semen Indonesia Naik 408,9%

    Laba BUMN Melesat di Semester 1 2026, Semen Indonesia Naik 408,9%

    • calendar_month Jumat, 14 Agt 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 190
    • 0Komentar

    Layar besar di ruang Sidang Tahunan MPR menampilkan grafik yang bikin banyak orang melongo. Presiden Prabowo Subianto memamerkan capaian laba bersih sejumlah BUMN raksasa Indonesia dalam pidato kenegaraan menyambut HUT ke-81 RI. Angkanya benar-benar mengejutkan, apalagi untuk perusahaan pelat merah sekelas Semen Indonesia dan Pupuk Indonesia. Enam BUMN Cetak Kenaikan Laba Dua Digit ke Atas […]

  • Asap Karhutla Mulai Menjauh dari Jabodetabek, Ini Kata BMKG

    Asap Karhutla Mulai Menjauh dari Jabodetabek, Ini Kata BMKG

    • calendar_month Sabtu, 17 Okt 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 61
    • 0Komentar

    Kebaruan. Citra satelit pada Jumat (16/10) menunjukkan asap karhutla masuk atmosfer Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi hanya sesaat. Sekretaris Utama BMKG, Guswanto, menyebut asap itu tidak lama berada di sana dan tidak berdampak pada kualitas udara permukaan. Pantauan Sabtu pukul 08.00, 10.00, dan 13.00 WIB memperlihatkan pergeseran bertahap. Angin yang melemah dan arah angin […]

  • Agustiar sabran candaan karhutla

    Agustiar Sabran Dikritik DPR Usai Bercanda soal Karhutla

    • calendar_month Rabu, 14 Okt 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Kebaruan. Anggota Komisi II DPR dari Fraksi Golkar, Ahmad Irawan, ikut mengkritik Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran. Pemicunya candaan soal karhutla yang viral di media sosial. Irawan mengingatkan kepala daerah agar menunjukkan empati kepada warga yang terdampak. Ia menyampaikannya kepada wartawan pada Rabu (14/10/2026). Apa yang dikatakan Agustiar Sabran? Video itu beredar luas di media […]

  • Baju Basah dan Mitos Masuk Angin, Ini Penjelasan Medisnya

    Baju Basah dan Mitos Masuk Angin, Ini Penjelasan Medisnya

    • calendar_month Kamis, 10 Sep 2026
    • account_circle firmansyah
    • visibility 109
    • 0Komentar

    Kebaruan. Baju basah kerap dituding jadi penyebab utama masuk angin, terutama saat musim hujan tiba. Namun benarkah anggapan ini punya dasar medis yang kuat? Faktanya, dunia kedokteran sama sekali tidak mengenal istilah “masuk angin” sebagai sebuah penyakit. Istilah ini murni kreasi masyarakat Indonesia untuk menggambarkan sekumpulan keluhan seperti demam, pegal-pegal, dan perut kembung. Masuk Angin […]

  • Harga Emas Antam 16 April 2026: Rekor Baru di Tengah Ketegangan Global

    Harga Emas Antam 16 April 2026: Rekor Baru di Tengah Ketegangan Global

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 236
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Bagi Anda yang rutin memantau layar monitor perdagangan logam mulia, hari ini, Kamis, 16 April 2026, menjadi momen yang cukup mendebarkan. Harga emas Antam kembali mencatatkan grafik hijau yang tajam, menyentuh level tertinggi baru dalam kuartal ini. Lonjakan ini tentu memicu pertanyaan besar: apakah ini waktu yang tepat untuk menambah koleksi, atau justru saatnya […]

expand_less