10 Film Horor Terlaris di Indonesia, KKN di Desa Penari Masih Tak Tergoyahkan
- account_circle Firmansyah
- calendar_month 6 jam yang lalu
- visibility 6
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Kebaruan. 10 film horor terlaris di Indonesia membuktikan satu hal: penonton Tanah Air tak pernah bosan dengan cerita seram. Genre ini konsisten mencetak angka penonton fantastis, bahkan sanggup menyaingi film drama dan komedi papan atas. Terlebih lagi, kisah mistis lokal, mulai dari legenda desa terpencil sampai arwah gentayangan, terbukti selalu berhasil menyeret jutaan pasang mata ke bioskop.
Berikut daftar lengkapnya, diurutkan dari jumlah penonton paling tinggi.
1. KKN di Desa Penari (2022)
Film adaptasi thread viral karya SimpleMan ini mencetak rekor 10.061.033 penonton. Kisah enam mahasiswa yang menjalankan kuliah kerja nyata di desa terpencil berubah jadi teror mencekam. Awi Suryadi meracik atmosfer horor Jawa yang kental, sehingga film ini bertahan lama sebagai film Indonesia terlaris. Baru belakangan, judul lain di luar genre horor akhirnya menyalip posisinya.
2. Pengabdi Setan 2: Communion (2022)
Joko Anwar kembali membuktikan kepiawaiannya lewat sekuel ini. Film ini menjaring 6.391.982 penonton, sehingga menjadikannya film horor terlaris kedua sepanjang masa. Rini dan keluarganya kembali berjuang melepaskan diri dari cengkeraman sekte pengabdi setan, kali ini di rumah susun yang baru mereka tempati.
3. Vina: Sebelum 7 Hari (2024)
Sineas mengangkat film ini dari kasus pembunuhan viral di Cirebon, dan hasilnya meraih 5.815.945 penonton. Unsur mistis yang menyelip di sepanjang cerita membuat publik semakin penasaran. Apalagi, kasus aslinya sempat mendorong warganet mendesak pihak berwenang membuka kembali penyelidikan.
4. Sewu Dino (2023)
Film ini menembus angka 4.886.406 penonton. Kisahnya mengangkat tradisi Jawa yang berbalut kutukan turun-temurun, dengan alur cerita yang menegangkan sekaligus sarat unsur budaya lokal.
5. Kang Mak from Pee Mak (2024)
Adaptasi dari film horor Thailand populer ini sukses menarik lebih dari 4,8 juta penonton. Vino G. Bastian dan Marsha Timothy membawakan kisah cinta seorang tentara dengan istrinya yang ternyata sudah meninggal. Meski begitu, arwah sang istri tetap setia menanti kepulangan suaminya.
6. Pabrik Gula (2025)
Lebih dari 4,7 juta orang menonton film ini sejak hari pertama tayang. Latar cerita di sebuah pabrik gula membuat teror terasa lebih personal. Terutama setelah seorang buruh nekat memasuki area yang selama ini warga sekitar anggap terlarang.
7. Pengabdi Setan (2017)
Film pembuka waralaba Pengabdi Setan ini meraih 4.206.103 penonton. Joko Anwar sukses membangkitkan kembali gairah genre horor Indonesia lewat cerita keluarga yang kutukan sang ibu yang telah tiada terus meneror mereka.
8. Suzzanna: Bernapas dalam Kubur (2018)
Luna Maya membintangi remake dari sosok ikonik horor Indonesia ini. Film ini berhasil menjaring 3.346.185 penonton, sekaligus menjadikannya versi terlaris dari seluruh rangkaian film bertema Suzzanna.
9. Di Ambang Kematian (2023)
Azhar Kinoi Lubis menyutradarai film produksi MVP Pictures ini, yang sukses meraih 3.302.047 penonton. Ketegangan yang mengalir sepanjang cerita membuat film ini cepat menanjak ke jajaran box office horor Tanah Air.
10. Danur (2017)
Sineas mengangkat film ini dari buku karya Risa Saraswati, lalu berhasil meraih 2.736.391 penonton. Kesuksesannya bahkan melahirkan dua sekuel lanjutan, sehingga mengukuhkan Danur sebagai salah satu waralaba horor paling produktif di industri perfilman Indonesia.
Rahasia di Balik Larisnya Film Horor Indonesia
Beberapa faktor ini konsisten mendorong kesuksesan genre horor di bioskop Tanah Air:
- Cerita berbasis kisah nyata atau viral menciptakan rasa penasaran ekstra bagi calon penonton
- Legenda dan mitos lokal terasa lebih dekat dan menakutkan bagi budaya Indonesia
- Sutradara berpengalaman seperti Joko Anwar punya basis penggemar setia
- Momentum rilis di sekitar Lebaran atau Halloween terbukti mendongkrak jumlah penonton
Selain itu, promosi digital yang gencar turut memperbesar peluang sebuah judul menembus jutaan penonton dalam waktu singkat.
Prediksi Tren Horor ke Depan
Melihat pola 10 film horor terlaris di Indonesia, cerita berbasis kisah viral dan legenda lokal tampaknya akan terus mendominasi. Oleh karena itu, rumah produksi besar pun makin gencar menggarap waralaba horor, mengikuti jejak sukses Pengabdi Setan dan Danur. Dengan kata lain, bagi penikmat genre ini, tahun-tahun ke depan sepertinya masih akan diramaikan deretan judul baru yang siap menguji nyali penonton bioskop.
- Penulis: Firmansyah
