Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » Internasional » Fakta Hantavirus di Indonesia: Kenali Perbedaan Tipe HPS dan HFRS Menurut Kemenkes

Fakta Hantavirus di Indonesia: Kenali Perbedaan Tipe HPS dan HFRS Menurut Kemenkes

  • account_circle Firmansyah
  • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
  • visibility 205
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kebaruan.com Kementerian Kesehatan RI memberikan klarifikasi penting mengenai temuan kasus hantavirus yang belakangan ini memicu kekhawatiran publik. Plt. Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), Andi Saguni, menegaskan bahwa jenis hantavirus yang terdeteksi di kapal pesiar MV Hondius merupakan tipe Hantavirus Pulmonary Syndrome (HPS). Sementara itu, masyarakat tidak perlu panik berlebihan karena tipe hantavirus yang ditemukan di Indonesia sejak tahun 1991 adalah jenis Hemorrhagic Fever with Renal Syndrome (HFRS). Hingga detik ini, belum ada bukti medis yang menunjukkan bahwa hantavirus tipe HFRS dapat menular antar mausia, sehingga risiko penyebarannya jauh berbeda dengan tipe HPS yang ditemukan di Amerika Selatan.

Perbedaan Signifikan: Tipe HPS vs Tipe HFRS

Pemerintah menekankan bahwa perbedaan galur (strain) virus menentukan cara penanganan dan tingkat risiko penularan. Berikut adalah poin-poin valid berdasarkan data Kemenkes per Mei 2026:

  • Kasus di Kapal MV Hondius: Menggunakan strain Andes virus yang bersifat HPS. Tipe ini dalam penelitian memiliki potensi penularan antar-manusia melalui kontak erat yang lama.
  • Kasus di Indonesia: Menggunakan strain Seoul virus yang bersifat HFRS. Fokus utamanya adalah gangguan pada fungsi ginjal dan demam berdarah, tanpa ada riwayat penularan antar-manusia.
  • Data Statistik: Sejak tahun 2024 hingga awal 2026, tercatat sebanyak 23 kasus HFRS di Indonesia. Semua kasus tersebut murni tertular melalui vektor hewan, bukan sesama manusia.

Faktor Risiko dan Siapa yang Paling Rentan?

Penularan virus ini sangat erat kaitannya dengan kebersihan lingkungan dan interaksi dengan hewan pengerat. Andi Saguni menjelaskan bahwa urin, feses, air liur, hingga debu yang terkontaminasi kotoran tikus menjadi media utama penyebaran virus.

Beberapa kelompok pekerjaan dan kondisi lingkungan yang memiliki risiko tinggi meliputi:

  • Petugas Kebersihan dan Sampah: Berinteraksi langsung dengan area yang sering menjadi sarang tikus.
  • Petani: Sering bersinggungan dengan tikus ladang atau celurut di area persawahan.
  • Lingkungan Terdampak Banjir: Air yang tergenang membawa kotoran tikus masuk ke permukiman warga.
  • Area Terbengkalai: Ruang bawah tanah, gudang lama, atau gedung yang kurang perawatan menjadi lokasi ideal bagi tikus untuk berkembang biak.

Sudut Pandang Pencegahan: Lindungi Keluarga Anda

Menurut pendapat saya, pemahaman mengenai perbedaan tipe virus ini sangat krusial agar kita tidak terjebak dalam disinformasi. Meskipun tipe yang ada di Indonesia (HFRS) tidak menular antar-manusia, gejalanya tetap berbahaya bagi kesehatan ginjal. Langkah paling bijak adalah memutus rantai kontak dengan tikus di lingkungan rumah.

Pastikan Anda selalu menggunakan masker dan sarung tangan saat membersihkan gudang atau area yang jarang terjamah. Selalu cuci tangan setelah beraktivitas di luar ruangan, terutama jika wilayah Anda baru saja terkena musibah banjir. Dengan menjaga sanitasi yang baik, kita secara otomatis meminimalkan ancaman infeksi hantavirus. Pemerintah sendiri berkomitmen untuk terus memantau perkembangan virus ini melalui surveilans ketat agar masyarakat tetap merasa aman dari ancaman hantavirus. Kehati-hatian kita dalam menjaga kebersihan rumah adalah benteng pertama dalam menangkal bahaya hantavirus di masa depan.

  • Penulis: Firmansyah

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perang Suku Papua: Update Korban Terkini dan Kondisi Keamanan Wamena

    Perang Suku Papua: Update Korban Terkini dan Kondisi Keamanan Wamena

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 207
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Perang Suku Papua yang melibatkan Suku Lanny (Pirime) dan Suku Hubla (Kurima/Woma) di Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, kini mulai berangsur kondusif. Ketegangan yang pecah sejak pertengahan pekan lalu di sekitar Jalan Diponegoro dan Pasar Wouma sempat membuat situasi Kota Wamena mencekam. Berdasarkan data valid terbaru dari pihak kepolisian, insiden berdarah ini menelan korban jiwa […]

  • Pasal Hukum yang Menjerat Pengemudi yang Pakai Lampu Jarak Jauh Sembarangan di Jalan

    Pasal Hukum yang Menjerat Pengemudi yang Pakai Lampu Jarak Jauh Sembarangan di Jalan

    • calendar_month Selasa, 14 Jul 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 117
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Siapa yang tidak pernah merasakan silau mematikan saat berpapasan dengan kendaraan yang menggunakan lampu jarak jauh di jalan dua arah? Mata mendadak tidak bisa melihat apapun selama beberapa detik. Jantung berdegup kencang. Dan dalam beberapa kasus, kecelakaan terjadi hanya karena pengemudi kehilangan orientasi akibat silau lampu high beam dari arah berlawanan. Ternyata tindakan ini […]

  • Aliansi Mahasiswa GERAM Bakal Demo di DPR, Bawa 10 Tuntutan

    Aliansi Mahasiswa GERAM Bakal Demo di DPR, Bawa 10 Tuntutan

    • calendar_month Rabu, 26 Agt 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 77
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Aliansi Mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Menggugat atau GERAM bersiap menggelar aksi unjuk rasa. Lokasinya di depan Gedung DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (27/8/2026). Aliansi ini terdiri dari 14 organisasi mahasiswa dan masyarakat sipil. Mereka mengusung tagar #MerebutKembaliIndonesia sebagai simbol perjuangan aksi kali ini. Koordinator Aksi GERAM, Ahmad Mixel, menjelaskan aksi ini […]

  • Polemik Menteri PPPA Gerbong Wanita di KRL: Fakta, Analisis, dan Penjelasan

    Polemik Menteri PPPA Gerbong Wanita di KRL: Fakta, Analisis, dan Penjelasan

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 269
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi, resmi menyampaikan permohonan maaf kepada publik. Permintaan maaf ini muncul setelah ia mengusulkan agar menteri PPPA gerbong wanita di KRL dipindahkan ke bagian tengah rangkaian kereta. Usul tersebut muncul tak lama setelah insiden kecelakaan tragis di Bekasi Timur yang melibatkan Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) […]

  • Klarifikasi PT Salim Ivomas Pratama Terkait Pemeriksaan Pegawai Maybank

    Klarifikasi PT Salim Ivomas Pratama Terkait Pemeriksaan Pegawai Maybank

    • calendar_month Senin, 15 Jun 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 219
    • 0Komentar

    Kebaruan.com PT Salim Ivomas Pratama Tbk (SIMP) akhirnya memberikan tanggapan resmi mengenai pemberitaan yang menyeret nama mereka dengan dugaan pemeriksaan pegawai PT Bank Maybank Indonesia Tbk. Melalui keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia pada Senin (15/6/2026), manajemen menjelaskan bahwa perusahaan belum menerima informasi atau konfirmasi resmi dari pihak Maybank. Ketidakjelasan status informasi ini membuat perseroan […]

  • Panduan Lengkap Cek Bansos Mei 2026: PKH Tahap 2 Cair dan Aturan Tegas Pencoretan KPM Judol

    Panduan Lengkap Cek Bansos Mei 2026: PKH Tahap 2 Cair dan Aturan Tegas Pencoretan KPM Judol

    • calendar_month Jumat, 15 Mei 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 290
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Kementerian Sosial (Kemensos) membawa kabar gembira bagi masyarakat dengan memastikan penyaluran bantuan sosial tetap berjalan lancar sepanjang Mei 2026 ini. Bagi Anda yang menantikan bantuan, sangat penting untuk segera melakukan cek bansos secara mandiri agar mengetahui jadwal pencairan masing-masing. Menteri Sosial Saifullah Yusuf, atau yang akrab kita sapa Gus Ipul, menegaskan bahwa pemerintah telah […]

expand_less