Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » Internasional » Fakta Hantavirus di Indonesia: Kenali Perbedaan Tipe HPS dan HFRS Menurut Kemenkes

Fakta Hantavirus di Indonesia: Kenali Perbedaan Tipe HPS dan HFRS Menurut Kemenkes

  • account_circle Firmansyah
  • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
  • visibility 204
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kebaruan.com Kementerian Kesehatan RI memberikan klarifikasi penting mengenai temuan kasus hantavirus yang belakangan ini memicu kekhawatiran publik. Plt. Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), Andi Saguni, menegaskan bahwa jenis hantavirus yang terdeteksi di kapal pesiar MV Hondius merupakan tipe Hantavirus Pulmonary Syndrome (HPS). Sementara itu, masyarakat tidak perlu panik berlebihan karena tipe hantavirus yang ditemukan di Indonesia sejak tahun 1991 adalah jenis Hemorrhagic Fever with Renal Syndrome (HFRS). Hingga detik ini, belum ada bukti medis yang menunjukkan bahwa hantavirus tipe HFRS dapat menular antar mausia, sehingga risiko penyebarannya jauh berbeda dengan tipe HPS yang ditemukan di Amerika Selatan.

Perbedaan Signifikan: Tipe HPS vs Tipe HFRS

Pemerintah menekankan bahwa perbedaan galur (strain) virus menentukan cara penanganan dan tingkat risiko penularan. Berikut adalah poin-poin valid berdasarkan data Kemenkes per Mei 2026:

  • Kasus di Kapal MV Hondius: Menggunakan strain Andes virus yang bersifat HPS. Tipe ini dalam penelitian memiliki potensi penularan antar-manusia melalui kontak erat yang lama.
  • Kasus di Indonesia: Menggunakan strain Seoul virus yang bersifat HFRS. Fokus utamanya adalah gangguan pada fungsi ginjal dan demam berdarah, tanpa ada riwayat penularan antar-manusia.
  • Data Statistik: Sejak tahun 2024 hingga awal 2026, tercatat sebanyak 23 kasus HFRS di Indonesia. Semua kasus tersebut murni tertular melalui vektor hewan, bukan sesama manusia.

Faktor Risiko dan Siapa yang Paling Rentan?

Penularan virus ini sangat erat kaitannya dengan kebersihan lingkungan dan interaksi dengan hewan pengerat. Andi Saguni menjelaskan bahwa urin, feses, air liur, hingga debu yang terkontaminasi kotoran tikus menjadi media utama penyebaran virus.

Beberapa kelompok pekerjaan dan kondisi lingkungan yang memiliki risiko tinggi meliputi:

  • Petugas Kebersihan dan Sampah: Berinteraksi langsung dengan area yang sering menjadi sarang tikus.
  • Petani: Sering bersinggungan dengan tikus ladang atau celurut di area persawahan.
  • Lingkungan Terdampak Banjir: Air yang tergenang membawa kotoran tikus masuk ke permukiman warga.
  • Area Terbengkalai: Ruang bawah tanah, gudang lama, atau gedung yang kurang perawatan menjadi lokasi ideal bagi tikus untuk berkembang biak.

Sudut Pandang Pencegahan: Lindungi Keluarga Anda

Menurut pendapat saya, pemahaman mengenai perbedaan tipe virus ini sangat krusial agar kita tidak terjebak dalam disinformasi. Meskipun tipe yang ada di Indonesia (HFRS) tidak menular antar-manusia, gejalanya tetap berbahaya bagi kesehatan ginjal. Langkah paling bijak adalah memutus rantai kontak dengan tikus di lingkungan rumah.

Pastikan Anda selalu menggunakan masker dan sarung tangan saat membersihkan gudang atau area yang jarang terjamah. Selalu cuci tangan setelah beraktivitas di luar ruangan, terutama jika wilayah Anda baru saja terkena musibah banjir. Dengan menjaga sanitasi yang baik, kita secara otomatis meminimalkan ancaman infeksi hantavirus. Pemerintah sendiri berkomitmen untuk terus memantau perkembangan virus ini melalui surveilans ketat agar masyarakat tetap merasa aman dari ancaman hantavirus. Kehati-hatian kita dalam menjaga kebersihan rumah adalah benteng pertama dalam menangkal bahaya hantavirus di masa depan.

  • Penulis: Firmansyah

Rekomendasi Untuk Anda

  • Waspada Penyakit DBD: Kenali Gejala, Dampak, dan Solusi Pencegahan Efektif

    Waspada Penyakit DBD: Kenali Gejala, Dampak, dan Solusi Pencegahan Efektif

    • calendar_month Sabtu, 6 Jun 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Penyakit DBD atau demam berdarah dengue merupakan ancaman kesehatan serius yang sering muncul terutama saat musim pancaroba. Virus dengue yang disebarkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti betina ini dapat menyerang siapa saja tanpa pandang bulu. Banyak masyarakat meremehkan gejala awal, padahal penanganan yang terlambat berisiko fatal bagi keselamatan pasien. Memahami penyakit DBD secara mendalam […]

  • Harga Emas Antam Hari Ini 20 Juni 2026 Stagnan, Buyback Turun Rp 7.000 per Gram

    Harga Emas Antam Hari Ini 20 Juni 2026 Stagnan, Buyback Turun Rp 7.000 per Gram

    • calendar_month Sabtu, 20 Jun 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 239
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Sabtu pagi ini, harga emas Antam tidak bergerak dari posisi kemarin. Per pukul 08.30 WIB, logam mulia keluaran PT Aneka Tambang Tbk ini masih bertahan di angka Rp 2.673.000 per gram — sama persis dengan perdagangan Jumat, 19 Juni 2026. Bagi kamu yang sedang memantau pasar emas untuk keperluan investasi, ini saatnya mencermati lebih […]

  • Prediksi dan Persiapan Timnas Indonesia Vs Oman: Uji Coba Strategis di Stadion Gelora Bung Karno Malam Ini

    Prediksi dan Persiapan Timnas Indonesia Vs Oman: Uji Coba Strategis di Stadion Gelora Bung Karno Malam Ini

    • calendar_month Jumat, 5 Jun 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 222
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Pertarungan sengit Indonesia vs Oman menjadi agenda utama FIFA Matchday yang berlangsung pada hari ini, Jumat (5/6/2026), di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta. Pertandingan ini akan dimulai tepat pukul 20.00 WIB dan menjadi ujian penting bagi skuad Garuda di bawah arahan pelatih John Herdman. Skuad Merah Putih telah menjalani pemusatan latihan intensif di […]

  • Resmi Meluncur, Cek Spesifikasi Sangar dan Harga Xiaomi 17T Pro di Indonesia

    Resmi Meluncur, Cek Spesifikasi Sangar dan Harga Xiaomi 17T Pro di Indonesia

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 254
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Persaingan pasar gawai kelas premium di Indonesia kian memanas setelah salah satu vendor raksasa meluncurkan lini flagship terbarunya. Langkah strategis ini menandai era baru dalam dunia fotografi mobile berkat integrasi teknologi lensa legendaris yang semakin mutakhir. Kehadiran Xiaomi 17T Pro sebagai varian tertinggi mendobrak batasan kemampuan zoom yang selama ini menjadi kelemahan ponsel tipis. […]

  • 10 Aplikasi Edit Wajah Terbaik 2026, Bikin Foto Makin Kece dalam Sekejap

    10 Aplikasi Edit Wajah Terbaik 2026, Bikin Foto Makin Kece dalam Sekejap

    • calendar_month Sabtu, 19 Sep 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 41
    • 0Komentar

    Kebaruan. Aplikasi edit wajah kini jadi kebutuhan wajib bagi siapa saja yang aktif di media sosial, mulai dari konten kreator, selebgram, sampai pengguna kasual yang sekadar ingin tampil maksimal di feed Instagram. Teknologi AI yang makin canggih bikin proses editing wajah terasa instan, tanpa perlu keahlian desain grafis sekalipun. Banyaknya pilihan aplikasi di Play Store […]

  • Komdigi Bongkar Modus Rekening Penampung Judi Online

    Komdigi Bongkar Modus Rekening Penampung Judi Online

    • calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 116
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Kementerian Komunikasi dan Digital baru saja membongkar cara licik pelaku judi online mengumpulkan rekening penampung. Modus ini ternyata jauh lebih sederhana dari dugaan banyak orang. Pelaku hanya perlu mencari orang biasa, lalu menawarkan uang sebagai imbalan. Komdigi mengungkap fakta ini dalam OJK Banking Forum 2026 di Menara Radius Prawiro, Jakarta, Selasa (14/7/2026). Menteri Komunikasi […]

expand_less