Susunan Pemain Kopi Kekinian Favorit Gen Z, Siapa Saja yang Masuk Line-up?

Coba tengok linimasa TikTok atau Instagram kamu sebentar. Hampir pasti ada satu-dua gelas kopi kekinian nyempil di antara video-video FYP. Fenomena ini bahkan sampai dikemas jadi “starting line-up” ala sepak bola, lengkap dengan posisi kiper sampai penyerang, tapi isinya brand-brand kopi yang lagi digandrungi anak muda.

Menarik juga melihat siapa saja yang “dimainkan” dalam formasi ini. Yuk, kita bahas satu per satu, biar kamu punya gambaran mana yang cocok buat dicoba minggu ini.

Lini Depan: Nama-nama yang Paling Sering Nongol

Di posisi paling depan, ada tiga nama yang sudah lama jadi langganan linimasa: Jago, Tuku, dan Janji Jiwa. Ketiganya sama-sama menyasar segmen kopi susu kekinian dengan harga bersahabat. Jago dikenal lewat konsep kedai yang lebih personal dan cepat berkembang di berbagai kota. Tuku sempat viral habis-habisan lewat menu Kopi Susu Tetangga yang legendaris. Sementara Janji Jiwa punya jaringan gerai paling luas, hampir selalu ada di setiap sudut kota besar.

Lini Tengah: Kombinasi Rasa Bold dan Konsep Baru

Bergeser ke tengah lapangan, ada FamiCafe, Tomoro Coffee, Point Coffee, dan Fore Coffee. Empat nama ini punya pendekatan berbeda tapi sama-sama berhasil mencuri perhatian.

FamiCafe hadir sebagai layanan kopi dari minimarket FamilyMart, jadi lebih mudah dijangkau karena bisa dibeli sambil belanja kebutuhan harian. Tomoro Coffee sempat jadi bintang baru karena ekspansi gerainya yang cepat, dengan racikan biji Arabika yang menghasilkan rasa cukup bold dan kompleks, sejak awal Tomoro Coffee memang menerapkan standar tinggi mulai dari pemilihan biji kopi Arabika hingga proses penggilingan dan pemanggangan untuk menghasilkan inovasi rasa baru.

Point Coffee datang dari jaringan minimarket Indomaret, punya variasi menu yang cukup sering di-update dengan rasa-rasa musiman. Fore Coffee lebih dulu dikenal luas berkat variasi rasa yang beragam, mulai dari yang klasik sampai yang eksperimental, dan sering jadi tempat nongkrong andalan karena suasananya nyaman.

Bek: Fondasi yang Bikin Rasa Tetap Konsisten

Di lini pertahanan, ada % Arabica dan harlan+holden. Dua brand ini sering disebut sebagai kelas yang sedikit lebih premium dibanding kompetitor sejenis. % Arabica dikenal lewat estetika minimalis dan rasa espresso yang konsisten di berbagai cabangnya di dunia. Harlan+Holden belakangan ramai jadi bahan obrolan karena menu Butterscotch Latte-nya yang creamy dan tidak terlalu manis, sampai bikin antrean panjang di beberapa mal besar.

Kiper: Penjaga Gawang yang Nggak Kalah Populer

Posisi kiper diisi oleh Kopi Kenangan, salah satu nama paling senior di ranah kopi kekinian tanah air. Brand ini dikenal lewat racikan kopi susu yang manis dan creamy, pas di lidah kebanyakan orang Indonesia. Jaringan gerainya yang tersebar luas bikin Kopi Kenangan selalu jadi pilihan aman ketika sedang malas eksplorasi dan cuma ingin rasa yang sudah pasti enak.

Kenapa Fenomena Ini Menarik Dibahas

Formasi ala bola ini sebenarnya cuma cara kreatif buat menggambarkan betapa padatnya persaingan bisnis kopi kekinian di Indonesia. Setiap brand berlomba menawarkan keunikan sendiri, entah dari sisi harga, rasa, atau pengalaman nongkrongnya. Buat kamu yang penasaran mau coba yang mana dulu, coba mulai dari yang paling dekat dari rumah atau kantor, lalu rasakan sendiri bedanya satu per satu.

Pada akhirnya, selera kopi itu personal. Yang jadi favorit temanmu belum tentu cocok di lidahmu, dan itu wajar banget. Coba beberapa dulu, baru tentukan siapa yang layak jadi starting eleven versi kamu sendiri.

F
Firmansyah ✔ Jurnalis Terverifikasi

Jurnalis Kebaruan.com · Meliput isu ekonomi, politik, dan peristiwa terkini dengan integritas jurnalistik.

✎ Ditulis & ditinjau editor   |   ↻ Diperbarui 13 Juni 2026   |   Kebijakan editorial   Metodologi