Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » Keuangan & Investasi » Rupiah Menguat ke Rp17.873 per Dolar AS, IHSG Justru Tertekan di Zona Merah

Rupiah Menguat ke Rp17.873 per Dolar AS, IHSG Justru Tertekan di Zona Merah

  • account_circle Firmansyah
  • calendar_month Senin, 29 Jun 2026
  • visibility 130
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kebaruan.com Awal pekan ini membawa sinyal menarik dari pasar valuta asing. Rupiah menguat pada pembukaan perdagangan Senin, 29 Juni 2026. Berdasarkan data Bloomberg, nilai tukar rupiah berada di level Rp17.873 per dolar AS — menguat 0,27 persen dari penutupan akhir pekan lalu di Rp17.922.

Penguatan ini memang tidak besar. Tapi cukup untuk menempatkan rupiah sebagai salah satu mata uang Asia yang berhasil melawan tekanan dolar AS di awal pekan.

Rupiah Jadi Mata Uang Asia Terkuat Kedua Pagi Ini

Dari seluruh mata uang Asia yang bergerak pagi ini, rupiah menempati posisi yang cukup membanggakan.

Ringgit Malaysia memimpin penguatan dengan kenaikan 0,44 persen — yang terbesar di kawasan Asia. Rupiah menyusul di posisi kedua dengan 0,27 persen. Lalu peso Filipina menguat tipis 0,05 persen.

Tiga mata uang ini jadi pengecualian di tengah pelemahan yang terjadi pada mayoritas mata uang Asia lainnya.

Mayoritas Mata Uang Asia Justru Melemah

Di sisi lain, sebagian besar mata uang Asia tidak seberuntung rupiah pagi ini.

Berikut pergerakan mata uang Asia terhadap dolar AS:

Mata Uang Perubahan
Won Korea Selatan -0,52%
Baht Thailand -0,11%
Dollar Taiwan -0,05%
Yuan China -0,05%
Dollar Singapura -0,05%
Yen Jepang -0,01%
Dollar Hong Kong -0,006%

Won Korea Selatan jadi yang paling tertekan dengan koreksi 0,52 persen — pelemahan terbesar di antara mata uang Asia pagi ini.

Indeks Dolar AS Stagnan di 101,35

Indeks dolar AS — yang mengukur kekuatan dolar terhadap sejumlah mata uang utama dunia — berada di level 101,35. Angka ini tidak berubah dari penutupan akhir pekan lalu.

Stagnannya indeks dolar memberikan ruang bagi rupiah dan beberapa mata uang Asia lainnya untuk bergerak menguat. Ketika tekanan dari sisi dolar tidak terlalu kuat, mata uang negara berkembang seperti rupiah punya peluang lebih besar untuk mengapresiasi.

IHSG Berbalik Merah Meski Sempat Menguat

Di pasar saham, ceritanya berbeda dari pasar valuta asing.

IHSG membuka perdagangan dengan optimisme — sempat menyentuh level 5.942,772 sebagai posisi tertinggi harian. Tapi tekanan jual yang masuk cukup kuat membuat indeks berbalik arah.

IHSG akhirnya melemah 14,819 poin atau 0,25 persen ke level 5.881,315. Bahkan sempat menyentuh level terendah harian di 5.855,989 sebelum sedikit memangkas penurunannya.

Kondisi ini mencerminkan ketidakpastian yang masih menyelimuti pasar modal domestik — meski rupiah berhasil menguat, sentimen di pasar saham belum sepenuhnya pulih.

Market Breadth — Lebih Banyak Saham Melemah

Data market breadth pagi ini menggambarkan kondisi pasar yang masih tertekan:

Kondisi Saham Jumlah
Saham menguat 219 saham
Saham melemah 316 saham
Saham stagnan 188 saham

Jumlah saham yang melemah jauh lebih banyak dari yang menguat. Ini sinyal bahwa tekanan jual masih cukup merata di berbagai sektor — bukan hanya di sektor tertentu saja.

Volume dan Nilai Transaksi Awal Sesi

Aktivitas perdagangan awal sesi mencatat:

  • Volume transaksi: 2,909 miliar saham
  • Nilai transaksi: Rp1,647 triliun
  • Frekuensi transaksi: 250.226 kali

Angka ini menunjukkan aktivitas pasar yang cukup aktif di awal sesi meski indeks bergerak negatif. Artinya pelaku pasar tetap bertransaksi — sebagian mengambil posisi beli di harga koreksi, sebagian lagi keluar untuk mengurangi risiko.

Dua Arah Berbeda — Rupiah Menguat, IHSG Melemah

Fenomena menarik terjadi pagi ini. Rupiah menguat tapi IHSG justru tertekan.

Kondisi seperti ini tidak selalu terjadi bersamaan. Biasanya penguatan rupiah memberi sentimen positif bagi pasar saham — karena beban utang valas emiten berkurang dan risiko nilai tukar menurun.

Tapi tekanan jual yang masuk ke pasar saham hari ini tampaknya berasal dari faktor lain — kemungkinan aksi profit taking setelah pergerakan indeks beberapa waktu terakhir, atau antisipasi terhadap data ekonomi global yang akan keluar pekan ini.

Apa Artinya Ini bagi Investor?

Beberapa hal yang perlu kamu cermati dari kondisi pasar hari ini:

  • Rupiah yang menguat jadi sinyal positif. Posisi Rp17.873 per dolar AS menunjukkan tekanan terhadap mata uang kita mulai mereda. Ini bagus untuk emiten dengan utang valas besar dan sektor yang bergantung pada impor bahan baku.
  • IHSG yang melemah bukan otomatis sinyal jual. Koreksi 0,25 persen di awal sesi masih dalam batas wajar. Pantau pergerakan hingga penutupan sore sebelum mengambil keputusan apapun.
  • Waspadai volatilitas intraday. Hari ini IHSG sudah membuktikan bisa bergerak dari zona hijau ke zona merah dalam satu sesi. Trader jangka pendek perlu lebih waspada terhadap fluktuasi yang terjadi.
  • Fokus pada fundamental. Di tengah kondisi pasar yang masih labil, saham dengan fundamental kuat dan valuasi wajar tetap jadi pilihan paling aman untuk portofolio jangka menengah hingga panjang.

Pantau Terus Pergerakan Hingga Penutupan

Perdagangan masih berlangsung hingga sore hari. Kondisi pasar bisa berubah signifikan tergantung sentimen yang masuk — baik dari dalam negeri maupun dari pasar global.

Data ekonomi AS yang keluar malam ini dan pergerakan bursa Asia siang ini akan jadi penentu arah IHSG hingga penutupan. Pantau terus dan sesuaikan strategi dengan kondisi portofolio kamu masing-masing.

F
Firmansyah ✔ Jurnalis Terverifikasi

Jurnalis Kebaruan.com · Meliput isu ekonomi, politik, dan peristiwa terkini dengan integritas jurnalistik.

✎ Ditulis & ditinjau editor   |   ↻ Diperbarui 13 Juni 2026   |   Kebijakan editorial   Metodologi
  • Penulis: Firmansyah

Rekomendasi Untuk Anda

  • Demo DPR Hari Ini: Guru Madrasah Swasta Tuntut Kesetaraan Kesejahteraan

    Demo DPR Hari Ini: Guru Madrasah Swasta Tuntut Kesetaraan Kesejahteraan

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 184
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Suasana demo DPR hari ini di Jakarta Pusat pada Rabu (20/5/2026) tampak dipenuhi oleh ribuan guru madrasah swasta yang tergabung dalam PGMM dan PGSI. Massa aksi berkumpul di depan gerbang gedung parlemen dengan membawa berbagai atribut perjuangan seperti kentongan dan spanduk berisi aspirasi. Peserta Demo DPR hari ini secara tegas mendesak pemerintah untuk melakukan […]

  • Gempa Bumi Magnitudo 5,2 Guncang Malang, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami

    Gempa Bumi Magnitudo 5,2 Guncang Malang, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami

    • calendar_month Senin, 14 Sep 2026
    • account_circle Akmal
    • visibility 68
    • 0Komentar

    Kebaruan. Gempa bumi magnitudo 5,2 mengguncang Kabupaten Malang, Jawa Timur, pada Senin (14/9/2026) pagi. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika mencatat guncangan terjadi pukul 08.42 WIB. Titik gempa berada di koordinat 9,52 Lintang Selatan dan 112,85 Bujur Timur, tepatnya 156 kilometer arah tenggara Kabupaten Malang. Pusat gempa terletak di laut dengan kedalaman 10 kilometer. BMKG memastikan […]

  • Waspada Penyakit DBD: Kenali Gejala, Dampak, dan Solusi Pencegahan Efektif

    Waspada Penyakit DBD: Kenali Gejala, Dampak, dan Solusi Pencegahan Efektif

    • calendar_month Sabtu, 6 Jun 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 154
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Penyakit DBD atau demam berdarah dengue merupakan ancaman kesehatan serius yang sering muncul terutama saat musim pancaroba. Virus dengue yang disebarkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti betina ini dapat menyerang siapa saja tanpa pandang bulu. Banyak masyarakat meremehkan gejala awal, padahal penanganan yang terlambat berisiko fatal bagi keselamatan pasien. Memahami penyakit DBD secara mendalam […]

  • Ketelitian Anthony Norman Lianto Jaga Distribusi Bantuan PSI di Titik Bencana

    Ketelitian Anthony Norman Lianto Jaga Distribusi Bantuan PSI di Titik Bencana

    • calendar_month Rabu, 23 Sep 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 47
    • 0Komentar

    JAKARTA — Teknologi dan data kini memegang peran besar dalam penanganan bencana. Namun tanpa disiplin lapangan, data tidak berarti banyak. Kombinasi keduanya tampak dalam pola kerja tim yang dikawal Anthony Norman Lianto dalam beberapa respons bencana terakhir. Anthony Norman Lianto dalam salah satu kegiatannya bersama tim tanggap bencana PSI. Konsistensi pola kerja tersebut membuat nama […]

  • Buah Apa yang Meredakan Sakit Saat Nyeri haid? Ini 7 Pilihan Alami

    Buah Apa yang Meredakan Sakit Saat Nyeri haid? Ini 7 Pilihan Alami

    • calendar_month Jumat, 17 Jul 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 155
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Nyeri haid memang bikin aktivitas jadi berantakan. Rasa kram di perut bagian bawah sering datang tiba-tiba, bahkan sampai menjalar ke pinggang. Banyak orang langsung mengonsumsi obat pereda nyeri, padahal beberapa jenis buah juga bisa membantu meringankan gejalanya secara alami. Kandungan magnesium, kalium, dan antiinflamasi alami dalam buah-buahan tertentu memang berperan meredakan kontraksi otot rahim. […]

  • Komdigi Bongkar Modus Rekening Penampung Judi Online

    Komdigi Bongkar Modus Rekening Penampung Judi Online

    • calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 122
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Kementerian Komunikasi dan Digital baru saja membongkar cara licik pelaku judi online mengumpulkan rekening penampung. Modus ini ternyata jauh lebih sederhana dari dugaan banyak orang. Pelaku hanya perlu mencari orang biasa, lalu menawarkan uang sebagai imbalan. Komdigi mengungkap fakta ini dalam OJK Banking Forum 2026 di Menara Radius Prawiro, Jakarta, Selasa (14/7/2026). Menteri Komunikasi […]

expand_less