Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » Olah Raga » Messi Kenang Momen Memandikan Yamal, Kini Keduanya Berhadapan di Final Piala Dunia 2026

Messi Kenang Momen Memandikan Yamal, Kini Keduanya Berhadapan di Final Piala Dunia 2026

  • account_circle Firmansyah
  • calendar_month Sabtu, 18 Jul 2026
  • visibility 136
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kebaruan.com Saya ikut merinding membaca ulang cerita ini, karena jarang sekali sepak bola menghadirkan kebetulan seindah pertemuan Messi dan Yamal di final Piala Dunia. Nyaris dua dekade lalu, Lionel Messi menggendong dan memandikan bayi mungil bernama Lamine Yamal dalam sesi foto amal. Kini keduanya justru saling berhadapan sebagai kapten dan bintang utama di partai puncak Piala Dunia 2026, mempertemukan Argentina versus Spanyol di Stadion MetLife, New Jersey, Senin (20/7/2026) pukul 02.00 WIB.

Messi Buka Suara Soal Duel Bersejarah Ini

Dalam sebuah acara bersama pelatih Lionel Scaloni dan kiper Emiliano “Dibu” Martinez, Messi mengakui sulit membayangkan bayi yang dulu ia gendong kini tumbuh jadi salah satu pemain terbaik dunia. Ia menyebut selalu mengikuti perkembangan Yamal karena pemain muda itu membela klub yang selalu ia cintai, FC Barcelona.

Messi memuji pencapaian Yamal yang sudah jadi ikon dunia di usia 19 tahun, dengan perjalanan karier yang menurutnya masih sangat panjang. Namun sebagai kapten Argentina, ia juga menegaskan timnya akan berusaha keras membatasi pengaruh Yamal di lapangan pada laga final nanti.

“Kami akan mencoba memainkan pertandingan sebaik mungkin agar dia tidak bisa mengeluarkan kemampuan terbaiknya,” ujar Messi.

Cerita di Balik Foto yang Viral Kembali

Foto ikonik itu diambil pada September 2007 di ruang ganti Camp Nou oleh fotografer senior Joan Monfort. Pemotretan berlangsung sebagai bagian proyek kalender amal yang digelar harian olahraga Sport bersama mitra Barcelona dan UNICEF menjelang perayaan Natal. Messi kala itu baru berusia 20 tahun, sementara Yamal masih bayi berusia beberapa bulan yang ikut sesi foto bersama keluarganya.

Monfort mengungkap sisi lain Messi muda yang jarang terlihat publik. Proses pemotretan sendiri memakan waktu cukup lama karena menangkap ekspresi sempurna dari seorang bayi bukan perkara mudah, meski Messi tetap kooperatif membantu sepanjang sesi.

Jalan Panjang Menuju Final

Argentina melangkah ke partai puncak usai menundukkan Inggris 2-1 di semifinal yang berlangsung dramatis di Atlanta. Tim asuhan Scaloni sempat tertinggal lebih dulu lewat gol Anthony Gordon, sebelum dua assist Messi membuahkan gol penyama sekaligus penentu dari Enzo Fernandez dan Lautaro Martinez.

Spanyol melaju lebih meyakinkan usai mengalahkan Prancis 2-0. Skuad asuhan Luis de la Fuente tampil disiplin sepanjang turnamen, hanya kebobolan satu gol dalam tujuh pertandingan menuju final.

Kemenangan di partai puncak akan membawa dampak berbeda bagi kedua negara. Argentina berpeluang mengukir sejarah sebagai tim putra pertama yang mempertahankan gelar Piala Dunia sejak Brasil melakukannya pada 1958 dan 1962. Spanyol, di sisi lain, mengejar gelar dunia kedua setelah terakhir menjadi juara pada 2010.

Duel Dua Generasi yang Tak Terhindarkan

Laga ini bukan sekadar perebutan trofi, melainkan simbol pergantian generasi dalam sepak bola dunia. Messi, di usia 39 tahun, tampil sebagai pencetak gol terbanyak turnamen dengan delapan gol dan empat assist, sekaligus kemungkinan menjalani partai Piala Dunia terakhirnya. Yamal, yang baru berusia 19 tahun, mewakili masa depan sepak bola Spanyol meski baru mencatatkan satu gol musim ini — kontribusinya lebih banyak lewat pergerakan eksplosif yang merepotkan pertahanan lawan.

Buat saya pribadi, momen ini terasa istimewa karena jarang ada olahraga yang bisa menyatukan masa lalu dan masa depan secara harfiah dalam satu pertandingan. Bayi yang dulu tersenyum dalam gendongan Messi kini berdiri sebagai lawan tanding di panggung terbesar sepak bola dunia.

F
Firmansyah ✔ Jurnalis Terverifikasi

Jurnalis Kebaruan.com · Meliput isu ekonomi, politik, dan peristiwa terkini dengan integritas jurnalistik.

✎ Ditulis & ditinjau editor   |   ↻ Diperbarui 13 Juni 2026   |   Kebijakan editorial   Metodologi

  • Penulis: Firmansyah

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hasil Barcelona vs Real Madrid: Blaugrana Segel Gelar Juara La Liga 2025/2026 di Camp Nou

    Hasil Barcelona vs Real Madrid: Blaugrana Segel Gelar Juara La Liga 2025/2026 di Camp Nou

    • calendar_month Senin, 11 Mei 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 26
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Barcelona resmi mengunci gelar juara La Liga musim 2025/2026 setelah memenangkan duel panas Barcelona vs Real Madrid. Bermain di hadapan publik Camp Nou, skuad asuhan Hansi Flick tampil dominan dan penuh percaya diri menghadapi sang rival abadi. Pertandingan Barcelona vs Real Madrid ini berakhir dengan skor meyakinkan 2-0, yang sekaligus menutup peluang pengejaran poin […]

  • Astra Otoparts Rayakan HUT ke-50, Usung Tema “Leap to Lead” Menuju Diversified Components Powerhouse

    Astra Otoparts Rayakan HUT ke-50, Usung Tema “Leap to Lead” Menuju Diversified Components Powerhouse

    • calendar_month Senin, 14 Sep 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 88
    • 0Komentar

    Jakarta: PT Astra Otoparts Tbk (Astra Otoparts) memperingati hari jadinya ke-50 tahun pada Kamis, (10/09) dengan mengusung tema “Leap to Lead”. Tema ini mencerminkan semangat Astra Otoparts untuk terus bertumbuh, beradaptasi, dan melakukan lompatan strategis guna menjawab dinamika industri otomotif dan kebutuhan mobilitas masa depan. Sejak didirikan pada 10 September 1976 hingga kini, Astra Otoparts terus mengembangkan […]

  • Perpres 111 Tahun 2025: Budaya LGBTQ Resmi Menjadi Ancaman Nonmiliter

    Perpres 111 Tahun 2025: Budaya LGBTQ Resmi Menjadi Ancaman Nonmiliter

    • calendar_month Senin, 6 Jul 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 155
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Pemerintah secara resmi menetapkan kebijakan umum pertahanan negara untuk periode 2025–2029 melalui Presiden Prabowo Subianto. Regulasi ini tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 111 Tahun 2025 yang disahkan pada 24 Oktober 2025. Publik kini menyoroti masuknya penyebaran budaya LGBTQ, gay, bisexual, transgender, and queer (LGBTQ) ke dalam kategori ancaman nonmiliter. Keputusan ini menjadi pedoman […]

  • Kacamata Teknologi Makin Canggih, Samsung Galaxy Glasses Resmi Meluncur

    Kacamata Teknologi Makin Canggih, Samsung Galaxy Glasses Resmi Meluncur

    • calendar_month Rabu, 29 Jul 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Kacamata teknologi bukan lagi barang fiksi ilmiah. Perangkat ini justru jadi medan pertarungan baru raksasa teknologi dunia sepanjang 2026. Samsung baru saja meluncurkan Galaxy Glasses. Langkah ini menandai keseriusan perusahaan asal Korea Selatan memasuki arena komputasi spasial. Samsung Galaxy Glasses Resmi Meluncur Samsung mengumumkan Galaxy Glasses dalam acara Galaxy Unpacked di London, Inggris, Rabu […]

  • Pengurus Negara, Ini Materi Pelatihan yang Wajib Dijalani Sebelum Resmi Bertugas

    Pengurus Negara, Ini Materi Pelatihan yang Wajib Dijalani Sebelum Resmi Bertugas

    • calendar_month Senin, 21 Sep 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 68
    • 0Komentar

    Kebaruan. Pengurus negara tidak bisa langsung terjun menjalankan tugas begitu saja tanpa bekal yang memadai. Setiap orang yang resmi diangkat menjadi bagian dari aparatur negara wajib melewati serangkaian pelatihan intensif terlebih dahulu. Ini berlaku mulai dari Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) sampai kader penggerak pembangunan. Pelatihan ini bukan sekadar formalitas administratif. Tujuannya jelas, membentuk karakter, […]

  • Skandal Group Chat FHUI: Lola Nelria Kecam Pelecehan Seksual Calon Penegak Hukum

    Skandal Group Chat FHUI: Lola Nelria Kecam Pelecehan Seksual Calon Penegak Hukum

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 255
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Dunia pendidikan tinggi kembali berguncang. Kali ini, sorotan tajam mengarah ke jantung Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FHUI). Dugaan pelecehan seksual verbal dalam sebuah group chat yang melibatkan belasan mahasiswa menjadi tamparan keras bagi institusi yang seharusnya mencetak para penjaga keadilan di masa depan. Kasus ini bukan sekadar masalah internal kampus, melainkan cerminan dari krisis […]

expand_less