Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Urutan Pangkat Kepolisian Republik Indonesia, dari Bharada Hingga Jenderal

Urutan Pangkat Kepolisian Republik Indonesia, dari Bharada Hingga Jenderal

  • account_circle Firmansyah
  • calendar_month Jumat, 28 Agt 2026
  • visibility 114
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kebaruan.com Setiap kali melihat seragam polisi, mungkin kamu pernah bertanya-tanya arti garis atau bintang di pundak mereka. Itulah gambaran kecil dari sistem pangkat kepolisian yang berlaku di seluruh Indonesia. Melalui sistem ini, karier setiap anggota Polri tertata rapi, mulai dari yang baru bertugas sampai yang memegang jabatan tertinggi.

Aturan resminya tertuang dalam Peraturan Kepala Kepolisian Nomor 3 Tahun 2016. Berdasarkan aturan tersebut, anggota kepolisian terbagi ke dalam tiga golongan besar: Tamtama, Bintara, dan Perwira. Secara keseluruhan, terdapat 22 tingkat pangkat yang tersusun dari dasar sampai puncak.

Tamtama, Gerbang Awal Setiap Anggota Polri

Tamtama menjadi titik mula karier seorang polisi. Pada level ini, sebagian besar tugas berlangsung di lapangan, membantu jalannya operasional harian kepolisian.

Adapun susunan pangkatnya sebagai berikut:

  • Bhayangkara Dua (Bharada)
  • Bhayangkara Satu (Bharatu)
  • Bhayangkara Kepala (Bharaka)
  • Ajun Brigadir Polisi Dua (Abripda)
  • Ajun Brigadir Polisi Satu (Abriptu)
  • Ajun Brigadir Polisi (Abrip)

Sebagai catatan, Bharada menempati posisi paling dasar dalam seluruh struktur kepangkatan Polri, setara prajurit dua di lingkungan militer.

Bintara, Andalan Kerja Lapangan Polri

Setelah Tamtama, jenjang berikutnya adalah golongan Bintara. Sosok yang biasa kamu temui mengatur lalu lintas atau berjaga di pos polisi, kebanyakan berasal dari golongan ini.

Berikut susunan pangkat pada golongan Bintara:

  • Brigadir Polisi Dua (Bripda)
  • Brigadir Polisi Satu (Briptu)
  • Brigadir Polisi (Brigpol)
  • Brigadir Polisi Kepala (Bripka)
  • Ajun Inspektur Polisi Dua (Aipda)
  • Ajun Inspektur Polisi Satu (Aiptu)

Di lapangan, Bripka kerap memimpin unit-unit kecil di tingkat kepolisian sektor. Sementara itu, Aiptu umumnya sudah mengantongi pengalaman kerja yang jauh lebih panjang.

Perwira, Jenjang Tertinggi dalam Struktur Polri

Beranjak ke golongan terakhir, Perwira terbagi menjadi tiga tingkatan dengan tanggung jawab yang kian meningkat.

Pada tingkat pertama, Perwira Pertama membuka jalan bagi anggota polisi untuk memegang posisi komando:

  • Inspektur Polisi Dua (Ipda)
  • Inspektur Polisi Satu (Iptu)
  • Ajun Komisaris Polisi (AKP)

Selanjutnya, Perwira Menengah biasanya mengisi kursi kepala satuan atau kepala kepolisian resor:

  • Komisaris Polisi (Kompol)
  • Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP)
  • Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol)

Terakhir, ada Perwira Tinggi yang menempati posisi paling strategis dalam jenjang pangkat kepolisian Indonesia:

  • Brigadir Jenderal Polisi (Brigjen Pol)
  • Inspektur Jenderal Polisi (Irjen Pol), sering menjabat Kapolda
  • Komisaris Jenderal Polisi (Komjen Pol), biasa mengisi jabatan strategis di Mabes Polri
  • Jenderal Polisi (Jenderal Pol), pangkat puncak yang disandang Kapolri

Manfaat Mengetahui Jenjang Ini

Bagi kamu yang berencana mendaftar Polri, pemahaman atas susunan ini tentu membantu menyusun target karier sejak awal. Selain itu, jalur masuk yang kamu pilih, entah lewat Tamtama, Bintara, atau Akpol, ikut menentukan titik start serta kecepatan naik pangkat nantinya.

Di sisi lain, masyarakat umum pun bisa terbantu dengan wawasan ini. Dengan mengenali tanda pangkat, kamu jadi lebih mudah memahami tingkat kewenangan petugas yang menangani suatu kasus atau laporan. Sampai saat ini, struktur 22 tingkat tersebut tetap berlaku, dengan Jenderal Polisi sebagai puncak tunggal yang hanya dipegang Kapolri aktif.

F
Firmansyah ✔ Jurnalis Terverifikasi

Jurnalis Kebaruan.com · Meliput isu ekonomi, politik, dan peristiwa terkini dengan integritas jurnalistik.

✎ Ditulis & ditinjau editor   |   ↻ Diperbarui 13 Juni 2026   |   Kebijakan editorial   Metodologi
  • Penulis: Firmansyah

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gempa cianjur magnitudo 4 3

    Gempa Cianjur Magnitudo 4,3 Guncang Jawa Barat, BMKG Ingatkan Susulan

    • calendar_month Selasa, 1 Sep 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 91
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Gempa Cianjur kembali mengguncang wilayah Jawa Barat pada Selasa (1/9/2026) sore. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa berkekuatan magnitudo 4,3 ini termasuk kategori dirasakan warga sekitar pusat gempa. Titik Pusat Gempa dan Kedalamannya BMKG mencatat pusat gempa berada di darat, tepatnya 13 kilometer di selatan Kabupaten Cianjur. Koordinat lokasinya berada di 6,93 […]

  • benarkah-ai-menyerap-air-fakta-konsumsi-air-pusat-data

    Benarkah AI Menyerap Air? Ini Fakta Konsumsi Air Pusat Data

    • calendar_month Selasa, 6 Okt 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 131
    • 0Komentar

    Kebaruan. Jawabannya benar, tetapi tidak langsung. AI menyerap air lewat pusat data yang menjalankannya, bukan lewat aplikasinya. Server AI menghasilkan panas besar, dan banyak fasilitas mendinginkannya dengan air yang sebagian menguap. Angkanya jauh lebih kecil per pertanyaan daripada klaim viral, tetapi menumpuk besar di tingkat pusat data. Berapa air yang terpakai setiap kali Anda bertanya […]

  • Yusril tanggapi usulan mui hukuman mati koruptor

    Yusril Buka Suara soal Usulan MUI: Hukuman Mati Koruptor Bukan Solusi Tunggal

    • calendar_month Kamis, 6 Agt 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 111
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Majelis Ulama Indonesia mendesak pemerintah untuk menerapkan hukuman mati bagi koruptor. Wacana ini kembali mencuat ke publik. Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra, langsung memberi tanggapan. Ia menjelaskan posisi hukuman mati dalam sistem pidana nasional saat ini. Yusril menegaskan, pidana mati bukan instrumen yang bisa dijatuhkan sembarangan. Hukuman ini […]

  • Terikat Janji (9)

    Sinopsis Terikat Janji 11 Juni 2026: Sena Selidiki Rencana Perjodohan Davina

    • calendar_month Kamis, 11 Jun 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 316
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Sinetron Terikat Janji yang tayang di RCTI kini menjadi tayangan favorit keluarga Indonesia. Kehadiran kembali Arya Saloka setelah vakum panjang menjadi daya tarik utama bagi para penggemar setianya. Dalam cerita ini, ia memerankan sosok Sena yang beradu akting dengan Asha Assuncao sebagai Davina. Alur cerita yang penuh konflik membuat penonton setia menantikan perkembangan hubungan […]

  • DPR RI Dasco (2)

    Wacana Revisi Usia Pensiun Polri: DPR RI Dasco Tekankan Kesetaraan

    • calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 156
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Wakil Ketua DPR RI Dasco atau Sufmi Dasco Ahmad memberikan pernyataan krusial mengenai revisi UU Nomor 2 Tahun 2002 terkait usia pensiun anggota Polri. DPR RI Dasco menilai bahwa penyesuaian ini sangat perlu demi menjaga semangat kesetaraan antaraparat penegak hukum di Indonesia. Melalui DPR RI, Dasco, publik kini memahami bahwa harmonisasi regulasi menjadi fokus […]

  • Harga Antam

    Harga Antam Hari Ini Bangkit Melesat Setelah Tiga Hari Terpuruk

    • calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 173
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Pasar investasi aset aman (safe haven) menunjukkan gairah yang sangat positif pada perdagangan menjelang akhir pekan ini. Pergerakan grafik Harga Antam hari ini sukses mencetak rebound yang cukup signifikan setelah sempat mengalami tekanan berturut-turut sejak awal pekan. Para pelaku pasar modal menyambut baik tren hijau ini sebagai momentum pemulihan nilai aset yang bernilai sangat […]

expand_less