Kisah Arya Bertahan 5 Jam di Laut Usai KMP Mutiara Sentosa 2 Terbakar

Kebaruan.com Arya (35) tidak menyangka pagi itu akan menjadi salah satu momen paling menegangkan dalam hidupnya. Sopir truk ekspedisi ini baru saja menyelesaikan sarapan di atas KMP Mutiara Sentosa 2 ketika asap tebal mulai membumbung dari dek kendaraan. Dalam hitungan menit, suasana kapal berubah drastis dari tenang menjadi panik total.

Detik-Detik Menegangkan di Atas Kapal

Arya menceritakan kepada Kompas.com, Senin (3/8/2026), bagaimana asap yang awalnya samar-samar terlihat itu terus membesar, sementara suhu di sekitarnya terasa makin panas. Ia langsung mengenakan pelampung begitu menyadari situasi tidak terkendali. Tidak ada pilihan lain baginya selain melompat dari bagian depan kapal ke laut lepas.

“Asap dari tempat kendaraan terus membumbung dan kapal terasa makin panas. Suasana langsung panik luar biasa. Saya cepat-cepat pakai pelampung, lalu tidak ada pilihan lain selain lompat dari bagian depan kapal,” tutur Arya.

Pria yang berencana menuju Palu, Sulawesi Tengah, dengan transit di Makassar itu kemudian terombang-ambing di perairan Sumenep, Madura, selama lima jam penuh. Sepanjang waktu itu, ia hanya bisa mengapung sambil berpasrah kepada Tuhan, menunggu tim penyelamat menemukannya.

“Saat di laut saya pasrah saja. Kalau bisa diselamatkan, ya alhamdulillah. Semua barang-barang saya di kapal habis, tapi saya bersyukur masih diberi keselamatan tanpa luka serius,” ujarnya.

Kesaksian Penumpang Lain: Kepanikan Pecah Saat Jam Sarapan

Cerita serupa datang dari Reza, penumpang lain yang juga selamat dari insiden ini. Menurutnya, kejadian mulai disadari para penumpang sekitar pukul 07.00 WIB, Minggu (2/8/2026), saat ruang akomodasi mendadak gaduh karena gumpalan asap hitam yang terus membesar.

“Kaget sekali karena saat sarapan tiba-tiba banyak orang berlarian mengambil APAR. Karena asap makin pekat, orang-orang lari semua ke bagian depan kapal dan akhirnya ikut lompat ke laut,” kenang Reza.

Setelah memberikan kesaksian singkat kepada awak media di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Reza langsung mendapat penanganan dari tim medis setempat untuk pemeriksaan dan istirahat.

Update Data Korban dan Proses Evakuasi

Berdasarkan manifest resmi, KMP Mutiara Sentosa 2 mengangkut total 236 orang saat kejadian berlangsung. Kepala Kantor SAR Surabaya, Nanang Sigit, menyampaikan bahwa hingga Senin siang, tim gabungan telah mengevakuasi 234 orang dari lokasi kejadian.

Dari jumlah tersebut, rinciannya sebagai berikut:

  • Korban selamat: 229 orang
  • Korban meninggal dunia: 5 orang

“Data ini sifatnya masih dinamis karena kami terus menggali informasi dan berkoordinasi erat dengan pemilik kapal,” jelas Nanang Sigit dalam keterangan resminya di Surabaya.

Dua orang lainnya masih dinyatakan hilang dan menjadi fokus pencarian tim SAR.

Basarnas Kerahkan KN SAR Permadi ke Lokasi Kejadian

Untuk mempercepat pencarian dua korban yang belum ditemukan, Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) mengerahkan kapal penyelamat KN SAR Permadi. Kapal ini berangkat dari Pelabuhan Sumenep sejak pukul 08.30 WIB menuju titik ground zero.

Nanang menjelaskan kondisi fisik kapal saat ini masih mengapung, tidak tenggelam. Api utama sudah berhasil dipadamkan, meski beberapa bagian bangkai kapal masih mengeluarkan sisa asap tipis.

“Kondisi fisik kapal saat ini tidak tenggelam. Api sudah padam meski masih ada kepulan asap. Untuk tahap awal ini kami mengutamakan pencarian di perairan terlebih dahulu dengan asumsi ada korban terapung, sebelum nantinya dilakukan penyisiran ke bagian dalam bangkai kapal,” pungkas Nanang.

Tim SAR gabungan terus mengintensifkan pencarian hingga siang ini demi memastikan seluruh penumpang yang tercatat dalam manifest dapat ditemukan.

F
Firmansyah ✔ Jurnalis Terverifikasi

Jurnalis Kebaruan.com · Meliput isu ekonomi, politik, dan peristiwa terkini dengan integritas jurnalistik.

✎ Ditulis & ditinjau editor   |   ↻ Diperbarui 13 Juni 2026   |   Kebijakan editorial   Metodologi