Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » Internasional » Dave Laksono Minta Publik Tenang soal Dugaan 8 WNI Jadi Tentara Rusia

Dave Laksono Minta Publik Tenang soal Dugaan 8 WNI Jadi Tentara Rusia

  • account_circle Firmansyah
  • calendar_month Selasa, 1 Sep 2026
  • visibility 37
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kebaruan.com Dave Laksono buka suara terkait dugaan delapan Warga Negara Indonesia (WNI) yang bergabung menjadi tentara Rusia. Wakil Ketua Komisi I DPR RI itu meminta masyarakat tetap tenang. Ia juga meminta publik menunggu kepastian informasi dari Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI.

Dave Minta Publik Tidak Buru-buru Berspekulasi

“Informasi mengenai dugaan delapan WNI yang direkrut untuk bergabung dengan angkatan bersenjata Rusia tentu perlu menjadi perhatian bersama. Namun, kita juga perlu berhati-hati dan tidak mengambil kesimpulan sebelum identitas, proses perekrutan, serta bentuk keterlibatan mereka benar-benar terverifikasi,” kata Dave kepada wartawan, Selasa (1/9/2026).

Politikus Partai Golkar ini mengapresiasi langkah Kemlu. Kemlu mendalami kasus tersebut lewat perwakilan RI di Rusia. Kemlu juga berkoordinasi dengan sejumlah kementerian dan lembaga terkait. Tujuannya, mengurai proses perekrutan dan jenis pekerjaan yang sejak awal ditawarkan kepada para WNI itu.

“Hal ini perlu menjadi perhatian karena tawaran pekerjaan dengan iming-iming penghasilan tinggi dapat dimanfaatkan oleh pihak tertentu untuk merekrut WNI tanpa memberikan informasi yang utuh mengenai risiko dan konsekuensinya. Apabila dari hasil pendalaman ditemukan unsur penipuan, eksploitasi, atau jaringan perekrutan, tentu perlu ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar Dave.

Dave Laksono Dorong Pencegahan Diperkuat

Dave menyoroti pentingnya langkah pencegahan. Ia menilai pemerintah Indonesia wajib menjalankan langkah itu segera. Ia menegaskan keselamatan WNI harus jadi prioritas utama di atas segalanya.

“Pada saat yang sama, upaya pencegahan juga perlu terus diperkuat. Masyarakat, khususnya WNI yang memperoleh tawaran pekerjaan di wilayah konflik, perlu mendapatkan informasi yang memadai agar dapat memahami risikonya dan mengambil keputusan secara lebih hati-hati,” tuturnya.

Ia juga mendorong penguatan koordinasi lintas kementerian dan lembaga. Harapannya, penanganan kasus serupa berjalan lebih terukur ke depannya. “Yang paling penting, perlindungan WNI tetap menjadi prioritas. Karena itu, koordinasi antara Kementerian Luar Negeri, Kementerian Pertahanan, aparat penegak hukum, dan kementerian/lembaga terkait perlu terus diperkuat agar penanganannya berjalan secara terukur dan persoalan serupa dapat diantisipasi sejak awal,” tambah Dave.

Dave berharap Kemlu segera merampungkan hasil pendalamannya. Komisi I DPR RI, katanya, tidak ingin kasus serupa terulang lagi.

“Kita berharap pendalaman yang sedang dilakukan dapat segera memberikan gambaran yang jelas mengenai situasi sebenarnya. Yang terpenting, keselamatan dan perlindungan WNI tetap menjadi prioritas, sekaligus memperkuat langkah pencegahan agar kasus serupa tidak kembali terjadi,” pungkasnya.

Awal Mula Isu 8 WNI Jadi Tentara Rusia

Isu ini pertama kali mencuat lewat rilis Intelijen Ukraina atau Foreign Intelligence Service of Ukraine (FISU) di situs resminya. FISU menampilkan dokumen identitas WNI yang mereka duga bergabung dengan tentara Rusia.

“Janji berupa bayaran tinggi, tugas non-tempur, percepatan kewarganegaraan Rusia, dan tunjangan sosial menarik minat orang-orang yang-sering kali-tidak mengetahui ke mana sebenarnya mereka akan dikirim,” tulis Intelijen Ukraina, dikutip Senin (31/8).

Menanggapi rilis tersebut, Jubir I Kemlu RI Yvonne Mewengkang buka suara. Ia menyatakan pemerintah tengah memverifikasi informasi itu lewat perwakilan RI di Rusia. Kemlu juga terus berkoordinasi dengan kementerian dan lembaga terkait untuk memastikan kebenaran kasus ini.

“Informasi mengenai identitas, status kewarganegaraan, proses perekrutan, serta bentuk keterlibatan individu yang disebutkan masih perlu dipastikan lebih lanjut,” kata Yvonne, Senin (31/8).

F
Firmansyah ✔ Jurnalis Terverifikasi

Jurnalis Kebaruan.com · Meliput isu ekonomi, politik, dan peristiwa terkini dengan integritas jurnalistik.

✎ Ditulis & ditinjau editor   |   ↻ Diperbarui 13 Juni 2026   |   Kebijakan editorial   Metodologi
  • Penulis: Firmansyah

Rekomendasi Untuk Anda

  • KPK Geledah Rumah Silmy Karim Terkait Kasus Dugaan Suap dan Gratifikasi Izin Tinggal WNA

    KPK Geledah Rumah Silmy Karim Terkait Kasus Dugaan Suap dan Gratifikasi Izin Tinggal WNA

    • calendar_month Jumat, 5 Jun 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 174
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan di rumah Silmy Karim yang berlokasi di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Jumat (5/6/2026) siang. Rombongan tim penyidik tiba di kediaman mantan Wakil Menteri Imigrasi tersebut sekitar pukul 13.46 WIB dengan menggunakan enam mobil. Kegiatan ini mendapatkan pengawalan ketat dari personel Brimob Polri yang bersenjata lengkap […]

  • Berapa Gaji Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri? Ini Rinciannya

    Berapa Gaji Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri? Ini Rinciannya

    • calendar_month Sabtu, 3 Okt 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 226
    • 0Komentar

    Kebaruan. Pertanyaan soal berapa gaji Suyudi Ario Seto mulai ramai dicari publik. Presiden Prabowo Subianto baru saja melantiknya sebagai Kapolri baru di Istana Negara, Kamis (1/10/2026). Suyudi menggantikan Jenderal Listyo Sigit Prabowo, yang hari itu juga beralih menjabat Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP). Bersamaan dengan pelantikan ini, Suyudi juga menerima kenaikan pangkat menjadi Jenderal Polisi. […]

  • Kemenimipas Diminta Evaluasi Menyeluruh, Bukan Hanya Lapas Cibinong

    Kemenimipas Diminta Evaluasi Menyeluruh, Bukan Hanya Lapas Cibinong

    • calendar_month Senin, 28 Sep 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 48
    • 0Komentar

    Kebaruan. Kemenimipas kini menghadapi tekanan untuk membenahi sistem pemasyarakatan secara luas, tidak berhenti di satu penjara. Ombudsman RI meminta evaluasi menyasar seluruh jajaran dan unit layanan kementerian, setelah temuan janggal di Lapas Kelas IIA Cibinong, Bogor, mencuat ke publik. Sejauh ini, pemeriksaan baru berjalan di Cibinong. Belum ada perintah resmi untuk memeriksa lapas lain. Temuan […]

  • 5 Aplikasi Lowongan Pekerjaan Terbaik untuk Cari Kerja Lebih Cepat

    5 Aplikasi Lowongan Pekerjaan Terbaik untuk Cari Kerja Lebih Cepat

    • calendar_month Kamis, 27 Agt 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 131
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Mencari kerja lewat aplikasi lowongan pekerjaan kini jadi cara paling praktis, apalagi di tengah persaingan yang makin ketat. Cukup bermodal smartphone, pelamar bisa mengakses ribuan lowongan dari berbagai perusahaan tanpa perlu keluar rumah. Berikut lima aplikasi yang layak dicoba untuk menunjang pencarian kerja Anda. 1. LinkedIn LinkedIn masih jadi andalan banyak profesional maupun fresh […]

  • Harga Antam Terjun Bebas Rp26.000 Hari Ini! Cek Daftar Lengkap Logam Mulia Pegadaian

    Harga Antam Terjun Bebas Rp26.000 Hari Ini! Cek Daftar Lengkap Logam Mulia Pegadaian

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 184
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Kabar mengejutkan datang dari pasar logam mulia pagi ini setelah tren positif pada hari sebelumnya terhenti seketika. Pergerakan harga antam di platform Sahabat Pegadaian terpantau merosot tajam dan membawa angin segar bagi para kolektor yang ingin melakukan akumulasi aset. Penurunan signifikan pada harga antam ini terjadi berbarengan dengan terkoreksinya dua jenama besar lainnya, yakni […]

  • Polemik Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar 2026: MC dan Juri Dinonaktifkan Usai Pernyataan Viral

    Polemik Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar 2026: MC dan Juri Dinonaktifkan Usai Pernyataan Viral

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 327
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Dunia pendidikan Kalimantan Barat mendadak heboh akibat insiden dalam ajang Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat provinsi. Ketegangan muncul saat pembawa acara, Shindy Lutfiana, melontarkan kalimat yang dianggap meremehkan siswa SMAN 1 Pontianak. Ucapan tersebut memicu gelombang kritik dari masyarakat hingga akhirnya pihak penyelenggara mengambil tindakan tegas. Peristiwa ini menjadi […]

expand_less