Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » Gaya Hidup » Kompetisi Tidur di Jepang “Matt Race” Berhadiah Rp 253 Juta, Ini Syaratnya

Kompetisi Tidur di Jepang “Matt Race” Berhadiah Rp 253 Juta, Ini Syaratnya

  • account_circle firmansyah
  • calendar_month 7 jam yang lalu
  • visibility 7
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kebaruan. Kompetisi tidur di Jepang kembali menarik perhatian publik lewat gelaran bertajuk “Matt Race” yang digagas Koala Japan, perusahaan furnitur dan kasur asal Australia. Ajang unik ini akan digelar pada Oktober 2026, mengundang para peserta untuk berlomba mencari siapa yang bisa tidur paling nyenyak di atas kasur.

Berbeda dari lomba tidur biasa, Matt Race justru menghadirkan tantangan tersendiri. Panitia akan sengaja mengganggu tidur peserta selama 90 menit berlangsung, sehingga peserta dituntut tetap tenang dan mempertahankan kualitas tidurnya di tengah gangguan tersebut.

Lokasi dan Jadwal Pelaksanaan

Ajang ini akan berlangsung di Share Green Minami Aoyama, kawasan Minato, Tokyo, pada 5 Oktober 2026. Panitia menyiapkan tiga sesi lomba, masing-masing berdurasi 90 menit dengan kuota sekitar 20 peserta per sesi.

Bagi yang tertarik mengikuti kompetisi tidur di Jepang ini, pendaftaran dapat dilakukan secara online melalui situs resmi mattrace.jp. Periode pendaftaran dibuka hingga 16 September pukul 23.59 waktu setempat, jadi calon peserta perlu bergerak cepat sebelum kuota penuh.

Cara Penilaian dan Penentuan Pemenang

Setiap peserta wajib mengenakan alat pemantau tidur sebelum berbaring di kasur. Alat ini merekam sejumlah indikator penting, mulai dari kedalaman tidur, kualitas tidur secara keseluruhan, kecepatan tertidur, hingga stabilitas tidur sepanjang sesi berlangsung. Tim dokter turut mengawasi jalannya kompetisi demi memastikan keamanan dan validitas penilaian.

Dari data tersebut, panitia menyusun “skor tidur” yang menjadi acuan utama penentuan juara. Peserta dengan skor tertinggi di antara tiga jadwal lomba berhak menyandang gelar pemenang utama.

Hadiah Menggiurkan hingga Rp 253 Juta

Koala Japan menyiapkan hadiah uang tunai sebesar 2,22 juta yen atau setara Rp 253 juta bagi pemenang utama. Selain itu, panitia juga menyediakan hadiah untuk peringkat kedua dan ketiga, lengkap dengan sejumlah penghargaan kategori khusus yang tak kalah menarik.

Dua di antaranya adalah Deep Sleep Dive, yang diberikan kepada peserta dengan tingkat kedalaman tidur paling ekstrem, dan Sleep Flip Award untuk peserta dengan gaya tidur paling atraktif dan sering berganti posisi. Penilaian Sleep Flip Award mempertimbangkan frekuensi berguling serta variasi posisi tidur selama kompetisi berlangsung.

Syarat Wajib bagi Calon Peserta

Sebelum mendaftar, calon peserta perlu memahami sejumlah ketentuan resmi yang ditetapkan panitia Matt Race by Koala:

  • Berusia minimal 20 tahun
  • Tidak dalam kondisi hamil
  • Tidak mengonsumsi obat penyebab kantuk, seperti pil atau obat tidur
  • Bebas dari kondisi kesehatan yang berpotensi mengganggu jalannya kompetisi
  • Tidak dalam keadaan mabuk saat berpartisipasi
  • Tidak sengaja begadang atau mengalami kurang tidur berlebihan sebelum lomba
  • Dilarang menggunakan narkoba atau cara lain untuk memanipulasi pola tidur maupun hasil kompetisi
  • Dilarang mengganggu maupun merusak alat pengukur tidur
  • Wajib menjaga kebersihan diri, termasuk bebas dari bau badan, parfum menyengat, atau produk rambut berlebihan

Panitia berhak membatalkan keikutsertaan peserta apabila ditemukan kondisi kesehatan atau kebersihan yang berpotensi mengganggu kelancaran serta keadilan kompetisi.

Bagi pencinta tidur nyenyak sekaligus penasaran dengan tren wisata unik Jepang, kompetisi tidur di Jepang seperti Matt Race bisa jadi pengalaman langka yang layak dicoba, apalagi dengan hadiah yang tergolong fantastis untuk sekadar “berlomba tidur”.

F
Firmansyah ✔ Jurnalis Terverifikasi

Jurnalis Kebaruan.com · Meliput isu ekonomi, politik, dan peristiwa terkini dengan integritas jurnalistik.

✎ Ditulis & ditinjau editor   |   ↻ Diperbarui 13 Juni 2026   |   Kebijakan editorial   Metodologi
  • Penulis: firmansyah

Rekomendasi Untuk Anda

  • Naik Gunung Merbabu 3 Hari 2 Malam, Lengkap dengan Budget dan Tips Praktis

    Naik Gunung Merbabu 3 Hari 2 Malam, Lengkap dengan Budget dan Tips Praktis

    • calendar_month Rabu, 12 Agt 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 98
    • 0Komentar

    Kebaruan.com “Naik Merbabu lagi yuk, tapi kali ini cuma berdua aja.” Kalimat itu jadi awal mula trip ke Gunung Merbabu. Kali ini tiga hari dua malam. Tidak ada rombongan besar. Cuma dua orang, dua carrier, dan niat kuat lihat sabana dari dekat. Kalau kamu sedang timbang-timbang naik Merbabu berdua, tulisan ini semoga membantu. Saya tuangkan […]

  • Panduan Lengkap Ekspedisi Gunung Binaiya 2026: Rute Laut, Jalur Darat, dan Estimasi Biaya

    Panduan Lengkap Ekspedisi Gunung Binaiya 2026: Rute Laut, Jalur Darat, dan Estimasi Biaya

    • calendar_month Sabtu, 6 Jun 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 256
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Gunung Binaiya menyuguhkan salah satu petualangan paling magis dan menantang di timur Indonesia bagi para pencinta alam sejati. Berdiri gagah setinggi 3.027 meter di atas permukaan laut, puncak tertinggi di Pulau Seram ini masuk ke dalam kawasan konservasi Taman Nasional Manusela. Data kunjungan dari pihak pengelola taman nasional pada pertengahan tahun 2026 menunjukkan peningkatan […]

  • Dinamika Parlemen Street 2026: Mengapa Demonstrasi di Gedung DPR RI Kini Bergeser ke Isu Digital dan Pangan?

    Dinamika Parlemen Street 2026: Mengapa Demonstrasi di Gedung DPR RI Kini Bergeser ke Isu Digital dan Pangan?

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 193
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Pada hari ini, 16 April 2026, kawasan depan Gedung DPR/MPR RI kembali menjadi titik temu ribuan massa yang tergabung dalam Aliansi Kedaulatan Rakyat. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, tuntutan utama hari ini berfokus pada Revisi UU Perlindungan Data Pribadi dan penolakan kenaikan pajak impor alat produksi pertanian. Hingga siang ini, arus lalu lintas di Jalan […]

  • 10 Masjid Termegah di Indonesia, Wajib Dikunjungi Minimal Sekali

    10 Masjid Termegah di Indonesia, Wajib Dikunjungi Minimal Sekali

    • calendar_month Senin, 10 Agt 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 84
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia, Indonesia punya banyak masjid dengan arsitektur yang bikin siapa pun berhenti sejenak untuk mengagumi. Sebagian dibangun ratusan tahun lalu pada masa kesultanan, sebagian lagi baru berdiri satu dekade terakhir dengan desain modern. Berikut sepuluh masjid termegah di Indonesia yang layak masuk daftar kunjungan, baik untuk beribadah […]

  • Bocoran 26 Pemain Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Rizky Ridho Absen

    Bocoran 26 Pemain Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Rizky Ridho Absen

    • calendar_month Selasa, 18 Agt 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 72
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Pengamat sepakbola Ronny Pangemanan membocorkan susunan 26 pemain Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026. Kabar mengejutkan datang dari daftar tersebut: nama Rizky Ridho tidak masuk dalam pilihan pelatih John Herdman. FIFA ASEAN Cup 2026 bergulir mulai 26 September hingga 3 Oktober mendatang di Jakarta. PSSI sudah menetapkan Stadion Utama Gelora Bung Karno dan […]

  • Update Penyaluran Bantuan Langsung Tunai April 2026: Strategi Pemerintah Amankan Daya Beli di Akar Rumput

    Update Penyaluran Bantuan Langsung Tunai April 2026: Strategi Pemerintah Amankan Daya Beli di Akar Rumput

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 150
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Pemerintah kembali menggulirkan program Bantuan Langsung Tunai (BLT) sebagai bantalan ekonomi bagi jutaan keluarga prasejahtera. Per hari ini, 20 April 2026, proses distribusi telah memasuki fase krusial di berbagai wilayah, mulai dari daerah terpencil hingga pinggiran kota besar. Langkah ini bukan sekadar bagi-bagi uang, melainkan upaya strategis untuk memastikan roda ekonomi di tingkat bawah […]

expand_less