10 Masjid Termegah di Indonesia, Wajib Dikunjungi Minimal Sekali

Kebaruan.com Sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia, Indonesia punya banyak masjid dengan arsitektur yang bikin siapa pun berhenti sejenak untuk mengagumi. Sebagian dibangun ratusan tahun lalu pada masa kesultanan, sebagian lagi baru berdiri satu dekade terakhir dengan desain modern. Berikut sepuluh masjid termegah di Indonesia yang layak masuk daftar kunjungan, baik untuk beribadah maupun sekadar wisata religi.

1. Masjid Istiqlal, Jakarta

Masjid ini menyandang status sebagai masjid terbesar di Asia Tenggara, mampu menampung hingga 200.000 jemaah sekaligus. Pembangunannya digagas oleh Presiden Soekarno, dengan peletakan batu pertama dilakukan pada 24 Agustus 1951. Arsiteknya, Frederich Silaban, justru seorang Kristen Protestan, sebuah fakta menarik yang jarang diketahui banyak orang. Istiqlal berdiri berhadapan langsung dengan Gereja Katedral, simbol harmoni antarumat beragama di Jakarta.

2. Masjid Kubah Emas, Depok

Nama resminya Masjid Dian Al-Mahri, diambil dari nama pendirinya. Kubah emas yang menyelimuti bangunan inilah yang membuat masjid ini dikenal luas, bahkan sampai jadi ikon wisata religi Jabodetabek. Luas bangunannya mencapai hampir 8.000 meter persegi di atas lahan seluas 70 hektare, dengan kapasitas sekitar 20.000 jemaah.

3. Masjid Al-Akbar, Surabaya

Masjid Agung Surabaya ini berdiri di lahan seluas 11,2 hektare dan tercatat sebagai masjid terbesar ketiga di Indonesia. Pembangunannya dimulai pada 4 Agustus 1995, lalu diresmikan pada 10 November 2000 oleh Presiden KH Abdurrahman Wahid. Menara setinggi 99 meter jadi daya tarik tersendiri, karena pengunjung bisa naik dan menikmati panorama Kota Pahlawan dari ketinggian.

4. Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh

Masjid ini punya sejarah panjang sejak masa Kesultanan Aceh di bawah Sultan Iskandar Muda. Selain jadi salah satu masjid tertua di Indonesia, Baiturrahman juga dikenal karena arsitekturnya yang khas dengan kubah hitam dan halaman luas berhias payung elektrik mirip Masjid Nabawi. Daya tampungnya mencapai 30.000 jemaah, menjadikannya pusat ibadah sekaligus simbol ketahanan masyarakat Aceh pasca tsunami 2004.

5. Islamic Center Samarinda

Masjid ini menempati posisi sebagai bangunan masjid terbesar kedua di Asia Tenggara, dengan luas mencapai 43.500 meter persegi. Tujuh menara menjulang setinggi 99 meter mengelilingi kompleks masjid, menciptakan siluet yang megah terutama saat dilihat dari tepi Sungai Mahakam pada sore hari.

6. Masjid Al-Jabbar, Bandung

Berbeda dari kebanyakan masjid pada umumnya, Al-Jabbar tampil dengan bentuk menyerupai kubus besar berwarna abu-abu yang megah. Masjid ini baru rampung dibangun sekitar 2009, tapi popularitasnya melesat cepat berkat desain kontemporer yang unik dan area kolam refleksi di sekelilingnya.

7. Masjid Sheikh Zayed, Solo

Masjid ini menjadi simbol persahabatan antara Indonesia dan Uni Emirat Arab. Desainnya nyaris identik dengan Masjid Sheikh Zayed di Abu Dhabi, lengkap dengan kubah putih besar dan pilar-pilar marmer yang elegan. Kehadirannya di Solo langsung menarik perhatian wisatawan dan jemaah dari berbagai daerah.

8. Masjid Raya Makassar

Didirikan pada 1949, masjid ini termasuk salah satu yang tertua di era modern Indonesia. Gaya arsitekturnya memadukan unsur Timur Tengah dengan sentuhan Mediterania, terlihat jelas dari fasad hijau pastel dan dua menara tingginya. Di dalam kompleks masjid, tersimpan Al-Qur’an berukuran raksasa yang kerap jadi objek foto pengunjung.

9. Masjid Raya Sumatera Barat, Padang

Masjid ini tampil beda dengan atap gonjong khas rumah adat Minangkabau, jauh dari bentuk kubah konvensional. Desainnya yang unik membuat masjid ini langsung dikenali sebagai representasi identitas budaya Minang, sekaligus tempat ibadah yang tahan gempa berkat konstruksi modern.

10. Masjid Tiban, Malang

Terletak di tengah desa yang sederhana, masjid sepuluh lantai ini justru mengejutkan banyak orang karena proses pembangunannya nyaris tidak terlihat warga sekitar hingga akhirnya berdiri megah. Detail ornamennya sangat rumit, memadukan gaya Timur Tengah dan sentuhan arsitektur khas pesantren, membuat banyak pengunjung penasaran ingin melihat langsung dari dekat.

Tips Berkunjung ke Masjid-Masjid Ini

Sebagian besar masjid termegah dalam daftar ini terbuka untuk wisatawan non-Muslim, asal tetap menjaga etika berpakaian sopan dan tidak mengganggu jemaah yang sedang beribadah. Waktu terbaik berkunjung biasanya di luar jam salat, supaya bisa lebih leluasa mengeksplorasi arsitektur bangunan tanpa terburu-buru. Beberapa masjid, seperti Kubah Emas dan Al-Jabbar, bahkan menyediakan area khusus untuk wisatawan yang ingin berfoto atau sekadar menikmati suasana.

Sepuluh masjid ini membuktikan bahwa kemegahan arsitektur Islam di Indonesia tidak kalah dengan negara mana pun. Kalau berencana traveling ke kota-kota tersebut, menyempatkan diri mampir ke salah satu masjid ini rasanya sayang untuk dilewatkan.

F
Firmansyah ✔ Jurnalis Terverifikasi

Jurnalis Kebaruan.com · Meliput isu ekonomi, politik, dan peristiwa terkini dengan integritas jurnalistik.

✎ Ditulis & ditinjau editor   |   ↻ Diperbarui 13 Juni 2026   |   Kebijakan editorial   Metodologi