Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » Gaya Hidup » Asap Karhutla Mulai Menjauh dari Jabodetabek, Ini Kata BMKG

Asap Karhutla Mulai Menjauh dari Jabodetabek, Ini Kata BMKG

  • account_circle Firmansyah
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 3
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kebaruan. Citra satelit pada Jumat (16/10) menunjukkan asap karhutla masuk atmosfer Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi hanya sesaat. Sekretaris Utama BMKG, Guswanto, menyebut asap itu tidak lama berada di sana dan tidak berdampak pada kualitas udara permukaan.

Pantauan Sabtu pukul 08.00, 10.00, dan 13.00 WIB memperlihatkan pergeseran bertahap. Angin yang melemah dan arah angin yang berubah mendorong asap menjauh. BMKG masih mendeteksi sisa sebaran di Pesisir Barat Banten, pada ketinggian 10.000 sampai 18.000 kaki atau sekitar 3 sampai 5,4 kilometer.

Kenapa asap karhutla bisa sampai Jawa

Sumbernya jauh. BMKG mencatat 478 titik panas dengan tingkat kepercayaan tinggi pada 16 Oktober, dan Sumatera Selatan menyumbang yang terbanyak, yaitu 189 titik. Asap masih tersebar di sebagian besar Sumatera, Kalimantan, Sulawesi bagian tengah hingga selatan, Maluku, dan Papua.

Secara meteorologis, asap bisa menempuh ratusan kilometer bila aliran udara mengarah ke Laut Jawa. Ahli bencana Daryono mengingatkan bahwa jalurnya harus dibuktikan dengan data angin aktual.

Kualitas udara Jakarta: belum sepenuhnya baik

Di sinilah perlu ketelitian. Satelit mendeteksi asap di atmosfer, bukan polusi di permukaan tanah. BMKG menegaskan penurunan kualitas udara di Jakarta tidak otomatis berasal dari asap karhutla.

Meski begitu, angkanya tetap perlu dicermati. Pada Sabtu pukul 06.00, IQAir mencatat AQI 173 dengan PM2.5 87 mikrogram per meter kubik, kategori tidak sehat. Angka itu 17,4 kali nilai panduan tahunan WHO. Data resmi Pemprov DKI juga menunjukkan kondisi tidak merata. Pukul 07.00, Tanjung Priok mencatat ISPU 156 (tidak sehat), sedangkan Kalideres hanya 60.

Gubernur Pramono Anung mengakui udara Jakarta memburuk dalam dua sampai tiga hari terakhir. Ia memerintahkan Dinas Kesehatan bersiap membantu warga yang mengalami gangguan pernapasan.

Imbauan untuk warga

Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, mengimbau warga waspada terhadap cuaca panas, udara kering, dan penurunan kualitas udara. Anak-anak, lansia, dan penderita gangguan pernapasan perlu lebih berhati-hati. BMKG menyarankan masker yang sesuai, cukup minum, dan membatasi aktivitas di luar ruangan.

BPBD DKI menyarankan masker N95 atau KN95 saat keluar rumah. Masker kain biasa kurang efektif menahan partikel halus PM2.5. Wakil Gubernur Rano Karno meminta warga tetap tenang dan tidak panik.

Yang perlu dipantau berikutnya

Titik panas masih menyala di banyak wilayah, jadi asap bisa kembali bergeser seiring perubahan angin. Pantau data kualitas udara di udara.jakarta.go.id atau aplikasi resmi BMKG, bukan hanya citra satelit.

Risiko kesehatan ditentukan oleh angka PM2.5 di tempat Anda berada. Jadi, periksa kondisi udara di lokasi sebelum beraktivitas di luar.

F
Firmansyah ✔ Jurnalis Terverifikasi

Jurnalis Kebaruan.com · Meliput isu ekonomi, politik, dan peristiwa terkini dengan integritas jurnalistik.

✎ Ditulis & ditinjau editor   |   ↻ Diperbarui 13 Juni 2026   |   Kebijakan editorial   Metodologi
  • Penulis: Firmansyah

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kebakaran Lahan di Gunung Gede Pangrango Surya Kencana TNGGP, Jalur Pendakian Ditutup Sementara

    Kebakaran Lahan di Gunung Gede Pangrango Surya Kencana TNGGP, Jalur Pendakian Ditutup Sementara

    • calendar_month Sabtu, 8 Agt 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Kebakaran lahan sempat melalap kawasan Alun-Alun Barat Surya Kencana di Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP). Petugas berhasil menjinakkan api sebelum sempat merambat ke area hutan yang lebih luas. Kementerian Kehutanan (Kemenhut) langsung mengambil langkah antisipatif dengan menutup seluruh jalur pendakian selama lima hari. Kronologi Kejadian Kepala Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango […]

  • Tiga Rumah Ludes Terbakar di Bojonggede Bogor, Lilin Mainan Anak Saat Mati Lampu Jadi Penyebabnya

    Tiga Rumah Ludes Terbakar di Bojonggede Bogor, Lilin Mainan Anak Saat Mati Lampu Jadi Penyebabnya

    • calendar_month Sabtu, 20 Jun 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 230
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Jumat petang, 19 Juni 2026, warga Kampung Gelonggong, Desa Kedung Waringin, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor dikejutkan kobaran api yang bergerak cepat. Tiga unit rumah ludes dilalap si jago merah dalam waktu singkat. Satu unit sepeda motor turut hangus tak tersisa. Kejadian ini meninggalkan duka mendalam bagi tiga keluarga yang kehilangan tempat tinggal mereka dalam […]

  • Panduan Lengkap Wisata ke Pantai Drini 2026: Rute Darat, Transportasi Umum, dan Estimasi Budget

    Panduan Lengkap Wisata ke Pantai Drini 2026: Rute Darat, Transportasi Umum, dan Estimasi Budget

    • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 333
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Pantai Drini menawarkan fenomena alam yang luar biasa unik karena memiliki dua karakter ombak yang saling bertolak belakang dalam satu garis pantai. Terletak di Desa Banjarejo, Tanjungsari, Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta, destinasi menawan ini terbelah oleh sebuah pulau karang kecil di bagian tengahnya. Data statistik kunjungan dari Dinas Pariwisata setempat pada pertengahan tahun 2026 menunjukkan […]

  • benarkah-ai-menyerap-air-fakta-konsumsi-air-pusat-data

    Benarkah AI Menyerap Air? Ini Fakta Konsumsi Air Pusat Data

    • calendar_month Selasa, 6 Okt 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 153
    • 0Komentar

    Kebaruan. Jawabannya benar, tetapi tidak langsung. AI menyerap air lewat pusat data yang menjalankannya, bukan lewat aplikasinya. Server AI menghasilkan panas besar, dan banyak fasilitas mendinginkannya dengan air yang sebagian menguap. Angkanya jauh lebih kecil per pertanyaan daripada klaim viral, tetapi menumpuk besar di tingkat pusat data. Berapa air yang terpakai setiap kali Anda bertanya […]

  • Kasus Korupsi Makan Bergizi Gratis: Dugaan Mark Up Motor Listrik Rp 1,1 Triliun

    Kasus Korupsi Makan Bergizi Gratis: Dugaan Mark Up Motor Listrik Rp 1,1 Triliun

    • calendar_month Sabtu, 13 Jun 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 276
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali tersandung masalah hukum yang serius. Kejaksaan Agung kini tengah mendalami dugaan praktik korupsi dalam pengadaan unit sepeda motor listrik MBG untuk mendukung operasional program tersebut. Nilai kerugian negara dalam kasus ini tergolong fantastis, yakni mendekati pagu anggaran sebesar Rp 1,1 triliun. Modus Penggelembungan Harga Tersangka utama dalam kasus […]

  • Pendaftaran SPMB Banten 2026 Jalur Domisili Ditutup Malam Ini, Segera Daftar!

    Pendaftaran SPMB Banten 2026 Jalur Domisili Ditutup Malam Ini, Segera Daftar!

    • calendar_month Kamis, 11 Jun 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 205
    • 0Komentar

    Waktu pendaftaran Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Banten 2026 jenjang SMA jalur domisili memasuki tahap akhir. Calon siswa memiliki kesempatan mendaftar melalui situs resmi spmb.bantenprov.go.id hingga malam ini, 11 Juni 2026, pukul 00.00 WIB. Pihak SPMB Banten sebagai penyelenggara menegaskan bahwa jadwal pendaftaran berlangsung selama dua hari, yakni tanggal 10 hingga 11 Juni 2026. Persyaratan […]

expand_less