Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Gibran Tak Duduk di Samping Prabowo Subianto, Istana: Cuma Soal Teknis

Gibran Tak Duduk di Samping Prabowo Subianto, Istana: Cuma Soal Teknis

  • account_circle Firmansyah
  • calendar_month Selasa, 21 Jul 2026
  • visibility 84
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kebaruan.com Posisi duduk Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang tidak lagi bersebelahan langsung menyita perhatian publik. Kejadian ini muncul dalam sidang kabinet paripurna (SKP) di Istana Negara, Jakarta, Senin (20/7).

Formasi Duduk yang Berubah

Prabowo Subianto menggelar sidang kabinet yang dihadiri para menteri, wakil menteri, kepala lembaga, hingga penasihat dan utusan khusus presiden. Meja Prabowo ditempatkan di bagian tengah, menghadap seluruh anggota kabinet yang duduk membentuk formasi huruf U.

Formasi inilah yang memicu sorotan. Gibran tidak lagi duduk tepat di samping Prabowo, melainkan berada di jajaran menteri. Publik langsung membandingkannya dengan sidang kabinet sebelumnya, di mana posisi Gibran sejajar dengan Prabowo.

Penjelasan Mensesneg Soal Kebutuhan Teleprompter

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi langsung merespons spekulasi yang beredar. Ia menjelaskan Presiden memanfaatkan SKP semester pertama 2026 untuk mengevaluasi program-program prioritas pemerintah secara langsung.

“Tadi yang kami sampaikan bahwa ini sidang kabinet paripurna di semester pertama, memang Bapak Presiden mengambil kesempatan itu untuk yang pertama tentu melakukan evaluasi terhadap seluruh program-program prioritas yang tengah dijalankan oleh pemerintah,” kata Pras saat jumpa pers di Kompleks Istana Kepresidenan, Selasa (21/7/2026).

Menurut Pras, Prabowo ingin menyampaikan pencapaian pemerintah selama kurang lebih 20-21 bulan masa jabatannya. Karena materi yang disampaikan sangat banyak dan perlu didukung data-data lengkap, Presiden menggunakan alat bantu teleprompter dalam sidang tersebut.

“Nah, di situ karena beliau ingin menjelaskan banyak sekali program, maka kemarin kalau Saudara-saudara perhatikan karena banyaknya program itu juga harus diikuti atau didukung dengan data-data, maka kemarin beliau kan menggunakan alat bantu namanya teleprompter,” imbuhnya.

Bukan Soal Subordinasi, Tegas Pras

Pras menegaskan kebutuhan teknis inilah yang membuat tata letak meja Prabowo Subianto dan Gibran berubah dari sidang-sidang sebelumnya. Ia memastikan tidak ada kepentingan lain di balik perubahan posisi tersebut.

“Nah, itulah yang kemudian menjawab pertanyaan yang secara layout, kalau Saudara-saudara kemarin perhatikan adalah Bapak Presiden berada di tengah-tengah. Dan kalau yang dipertanyakan adalah posisi dari Bapak Wakil Presiden, kalau menurut kami ini hanya masalah kebutuhan teknis semata, tidak ada hal-hal lain yang mungkin perlu dikhawatirkan,” katanya.

Ia juga menepis narasi yang mengaitkan perubahan posisi duduk ini dengan isu subordinasi di internal pemerintahan. Menurutnya, seluruh jajaran kabinet justru kompak menyukseskan program kerja nasional.

“Tidak ada, sama sekali tidak ada, sama sekali tidak ada. Kami pada posisi kita sekarang sedang kompak-kompaknya, sedang semua berusaha keras mencapai apa yang menjadi garis dari Bapak Presiden,” tegasnya.

Pras Ajak Publik Fokus ke Substansi

Di akhir penjelasannya, Pras meminta publik lebih memperhatikan pesan substantif yang disampaikan Presiden dalam sidang tersebut. Ia menyebut evaluasi dan penilaian terhadap kinerja Kabinet Merah Putih jadi fokus utama pertemuan itu.

“Yang paling penting justru bagaimana secara substantif apa yang disampaikan oleh Bapak Presiden kepada seluruh jajaran adalah memberikan penilaian, memberikan evaluasi, menyampaikan prestasi-prestasi Kabinet Merah Putih yang selama kurang lebih 21 bulan diberikan kepercayaan di bawah pimpinan Bapak Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Bapak Gibran Rakabuming Raka,” ujarnya.

Kenapa Isu Ini Cepat Menyebar?

Perubahan posisi duduk pejabat tinggi negara memang selalu jadi bahan pembacaan simbolik di ranah politik. Publik dan pengamat kerap membaca tata letak seperti ini sebagai sinyal relasi kekuasaan, meski penjelasan resminya murni bersifat teknis.

Momen ini menunjukkan betapa detail kecil dalam protokoler kenegaraan bisa memicu diskusi luas, apalagi di tengah sorotan publik terhadap dinamika hubungan Presiden dan Wakil Presiden menjelang dua tahun masa pemerintahan.

F
Firmansyah ✔ Jurnalis Terverifikasi

Jurnalis Kebaruan.com · Meliput isu ekonomi, politik, dan peristiwa terkini dengan integritas jurnalistik.

✎ Ditulis & ditinjau editor   |   ↻ Diperbarui 13 Juni 2026   |   Kebijakan editorial   Metodologi

  • Penulis: Firmansyah

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jenis Bahan-Bahan untuk Baju Kerudung, Lengkap dengan Karakteristiknya

    Jenis Bahan-Bahan untuk Baju Kerudung, Lengkap dengan Karakteristiknya

    • calendar_month Sabtu, 5 Sep 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 57
    • 0Komentar

    Kebaruan. Memilih jenis bahan-bahan yang tepat menentukan kenyamanan dan tampilan akhir sebuah kerudung. Bahan yang adem cocok untuk cuaca panas, sementara bahan yang jatuh lebih pas untuk acara formal. Berikut ragam bahan populer yang biasa dipakai penjahit dan produsen kerudung di Indonesia. Katun Katun menjadi pilihan utama banyak orang karena sifatnya yang menyerap keringat dengan […]

  • Panduan Lengkap Liburan ke Pulau Jeju 2026: Rute Penerbangan, Bus Publik, dan Estimasi Budget

    Panduan Lengkap Liburan ke Pulau Jeju 2026: Rute Penerbangan, Bus Publik, dan Estimasi Budget

    • calendar_month Sabtu, 6 Jun 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 147
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Pulau Jeju terus memancarkan pesona magisnya sebagai salah satu destinasi wisata alam paling menakjubkan di Asia Timur. Memiliki predikat sebagai keajaiban alam dunia, pulau vulkanik di selatan Semenanjung Korea ini menyuguhkan perpaduan epik antara tebing lava hitam, pantai berpasir putih, dan kemegahan Gunung Hallasan. Data statistik kunjungan pelancong mancanegara pada pertengahan tahun 2026 menunjukkan […]

  • Harga Antam Melesat Hari Ini: Cek Nilai Logam Mulia Terkini

    Harga Antam Melesat Hari Ini: Cek Nilai Logam Mulia Terkini

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 125
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Harga Antam beserta berbagai jenis emas batangan lainnya mencatatkan lonjakan nilai yang cukup signifikan pada perdagangan awal pekan ini, Senin (25/5/2026). Para pelaku investasi komoditas aman (safe haven) merespons positif pergerakan grafik yang terus merangkak naik secara meyakinkan di Galeri 24. Galeri 24 selaku anak perusahaan Pegadaian menyediakan berbagai macam merek emas batangan dengan […]

  • Harga Antam Hari Ini Bangkit Melesat Setelah Tiga Hari Terpuruk

    Harga Antam Hari Ini Bangkit Melesat Setelah Tiga Hari Terpuruk

    • calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 138
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Pasar investasi aset aman (safe haven) menunjukkan gairah yang sangat positif pada perdagangan menjelang akhir pekan ini. Pergerakan grafik Harga Antam hari ini sukses mencetak rebound yang cukup signifikan setelah sempat mengalami tekanan berturut-turut sejak awal pekan. Para pelaku pasar modal menyambut baik tren hijau ini sebagai momentum pemulihan nilai aset yang bernilai sangat […]

  • Wacana Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan 2026: Hanya Untuk Kelas Menengah ke Atas?

    Wacana Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan 2026: Hanya Untuk Kelas Menengah ke Atas?

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 194
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) kini berada di persimpangan jalan. Kabar mengenai kenaikan iuran BPJS Kesehatan pada tahun 2026 kembali mencuat setelah pemerintah memproyeksikan adanya jurang defisit pembiayaan yang cukup dalam, yakni berkisar antara Rp 20 triliun hingga Rp 30 triliun sepanjang tahun ini. Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin (BGS), menegaskan bahwa evaluasi tarif […]

  • Strategi Cuan 2026: Daftar Aplikasi Penghasil Saldo DANA Tercepat yang Terbukti Membayar

    Strategi Cuan 2026: Daftar Aplikasi Penghasil Saldo DANA Tercepat yang Terbukti Membayar

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 713
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Mendapatkan uang tambahan melalui penghasil saldo DANA kini menjadi tren yang sangat digemari oleh masyarakat Indonesia yang ingin memanfaatkan waktu luang dengan produktif. Banyak orang mulai beralih menggunakan smartphone mereka bukan hanya untuk hiburan, tetapi sebagai alat untuk meraup pundi-pundi rupiah secara digital. Namun, Anda harus tetap waspada karena tidak semua platform yang menawarkan […]

expand_less