Kenapa Pusing Kepala Muncul Setelah Terlalu Lama Menatap Layar HP?

Kebaruan.com Pusing kepala sering menyerang setelah Anda scroll media sosial berjam-jam atau menonton video tanpa jeda. Keluhan ini bukan kebetulan, melainkan reaksi nyata tubuh terhadap paparan layar yang berlebihan. Yuk, kenali penyebabnya supaya Anda bisa mencegahnya sejak dini.

Mata Bekerja Ekstra Keras

Saat menatap layar HP, mata Anda otomatis fokus pada objek berukuran kecil dalam jarak dekat. Otot mata pun bekerja lebih keras dibanding saat melihat objek jauh. Kondisi ini dikenal sebagai digital eye strain atau ketegangan mata digital, dan salah satu gejala paling umum yang muncul adalah pusing kepala di area dahi atau belakang mata.

Frekuensi Berkedip Menurun Drastis

Normalnya, manusia berkedip sekitar 15-20 kali per menit. Namun, saat asyik menatap layar, frekuensi berkedip Anda bisa turun hingga separuhnya. Akibatnya, permukaan mata jadi kering dan iritasi ringan pun muncul. Rasa tegang di sekitar mata inilah yang kemudian menjalar menjadi pusing kepala, terutama jika Anda menatap layar tanpa jeda selama berjam-jam.

Cahaya Biru dan Kontras Layar Ikut Berperan

Layar HP memancarkan cahaya biru dalam intensitas tinggi. Paparan cahaya ini merangsang otak untuk tetap terjaga, sekaligus membuat mata bekerja lebih keras menyesuaikan kontras gambar. Ditambah lagi, kecerahan layar yang tidak sesuai dengan pencahayaan ruangan sekitar bisa memperparah ketegangan pada saraf optik.

Postur Leher yang Menunduk Terlalu Lama

Banyak orang tanpa sadar menunduk saat memegang HP, dan kebiasaan ini memberi tekanan ekstra pada leher serta otot bahu. Postur seperti ini kerap disebut “text neck syndrome”. Ketegangan otot leher yang menjalar ke kepala inilah salah satu pemicu pusing kepala yang sering luput dari perhatian banyak orang.

Dehidrasi dan Kurang Istirahat Jadi Faktor Tambahan

Ketika asyik bermain HP, banyak orang lupa minum air atau beristirahat sejenak. Padahal, dehidrasi ringan saja sudah cukup memicu sakit kepala. Kombinasi antara mata lelah, otot leher tegang, dan tubuh kurang cairan inilah yang membuat pusing kepala terasa makin berat.

Cara Sederhana Mencegahnya

Anda bisa menerapkan aturan 20-20-20: setiap 20 menit menatap layar, alihkan pandangan ke objek berjarak 20 kaki (sekitar 6 meter) selama 20 detik. Selain itu, atur kecerahan layar sesuai kondisi ruangan, jaga jarak pandang minimal 30-40 cm dari mata, dan usahakan duduk dengan posisi kepala tegak, bukan menunduk.

Jangan lupa juga untuk rutin minum air putih dan beristirahat sejenak setiap satu jam sekali. Kebiasaan kecil ini terbukti ampuh mengurangi ketegangan mata sekaligus mencegah pusing kepala kambuh terlalu sering.

Jika pusing kepala terus berlanjut meski Anda sudah mengurangi waktu layar, sebaiknya periksakan diri ke dokter. Bisa jadi ada faktor lain yang perlu ditangani lebih lanjut, seperti gangguan refraksi mata atau masalah kesehatan lainnya.

F
Firmansyah ✔ Jurnalis Terverifikasi

Jurnalis Kebaruan.com · Meliput isu ekonomi, politik, dan peristiwa terkini dengan integritas jurnalistik.

✎ Ditulis & ditinjau editor   |   ↻ Diperbarui 13 Juni 2026   |   Kebijakan editorial   Metodologi