Kebaruan.com Makanan khas Semarang menyimpan kekayaan rasa yang memadukan pengaruh Jawa, Tionghoa, dan Belanda dalam satu suapan. Kota ini bukan cuma punya Lawang Sewu sebagai ikon wisata, tapi juga deretan kuliner legendaris yang sayang dilewatkan. Berikut sepuluh rekomendasi makanan khas Semarang yang bisa jadi panduan wisata kuliner Anda.
1. Lumpia Semarang
Lumpia menjadi kuliner paling ikonik dan identik dengan Kota Semarang. Isian rebung, telur, udang, atau ayam terbungkus kulit tipis yang renyah saat digoreng. Anda bisa menikmatinya dalam versi goreng maupun basah, lengkap dengan saus manis khas dan acuan timun segar.
Rekomendasi tempat: Lunpia Gang Lombok, Jl. Inspeksi No.11, Purwodinatan, Semarang Tengah.
2. Tahu Gimbal
Tahu gimbal memadukan tahu goreng, lontong, kol mentah, dan gimbal alias bakwan udang dalam satu piring. Kuahnya terbuat dari bumbu kacang yang gurih dan sedikit pedas, menciptakan perpaduan rasa yang bikin ketagihan. Kuliner ini paling nikmat disantap saat masih hangat.
Rekomendasi tempat: Tahu Gimbal Haji Edy, Jl. Pandanaran No.2, Mugassari, Semarang Selatan.
3. Bandeng Presto
Bandeng presto lahir dari teknik memasak bertekanan tinggi yang membuat duri ikan bandeng jadi lunak dan aman dikunyah. Rasa gurih dagingnya tetap terjaga, bahkan makin nikmat setelah digoreng kering. Banyak wisatawan menjadikan bandeng presto sebagai oleh-oleh favorit dari Semarang.
Rekomendasi tempat: Bandeng Juwana Elrina, Jl. Pandanaran No.57, Randusari, Semarang Selatan.
4. Wingko Babat
Wingko babat merupakan kue tradisional berbahan dasar kelapa parut, tepung ketan, dan gula. Teksturnya kenyal dengan aroma kelapa yang kuat, cocok jadi camilan sekaligus buah tangan. Meski namanya “babat”, kudapan ini sama sekali tidak mengandung jeroan sapi.
Rekomendasi tempat: Wingko Babad Cap Kereta Api, Jl. Cendrawasih No.14, kawasan Kota Lama.
5. Tahu Petis
Berbeda dari tahu gimbal, tahu petis menyajikan tahu goreng yang disantap bersama sambal petis khas Semarang. Rasa petisnya gurih, sedikit manis, dan beraroma khas udang fermentasi. Kuliner sederhana ini sering jadi camilan sore favorit warga lokal.
Rekomendasi tempat: paling mudah ditemukan di sekitar Pasar Johar dan kawasan Kota Lama, biasanya dijajakan pedagang kaki lima.
6. Nasi Ayam Semarang
Nasi ayam khas Semarang tampil beda dari nasi ayam daerah lain karena disiram kuah santan berwarna kecokelatan. Lauk pendampingnya berupa ayam suwir, telur pindang, dan sambal goreng krecek. Perpaduan gurih dan manis ini jadi ciri khas masakan Jawa Tengah.
Rekomendasi tempat: Nasi Ayam Bu Wido, Jl. Melati Selatan, Brumbungan, Semarang Tengah.
7. Soto Bangkong
Soto Bangkong menawarkan kuah bening yang kaya rempah dengan isian daging ayam empuk. Nama “Bangkong” sendiri diambil dari lokasi warung legendarisnya di kawasan Jalan Brigjen Katamso. Semangkuk soto ini biasanya disantap bersama nasi dan sate kerang sebagai pelengkap.
Rekomendasi tempat: Soto Bangkong, Ruko Bangkong Plaza, Jl. Brigjend Katamso No.1, Peterongan.
8. Es Puter Cong Lik
Es puter Cong Lik jadi jajanan legendaris yang bertahan sejak puluhan tahun lalu. Proses pembuatannya masih tradisional, memakai teknik memutar wadah es di atas es batu dan garam. Rasanya creamy dengan pilihan topping seperti kacang, cincau, dan tape ketan.
Rekomendasi tempat: Es Puter Cong Lik Cabang Utama, Jl. KH Ahmad Dahlan No.11, Karangkidul, Semarang Tengah.
9. Gandos
Gandos merupakan kue tradisional berbahan tepung beras dan kelapa parut yang dipanggang menggunakan cetakan khusus. Teksturnya renyah di luar, lembut di dalam, dengan rasa gurih manis yang pas. Kudapan ini sering muncul sebagai teman minum teh sore.
Rekomendasi tempat: biasanya dijajakan di pasar tradisional seperti Pasar Peterongan dan sekitar kawasan Simpang Lima pada pagi hari.
10. Roti Ganjel Rel
Roti ganjel rel merupakan warisan kuliner era kolonial Belanda yang masih eksis hingga sekarang. Teksturnya padat menyerupai bantalan rel kereta, itulah asal nama uniknya. Rasa manis rempah kayu manis dan cengkih membuat roti ini punya cita rasa khas yang berbeda dari roti kebanyakan.
Rekomendasi tempat: Kue Ganjel Rel Nyonyah Cakery, Jl. Pandean Lamper III No.32, Peterongan, Semarang Selatan.
Jangan Lupa Cicipi Semua Kuliner Ini Saat Berkunjung
Sepuluh makanan khas Semarang di atas hanya sebagian kecil dari kekayaan kuliner kota ini. Setiap hidangan membawa cerita sejarah dan budaya yang berpadu dalam satu piring. Jadi, saat Anda berkunjung ke Semarang, jangan cuma berburu foto di tempat wisata, sempatkan juga menjelajahi ragam rasa kuliner khasnya.
