Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » Gaya Hidup » Kompetisi Tidur di Jepang “Matt Race” Berhadiah Rp 253 Juta, Ini Syaratnya

Kompetisi Tidur di Jepang “Matt Race” Berhadiah Rp 253 Juta, Ini Syaratnya

  • account_circle firmansyah
  • calendar_month 6 jam yang lalu
  • visibility 6
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kebaruan. Kompetisi tidur di Jepang kembali menarik perhatian publik lewat gelaran bertajuk “Matt Race” yang digagas Koala Japan, perusahaan furnitur dan kasur asal Australia. Ajang unik ini akan digelar pada Oktober 2026, mengundang para peserta untuk berlomba mencari siapa yang bisa tidur paling nyenyak di atas kasur.

Berbeda dari lomba tidur biasa, Matt Race justru menghadirkan tantangan tersendiri. Panitia akan sengaja mengganggu tidur peserta selama 90 menit berlangsung, sehingga peserta dituntut tetap tenang dan mempertahankan kualitas tidurnya di tengah gangguan tersebut.

Lokasi dan Jadwal Pelaksanaan

Ajang ini akan berlangsung di Share Green Minami Aoyama, kawasan Minato, Tokyo, pada 5 Oktober 2026. Panitia menyiapkan tiga sesi lomba, masing-masing berdurasi 90 menit dengan kuota sekitar 20 peserta per sesi.

Bagi yang tertarik mengikuti kompetisi tidur di Jepang ini, pendaftaran dapat dilakukan secara online melalui situs resmi mattrace.jp. Periode pendaftaran dibuka hingga 16 September pukul 23.59 waktu setempat, jadi calon peserta perlu bergerak cepat sebelum kuota penuh.

Cara Penilaian dan Penentuan Pemenang

Setiap peserta wajib mengenakan alat pemantau tidur sebelum berbaring di kasur. Alat ini merekam sejumlah indikator penting, mulai dari kedalaman tidur, kualitas tidur secara keseluruhan, kecepatan tertidur, hingga stabilitas tidur sepanjang sesi berlangsung. Tim dokter turut mengawasi jalannya kompetisi demi memastikan keamanan dan validitas penilaian.

Dari data tersebut, panitia menyusun “skor tidur” yang menjadi acuan utama penentuan juara. Peserta dengan skor tertinggi di antara tiga jadwal lomba berhak menyandang gelar pemenang utama.

Hadiah Menggiurkan hingga Rp 253 Juta

Koala Japan menyiapkan hadiah uang tunai sebesar 2,22 juta yen atau setara Rp 253 juta bagi pemenang utama. Selain itu, panitia juga menyediakan hadiah untuk peringkat kedua dan ketiga, lengkap dengan sejumlah penghargaan kategori khusus yang tak kalah menarik.

Dua di antaranya adalah Deep Sleep Dive, yang diberikan kepada peserta dengan tingkat kedalaman tidur paling ekstrem, dan Sleep Flip Award untuk peserta dengan gaya tidur paling atraktif dan sering berganti posisi. Penilaian Sleep Flip Award mempertimbangkan frekuensi berguling serta variasi posisi tidur selama kompetisi berlangsung.

Syarat Wajib bagi Calon Peserta

Sebelum mendaftar, calon peserta perlu memahami sejumlah ketentuan resmi yang ditetapkan panitia Matt Race by Koala:

  • Berusia minimal 20 tahun
  • Tidak dalam kondisi hamil
  • Tidak mengonsumsi obat penyebab kantuk, seperti pil atau obat tidur
  • Bebas dari kondisi kesehatan yang berpotensi mengganggu jalannya kompetisi
  • Tidak dalam keadaan mabuk saat berpartisipasi
  • Tidak sengaja begadang atau mengalami kurang tidur berlebihan sebelum lomba
  • Dilarang menggunakan narkoba atau cara lain untuk memanipulasi pola tidur maupun hasil kompetisi
  • Dilarang mengganggu maupun merusak alat pengukur tidur
  • Wajib menjaga kebersihan diri, termasuk bebas dari bau badan, parfum menyengat, atau produk rambut berlebihan

Panitia berhak membatalkan keikutsertaan peserta apabila ditemukan kondisi kesehatan atau kebersihan yang berpotensi mengganggu kelancaran serta keadilan kompetisi.

Bagi pencinta tidur nyenyak sekaligus penasaran dengan tren wisata unik Jepang, kompetisi tidur di Jepang seperti Matt Race bisa jadi pengalaman langka yang layak dicoba, apalagi dengan hadiah yang tergolong fantastis untuk sekadar “berlomba tidur”.

F
Firmansyah ✔ Jurnalis Terverifikasi

Jurnalis Kebaruan.com · Meliput isu ekonomi, politik, dan peristiwa terkini dengan integritas jurnalistik.

✎ Ditulis & ditinjau editor   |   ↻ Diperbarui 13 Juni 2026   |   Kebijakan editorial   Metodologi
  • Penulis: firmansyah

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bareskrim Periksa Asisten Pribadi Youtuber RA Terkait Pembelian Puluhan Tabung Gas Tawa

    Bareskrim Periksa Asisten Pribadi Youtuber RA Terkait Pembelian Puluhan Tabung Gas Tawa

    • calendar_month Senin, 1 Jun 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 153
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Berdasarkan data resmi dari Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, penyidik memeriksa seorang perempuan berinisial CD (29) yang berstatus sebagai asisten pribadi Youtuber RA pada Jumat (22/5). Kasubdit III Dittipidnarkoba Bareskrim Polri, Kombes Zulkarnain Harahap, menjelaskan bahwa pemeriksaan ini berfokus pada kepemilikan, pembelian, dan pemakaian gas nitrous oxide (N2O) bermerek Whip Pink. Penyidik menemukan […]

  • Jadwal Lengkap Pembagian Dividen BMRI 2026: Cek Tanggal dan Analisis Sahamnya

    Jadwal Lengkap Pembagian Dividen BMRI 2026: Cek Tanggal dan Analisis Sahamnya

    • calendar_month Minggu, 3 Mei 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 320
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Memasuki awal bulan Mei 2026, kabar mengenai pembagian dividen bmri menjadi salah satu topik paling menarik bagi para investor pasar modal. Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) telah menyetujui pembagian sisa dividen tunai tahun buku 2025 dengan nilai total mencapai Rp35,14 triliun. Keputusan ini mencerminkan komitmen perseroan dalam memberikan imbal hasil yang optimal kepada […]

  • Rekayasa Lalu Lintas HUT ke-81 RI di Jakarta, Catat 18 Titik yang Bakal Ditutup

    Rekayasa Lalu Lintas HUT ke-81 RI di Jakarta, Catat 18 Titik yang Bakal Ditutup

    • calendar_month Senin, 17 Agt 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 83
    • 0Komentar

    Warga Jakarta perlu menyiapkan rute perjalanan alternatif pada Senin, 17 Agustus 2026. Dinas Perhubungan DKI Jakarta menutup dan mengalihkan arus di 18 ruas jalan sepanjang hari, menyesuaikan setiap tahapan perayaan HUT Kemerdekaan RI ke-81. Kawasan Monas hingga Dukuh Atas menjadi pusat kegiatan, sehingga pengaturan lalu lintas di sana berlangsung ketat sejak pagi hingga malam. Kepala […]

  • Gempa Magnitudo 7 NTT: Tembok Roboh di Maumere-Labuan Bajo, BMKG Survei Lokasi

    Gempa Magnitudo 7 NTT: Tembok Roboh di Maumere-Labuan Bajo, BMKG Survei Lokasi

    • calendar_month Sabtu, 15 Agt 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 163
    • 0Komentar

    Guncangan gempa magnitudo 7 yang mengguncang Mbay, Nagekeo, benar-benar meninggalkan jejak kerusakan. Dampaknya menyebar sampai Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT). BMKG mencatat laporan kerusakan masuk dari Maumere hingga Labuan Bajo. Tembok Roboh di Tiga Wilayah Terdampak Direktur Seismologi Teknik, Geofisika Potensial, dan Tanda Waktu BMKG, Teguh Rahayu, membeberkan detail kerusakan awal. Ia […]

  • Hasil Inggris vs Argentina 1-2 Semifinal Piala Dunia 2026: Gordon Buka Gol, Enzo dan Lautaro Balik Hajar Inggris

    Hasil Inggris vs Argentina 1-2 Semifinal Piala Dunia 2026: Gordon Buka Gol, Enzo dan Lautaro Balik Hajar Inggris

    • calendar_month Kamis, 16 Jul 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 91
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Inggris hampir saja menulis sejarah. Tapi Argentina punya rencana yang berbeda. Hasil semifinal Piala Dunia 2026 antara Inggris vs Argentina berakhir dengan kemenangan dramatis Albiceleste — skor akhir 2-1 untuk Argentina. Laga berlangsung di Mercedes-Benz Stadium, Atlanta, Kamis (16/7/2026) dini hari WIB. Argentina berhasil lolos ke final Piala Dunia 2026 usai menang dramatis atas […]

  • 5 CEO Teknologi Ini Dulunya Karyawan Biasa, Sekarang Pimpin Perusahaan Raksasa

    5 CEO Teknologi Ini Dulunya Karyawan Biasa, Sekarang Pimpin Perusahaan Raksasa

    • calendar_month Jumat, 17 Jul 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 99
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Saya selalu tertarik membaca kisah CEO besar, karena hampir semua orang lupa bahwa mereka pun pernah jadi karyawan biasa sebelum nama mereka dikenal dunia. Daftar CEO Index 2026 ini mengingatkan saya lagi soal itu — lima tokoh teknologi yang sekarang memimpin perusahaan bernilai miliaran dolar, ternyata dulu cuma menjalani pekerjaan yang terdengar biasa saja, […]

expand_less