Cara Aktifkan WhatsApp Plus di Android, Gratis Sebulan dan Cuma Rp13.900 per Bulan

Kebaruan.com Meta akhirnya resmi meluncurkan WhatsApp Plus di Indonesia — layanan berlangganan berbayar yang hadir dengan sejumlah fitur eksklusif yang tidak ada di versi gratis.

Harganya? Rp13.900 per bulan. Tidak terlalu mahal untuk ukuran layanan digital. Dan kabar baiknya, pengguna di Indonesia mendapat kesempatan mencoba seluruh fiturnya secara gratis selama satu bulan penuh tanpa biaya apapun.

Meta memperkenalkan WhatsApp Plus pertama kali pada akhir Mei lalu. Kini layanan itu mulai bergulir ke pengguna Indonesia — meski sebaran fiturnya belum merata ke semua akun sekaligus.

Apa Saja yang Didapat dari WhatsApp Plus?

Sebelum memutuskan langganan, wajar kalau kamu ingin tahu dulu apa yang benar-benar berbeda dari versi berbayar ini.

Berikut fitur eksklusif yang hanya tersedia di WhatsApp Plus:

Kustomisasi ikon dan tema aplikasi. Kamu bisa mengubah tampilan ikon WhatsApp dan memilih tema warna sesuai selera — sesuatu yang tidak bisa dilakukan di versi gratis tanpa aplikasi modifikasi pihak ketiga.

Stiker eksklusif. WhatsApp Plus menghadirkan koleksi stiker premium yang tidak tersedia di perpustakaan stiker biasa. Cocok untuk kamu yang suka mengekspresikan diri lewat stiker unik.

Pin hingga 20 chat sekaligus. Versi gratis hanya mengizinkan tiga chat yang bisa disematkan di bagian atas daftar percakapan. WhatsApp Plus menaikkan batas itu menjadi 20 chat — jauh lebih fleksibel untuk kamu yang mengelola banyak percakapan penting setiap harinya.

Cara Mengaktifkan WhatsApp Plus di Android — Langkah per Langkah

Sebelum mulai, pastikan aplikasi WhatsApp kamu sudah diperbarui ke versi terbaru lewat Google Play Store. Fitur WhatsApp Plus tidak akan muncul di versi lama.

Satu hal yang perlu kamu ketahui: sebaran fitur ini belum merata. Sebagian pengguna sudah bisa mengaksesnya sekarang, sebagian lain masih harus menunggu rollout dari Meta.

Kalau fiturnya sudah tersedia di akunmu, ikuti langkah berikut:

  • Langkah 1: Buka aplikasi WhatsApp, lalu masuk ke menu Pengaturan (Settings).
  • Langkah 2: Pilih opsi “Subscriptions” yang muncul di daftar menu pengaturan.
  • Langkah 3: Ketuk “WhatsApp Plus” untuk melihat detail layanan.
  • Langkah 4: Layar akan menampilkan rincian fitur yang kamu dapatkan. Ketuk tombol “Mulai uji coba gratis” atau Start your free month.
  • Langkah 5: Proses berlanjut ke Google Play Store untuk menyelesaikan aktivasi berlangganan.
  • Langkah 6: Geser toggle “Subscribe” ke kanan untuk mengonfirmasi langganan.

Selesai. Semua fitur eksklusif WhatsApp Plus langsung aktif dan siap digunakan.

Jangan Lupa Batalkan Sebelum Masa Gratis Habis

Ini bagian yang paling penting dan sering terlewat.

Uji coba gratis WhatsApp berlangsung selama satu bulan. Setelah periode itu berakhir, sistem otomatis memotong biaya langganan sebesar Rp13.900 dari metode pembayaran yang terhubung ke akun Google Play Store kamu.

Kalau kamu hanya ingin mencoba tanpa berniat melanjutkan berlangganan, batalkan langganan sebelum masa gratis habis. Caranya lewat pengaturan Google Play Store di bagian manajemen langganan.

Jadikan pengingat di kalender atau alarm ponsel sehari sebelum periode gratis berakhir. Langkah kecil itu bisa menyelamatkanmu dari tagihan yang tidak kamu inginkan.

WhatsApp Plus vs WhatsApp Biasa — Worth It atau Tidak?

Pertanyaan yang wajar muncul: apakah Rp13.900 per bulan itu sebanding dengan yang kamu dapat?

Jawabannya tergantung kebutuhan.

Kalau kamu pengguna WhatsApp yang aktif — mengelola banyak grup, sering berbagi stiker, dan suka personalisasi tampilan aplikasi — WhatsApp Plus menawarkan nilai yang cukup nyata. Pin 20 chat saja sudah sangat membantu bagi pengguna yang aktif berkomunikasi di banyak percakapan sekaligus.

Tapi kalau kamu pengguna kasual yang hanya memakai WhatsApp untuk chat keluarga dan teman dekat, versi gratis sudah lebih dari cukup. Tidak ada fitur di WhatsApp Plus yang sifatnya krusial untuk penggunaan sehari-hari yang sederhana.

Manfaatkan masa uji coba gratis sebulan penuh untuk merasakan sendiri — lalu putuskan apakah layak dilanjutkan atau tidak.

Tips Tambahan Sebelum Berlangganan

Pastikan koneksi internet stabil saat melakukan aktivasi. Proses yang terputus di tengah jalan bisa menyebabkan error dan kamu perlu mengulang dari awal.

Cek metode pembayaran di Google Play Store sebelum memulai uji coba. Pastikan kartu kredit atau dompet digital yang terhubung aktif — karena setelah masa gratis berakhir, tagihan otomatis akan menggunakan metode pembayaran itu.

Update WhatsApp secara rutin. Meta terus menambahkan fitur baru ke WhatsApp Plus. Versi terbaru selalu membawa perbaikan dan kemungkinan fitur eksklusif tambahan yang belum ada di versi sebelumnya.

Jangan konfusikan dengan aplikasi WhatsApp Mod. Ada banyak aplikasi tidak resmi di luar sana yang mengklaim sebagai “WhatsApp Plus.” WhatsApp Plus yang resmi hanya tersedia langsung dari menu pengaturan aplikasi WhatsApp resmi — bukan dari sumber pihak ketiga manapun.

WhatsApp Bergerak ke Arah Monetisasi — Ini Baru Permulaan

Langkah Meta menghadirkan WhatsApp Plus bukan kejutan bagi pengamat industri teknologi. WhatsApp selama ini menjadi salah satu produk Meta yang paling besar pengggunanya — tapi paling kecil kontribusinya terhadap pendapatan.

Dengan model berlangganan seperti ini, Meta mulai membuka jalur monetisasi baru dari basis pengguna WhatsApp yang mencapai lebih dari dua miliar orang di seluruh dunia.

Indonesia, dengan lebih dari 100 juta pengguna aktif WhatsApp, jelas menjadi pasar yang sangat strategis. Harga Rp13.900 per bulan yang relatif terjangkau menunjukkan Meta memang serius menyasar segmen pengguna Indonesia secara masif.

Fitur berbayar di WhatsApp kemungkinan besar akan terus berkembang ke depannya. WhatsApp Plus hari ini mungkin baru permulaan dari rangkaian layanan premium yang Meta siapkan untuk platform pesan instan paling populer di dunia ini.

F
Firmansyah ✔ Jurnalis Terverifikasi

Jurnalis Kebaruan.com · Meliput isu ekonomi, politik, dan peristiwa terkini dengan integritas jurnalistik.

✎ Ditulis & ditinjau editor   |   ↻ Diperbarui 13 Juni 2026   |   Kebijakan editorial   Metodologi