Kebaruan.com Marc Marquez kembali menegaskan dominasinya di MotoGP Aragon 2026. Rider Ducati itu finis terdepan setelah melahap 23 lap dengan catatan waktu 41 menit 10,969 detik pada balapan yang digelar Minggu (30/8/2026) malam WIB.
Marquez start dari posisi kedua. Begitu lampu start padam, ia langsung tancap gas dan merebut posisi terdepan dari rider Aprilia, Marco Bezzecchi. Sayangnya, posisi itu tidak bertahan lama.
Blunder di Tikungan Awal
Baby Alien, julukan Marquez, sempat melakukan kesalahan fatal begitu balapan dimulai. Ia lupa melepas rear device pada motornya, sehingga laju di Tikungan 2 dan 3 melambat drastis. Bezzecchi pun merebut kembali posisi terdepan.
“Kemarin saya sudah mengatakan bahwa titik kuncinya ada di Tikungan 1; saya mengatakannya lagi, tetapi saya melakukan kesalahan besar: saya lupa melepas rear device dan saya sangat lambat di Tikungan 2 dan 3,” ujar Marquez, dikutip dari As.
Meski sempat oleng, pebalap 33 tahun itu tidak panik. Ia membangun ritme balapnya perlahan sambil mencari celah untuk menyalip Bezzecchi. Pertarungan sengit pun terjadi di beberapa lap awal MotoGP Aragon.
Ambil Alih di Lap Keenam
Kesabaran Marquez berbuah manis. Pada lap keenam, ia akhirnya berhasil menyalip Bezzecchi dan kembali memimpin balapan. Sejak titik itu, laju Marquez sulit dibendung rider lain hingga garis finis.
“Sejak saat itu, saya berusaha membangun ritme balap saya; terjadi pertarungan yang seru di beberapa lap awal; kemudian, ketika balapan menyisakan sepuluh lap, saya mencoba mengatur ritme balap saya sendiri dan mengendalikannya,” kata Marquez menambahkan.
Strategi mengatur ritme sendiri di sepuluh lap terakhir terbukti ampuh. Marquez menjaga jarak aman dari para pengejarnya dan mengunci kemenangan di MotoGP Aragon 2026 sebagai hasil hat-trick kemenangannya musim ini.
Kemenangan ini turut memangkas jarak poin Marquez dari Jorge Martin di klasemen sementara MotoGP 2026. Persaingan gelar juara dunia pun kian memanas menjelang seri-seri berikutnya.
Konsistensi Marquez Musim Ini
Gelar juara di MotoGP Aragon 2026 melengkapi rentetan hasil positif Marquez sepanjang musim. Sirkuit Motorland Aragon memang punya sejarah manis baginya sejak masih membela Repsol Honda. Tahun ini, bersama Ducati, ia membuktikan performa itu tidak luntur meski sempat diganggu insiden kecil di awal lomba.
Bezzecchi sendiri harus puas finis di belakang Marquez usai kehilangan momentum pada lap keenam. Meski begitu, catatan waktunya tetap kompetitif dan menunjukkan Aprilia masih jadi ancaman serius bagi para rider papan atas.
Sementara itu, Jorge Martin yang menjadi rival terdekat Marquez di klasemen sementara tidak mampu tampil maksimal pada balapan kali ini. Hasil tersebut membuat selisih poin keduanya kian menipis, sekaligus membuka peluang persaingan ketat hingga seri-seri penutup musim.
Dengan hat-trick kemenangan yang berhasil dikoleksi, Marquez semakin percaya diri menatap sisa kalender MotoGP 2026. Ia menegaskan fokus utamanya tetap pada konsistensi, bukan sekadar mengejar kemenangan sesaat.
“Yang penting saya bisa menjaga ritme dan meminimalkan kesalahan di setiap balapan. Insiden seperti di Tikungan 2 dan 3 tadi jadi pelajaran agar tidak terulang lagi ke depannya,” tambah Marquez usai turun dari podium.
Publik penggemar MotoGP kini menanti apakah momentum positif Marquez di MotoGP Aragon 2026 bisa berlanjut ke seri berikutnya. Jika tren ini terus berlanjut, peluang Marquez merebut gelar juara dunia musim ini semakin terbuka lebar.
