Kebaruan.com Kejaksaan Agung punya struktur jabatan yang cukup kompleks, dan orang biasa menyingkat hampir semuanya. Kalau kamu sering menonton berita hukum, istilah seperti Jampidsus atau Jamdatun mungkin sudah tidak asing lagi di telinga. Tapi, tahukah kamu kepanjangan lengkap dari singkatan-singkatan itu, plus apa saja tugasnya?
Di bawah Jaksa Agung, terdapat tujuh Jaksa Agung Muda (JAM) yang masing-masing memimpin satu bidang tertentu. Setiap bidang punya nama resmi panjang, sehingga orang biasa menyingkatnya untuk mempermudah penyebutan. Berikut daftar lengkapnya, sekaligus penjelasan singkat soal peran mereka.
Daftar Jaksa Agung Muda dan Tugasnya
- Jampidsus — Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus. Bidang ini menangani perkara korupsi, pencucian uang, hingga pelanggaran HAM berat. Karena sering terlibat kasus besar bernilai triliunan rupiah, Jampidsus paling sering muncul di headline berita.
- Jampidum — Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Umum. Tugasnya menangani perkara pidana konvensional, seperti pembunuhan, pencurian, narkotika, dan penganiayaan.
- Jamdatun — Jaksa Agung Muda Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara. Bidang ini berperan sebagai Jaksa Pengacara Negara, mewakili pemerintah, BUMN, maupun BUMD dalam sengketa perdata dan TUN.
- Jamintel — Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen. Fungsinya mencakup penyelidikan, deteksi dini, dan pengumpulan informasi untuk mendukung penegakan hukum.
- Jambin — Jaksa Agung Muda Bidang Pembinaan. Bidang ini mengurus administrasi internal, mulai dari kepegawaian, anggaran, hingga pengelolaan aset kejaksaan.
- Jamwas — Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan. Tugasnya melakukan pengawasan internal, pemeriksaan disiplin, serta penegakan kode etik jaksa.
- Jampidmil — Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Militer. Bidang ini menangani perkara koneksitas, yaitu kasus yang melibatkan unsur sipil sekaligus militer.
Kenapa Jampidsus Paling Sering Disorot
Di antara ketujuh Jaksa Agung Muda tersebut, Jampidsus memang paling banyak mendapat perhatian publik. Alasannya sederhana, bidang ini menangani kasus-kasus dengan kerugian negara fantastis, seperti korupsi tata kelola timah dan minyak mentah. Setiap kali kasus besar terungkap, media hampir selalu menyebut nama Jampidsus.
Selain nilai kerugiannya yang besar, kompleksitas perkara yang Jampidsus tangani juga membuatnya lebih menonjol dibanding bidang lain. Kasus yang masuk sering melibatkan pejabat tinggi, korporasi besar, hingga jaringan kejahatan yang saling terkait. Kombinasi ini membuat setiap langkah Jampidsus jadi sorotan media.
Struktur di Bawah Jaksa Agung Muda
Setiap bidang Jaksa Agung Muda biasanya punya struktur turunan sendiri, misalnya direktorat, sekretariat, hingga kelompok jabatan fungsional. Contohnya, Jampidsus punya Direktorat Penyidikan, Direktorat Penuntutan, dan Direktorat Upaya Hukum yang bekerja sesuai tahapan penanganan perkara.
Selain para Jaksa Agung Muda, Kejaksaan Agung juga memiliki Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan Kejaksaan, serta 32 Kepala Kejaksaan Tinggi yang tersebar di setiap provinsi. Struktur berjenjang ini memastikan penanganan perkara bisa berjalan dari tingkat pusat sampai daerah.
Memahami Struktur, Memahami Berita
Mengetahui singkatan-singkatan ini sebenarnya cukup membantu ketika kamu mengikuti perkembangan kasus hukum di tanah air. Saat sebuah berita menyebut nama Jampidsus, Jamintel, atau Jamdatun secara bersamaan, kamu jadi lebih mudah membedakan peran masing-masing dalam penanganan sebuah kasus.
Struktur ini juga menjelaskan mengapa Kejaksaan Agung bisa menangani berbagai jenis perkara sekaligus, mulai dari korupsi, sengketa perdata, sampai kasus militer, tanpa harus mencampuradukkan proses penanganannya.
