Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » Internasional » Kesultan Brunei Cabut Gelar Menantu, Ini Sosok Pengiran Raabi’atul

Kesultan Brunei Cabut Gelar Menantu, Ini Sosok Pengiran Raabi’atul

  • account_circle Firmansyah
  • calendar_month Selasa, 11 Agt 2026
  • visibility 94
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kebaruan.com Kabar mengejutkan datang dari Kesultanan Brunei Darussalam. Sultan Hassanal Bolkiah resmi mencabut gelar kerajaan milik menantu perempuannya, Pengiran Raabi’atul Adawiyyah Pengiran Haji Bolkiah. Banyak pihak mengaitkan keputusan ini dengan perilaku yang mereka nilai tidak pantas, meski pihak kerajaan belum membuka detail lengkapnya.

Kronologi Pencabutan Gelar

Kantor Kepala Protokol Kerajaan mengumumkan keputusan ini pada 8 Agustus lalu, seperti dilansir New Straits Times pada Senin (10/8/2026). Sultan mencabut gelar “Yang Amat Mulia Pengiran Anak Isteri” dari Pengiran Raabi’atul. Gelar kehormatan ini sebelumnya melekat padanya selaku istri Pangeran Abdul Malik, putra kedua Sultan Bolkiah.

Pelaksana Tugas Kepala Protokol Kerajaan, Pengiran Haji Raffizana Pengiran Haji Razali, menjelaskan bahwa keputusan ini merupakan titah langsung Sultan Bolkiah. Aturan barunya berlaku efektif segera setelah pihak protokol mengeluarkan pengumuman resmi, tanpa masa transisi.

Pihak protokol kerajaan sengaja tidak merinci alasan di balik pencabutan gelar tersebut dalam pernyataan resminya.

Isu Perilaku Jadi Sorotan

Media lokal Brunei, RTB News, melaporkan versi lain dari balik layar keputusan ini. Menurut laporan tersebut, pencabutan gelar berkaitan dengan perilaku Pengiran Raabi’atul yang dinilai tidak pantas untuk seorang istri anggota keluarga Kesultanan Brunei. RTB News bahkan menyebut perilaku itu mencoreng nama baik kerajaan sekaligus menunjukkan kurangnya rasa hormat kepada Sultan Bolkiah.

Sayangnya, tidak ada keterangan tambahan soal bentuk perilaku yang dimaksud. Publik pun masih menerka-nerka apa sebenarnya yang terjadi di balik keputusan mendadak ini.

Mengenal Sosok Pengiran Raabi’atul Adawiyyah

Terlepas dari kontroversi yang menyelimutinya, latar belakang Pengiran Raabi’atul sebenarnya cukup menarik untuk ditelusuri. Ia lahir pada 27 Oktober 1992 sebagai anak kedua dari sepuluh bersaudara, putri dari bangsawan Brunei Pengiran Haji Bolkiah dan Pengiran Hajah Noor’aismah.

Jejak pendidikannya terbilang mentereng sejak usia dini. Raabi’atul mulai bersekolah di Al-Falaah School pada 1997 saat baru berusia enam tahun, lalu melanjutkan pendidikan di Rimba I Primary School, Menglait Secondary School, hingga Rimba Secondary School.

Selepas lulus sekolah, karier profesionalnya sempat menyentuh dunia teknologi informasi. Pada 2012, Raabi’atul bergabung dengan BAG Networks sebagai System Data Analyst, sebelum pindah ke HAD Technologies setahun berikutnya sebagai IT Instructor. Minatnya pada bidang ICT terlihat jelas dari deretan sertifikat yang ia kantongi, mulai dari Internet and Computing Core Certification sampai Microsoft Office Specialist, ditambah keikutsertaannya dalam ICT Youth Development Programme selama 2012-2013.

Selain aktif di dunia teknologi, Raabi’atul juga punya sisi religius yang menonjol. Semasa remaja, ia kerap mewakili sekolahnya dalam berbagai kompetisi membaca Al-Qur’an, termasuk lomba tilawah pada 2005 dan kompetisi Skim Tilawah Al-Qur’an Remaja pada 2008.

Kehidupan Raabi’atul berubah drastis setelah menikah dengan Pangeran Abdul Malik pada April 2015. Pernikahan keduanya membuahkan empat orang anak, sebelum akhirnya Sultan mencabut gelar kerajaannya sembilan tahun kemudian.

Belum Ada Penjelasan Resmi Lanjutan

Hingga saat artikel ini terbit, pihak Kesultanan Brunei belum memberikan klarifikasi tambahan soal insiden ini. Publik di Brunei maupun kawasan Asia Tenggara masih menunggu kejelasan lebih lanjut, mengingat kasus pencabutan gelar kerajaan semacam ini terbilang jarang terjadi.

  • Penulis: Firmansyah

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mengenal Fitur Bubble Chat WhatsApp Android: Cara Baru Balas Pesan Sambil Multitasking

    Mengenal Fitur Bubble Chat WhatsApp Android: Cara Baru Balas Pesan Sambil Multitasking

    • calendar_month Minggu, 26 Apr 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 8
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Selama ini, kita terbiasa membalas pesan melalui bar notifikasi atau harus masuk ke aplikasi utama. Namun, dengan fitur bubble chat WhatsApp Android, cara kerja tersebut berubah total. Mengadopsi konsep yang mirip dengan Facebook Messenger, percakapan Anda kini muncul dalam bentuk ikon lingkaran kecil yang melayang di sisi layar. Ini bukan sekadar hiasan visual. Fitur […]

  • Mengenal Jampidsus Febrie Adriansyah dan Perannya dalam Mega Korupsi di Indonesia

    Mengenal Jampidsus Febrie Adriansyah dan Perannya dalam Mega Korupsi di Indonesia

    • calendar_month Kamis, 9 Jul 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 147
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Nama Febrie Adriansyah kini sering menghiasi pemberitaan nasional. Beliau menjabat sebagai Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) di Kejaksaan Agung. Baru-baru ini, kediaman pribadinya di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, mendapatkan pengamanan dari personel TNI. Pihak TNI menegaskan bahwa langkah ini diambil atas permintaan resmi dari institusi kejaksaan guna memberikan perlindungan kepada jaksa. […]

  • Demo Bandung Ricuh Saat Peringatan May Day 2026, Kapolda Jabar Ungkap Fakta Ini

    Demo Bandung Ricuh Saat Peringatan May Day 2026, Kapolda Jabar Ungkap Fakta Ini

    • calendar_month Minggu, 3 Mei 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 276
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Peringatan Hari Buruh Internasional di wilayah Jawa Barat pada Jumat (1/5/2026) sempat diwarnai oleh insiden yang tidak terduga. Berdasarkan laporan terkini, peristiwa demo bandung ricuh terjadi di sekitar kawasan Jalan Tamansari, Kota Bandung, menjelang malam hari. Dari sudut pandang saya sebagai pengamat keamanan dan dinamika sosial, kita perlu melihat insiden demo bandung ricuh ini […]

  • Daftar Terbaru Harga BBM Pertamina per 1 Juni 2026: Pertamax Dex Turun Drastis!

    Daftar Terbaru Harga BBM Pertamina per 1 Juni 2026: Pertamax Dex Turun Drastis!

    • calendar_month Senin, 1 Jun 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 288
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Kebijakan penyesuaian harga BBM Pertamina per 1 Juni 2026 membawa angin segar sekaligus catatan penting bagi para pemilik kendaraan di Indonesia. Pemerintah bersama PT Pertamina (Persero) resmi menetapkan fluktuasi harga BBM nonsubsidi yang bergerak secara variatif, di mana beberapa komoditas mengalami penurunan drastis sementara jenis lainnya justru merangkak naik. Mengamati grafik dan tabel harga […]

  • Pantai Oetune NTT: Panduan Rute, Tiket, dan Budget Wisata Gurun Pasir 2026

    Pantai Oetune NTT: Panduan Rute, Tiket, dan Budget Wisata Gurun Pasir 2026

    • calendar_month Jumat, 11 Sep 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 63
    • 0Komentar

    Kebaruan. Mobil yang saya tumpangi berhenti di tepi jalan berbatu. Sopir saya menunjuk ke arah gundukan pasir cokelat keemasan yang membentang jauh di depan. Saya sempat bingung sesaat. Apakah ini benar pantai, atau justru gurun yang tersasar ke tepi laut? Itulah kesan pertama saya waktu menginjakkan kaki di Pantai Oetune, salah satu destinasi paling unik […]

  • PT KAI Siapkan Proyek Strategis Jalur Kereta Banda Aceh hingga Bandar Lampung dengan Investasi Rp448 Triliun

    PT KAI Siapkan Proyek Strategis Jalur Kereta Banda Aceh hingga Bandar Lampung dengan Investasi Rp448 Triliun

    • calendar_month Jumat, 5 Jun 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 161
    • 0Komentar

    Kebaruan.com PT KAI kini tengah menyusun rencana strategis untuk membangun jalur kereta api yang menghubungkan Banda Aceh hingga Bandar Lampung. Inisiatif ini merupakan tindak lanjut dari arahan langsung Presiden Prabowo Subianto untuk menciptakan sistem transportasi rel yang terintegrasi di Pulau Sumatra. Saat ini, kondisi jaringan rel di Sumatra masih terputus-putus sehingga efektivitas konektivitas antardaerah belum […]

expand_less