Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » Internasional » Ziggurat Ur, Irak: Jejak Kejayaan Mesopotamia yang Bertahan Ribuan Tahun

Ziggurat Ur, Irak: Jejak Kejayaan Mesopotamia yang Bertahan Ribuan Tahun

  • account_circle Firmansyah
  • calendar_month Sabtu, 29 Agt 2026
  • visibility 125
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kebaruan.com Di gurun selatan Irak, sebuah struktur bertingkat masih berdiri kokoh hingga kini. Ziggurat Ur, Irak, menyimpan jejak salah satu peradaban tertua di dunia. Bangsa Sumeria membangun struktur ini sebagai pusat ibadah dan kekuasaan. Hingga sekarang, wisatawan dan peneliti masih bisa mengunjungi situs bersejarah ini.

Asal Usul dan Latar Sejarah

Raja Ur-Nammu memerintahkan pembangunan ziggurat ini sekitar 2100 SM. Ia mempersembahkan bangunan ini untuk Nanna, dewa bulan yang dipuja bangsa Sumeria. Kota Ur sendiri menjadi pusat peradaban Mesopotamia yang paling maju pada masanya. Warga kota ini sudah mengenal sistem irigasi, perdagangan, dan tulisan cuneiform. Membangun struktur sebesar ini membutuhkan ribuan pekerja dan perencanaan arsitektur yang matang.

Desain Arsitektur yang Mengagumkan

Ziggurat ini berbeda dari piramida Mesir yang berbentuk limas solid. Bentuknya menyerupai anak tangga raksasa yang menjulang ke langit. Pekerja menyusun bata lumpur kering menjadi tingkat demi tingkat. Mereka melapisi bagian luar dengan bata bakar agar lebih tahan cuaca ekstrem. Tangga besar di bagian depan mengarah langsung ke kuil kecil di puncak bangunan. Di sana, para pendeta melakukan ritual penyembahan kepada dewa bulan.

Ziggurat asli ini diperkirakan memiliki tiga tingkat dengan tinggi sekitar 30 meter. Kondisi sekarang sudah banyak berubah akibat erosi dan kerusakan selama berabad-abad. Arkeolog menemukan sistem drainase kuno yang mencegah kerusakan akibat air hujan. Temuan ini membuktikan kecerdasan teknik masyarakat Sumeria pada masanya.

Fungsi Religius dan Sosial

Bangunan ini berfungsi sebagai pusat keagamaan sekaligus simbol kekuasaan politik kerajaan Ur. Masyarakat percaya bahwa dewa Nanna bersemayam di puncak ziggurat. Hanya pendeta tertentu boleh naik hingga bagian teratas bangunan. Kompleks di sekitar ziggurat juga berfungsi sebagai pusat administrasi kota. Warga menyimpan hasil panen dan mencatat transaksi perdagangan di area ini.

Restorasi dan Kondisi Terkini

Perang dan waktu sempat merusak struktur ziggurat secara parah. Pemerintah Irak lalu bekerja sama dengan arkeolog internasional untuk merestorasinya pada abad ke-20. Tim restorasi menyusun ulang tangga utama dan fasad bangunan menggunakan bata baru. Mereka mengikuti pola asli semaksimal mungkin, meski beberapa arkeolog meragukan akurasinya. Konflik militer di kawasan ini juga sempat mengancam kelestarian situs pada dekade lalu. Untungnya, peneliti masih bisa mempelajari strukturnya hingga sekarang.

Kenapa Ziggurat Ur, Irak Masih Relevan Dipelajari Hingga Kini

Ziggurat Ur, Irak mengajarkan banyak hal tentang hubungan agama, politik, dan arsitektur kuno. Situs ini juga menjadi rujukan penting bagi peneliti sejarah Timur Tengah. Arkeolog memakainya untuk memahami akar budaya Mesopotamia sebelum era Babilonia dan Asiria. Wisatawan yang berani menjelajah selatan Irak bisa merasakan sensasi melangkah ke masa ribuan tahun silam. Saat itu, kota Ur masih menjadi pusat peradaban dunia yang gemilang.

F
Firmansyah ✔ Jurnalis Terverifikasi

Jurnalis Kebaruan.com · Meliput isu ekonomi, politik, dan peristiwa terkini dengan integritas jurnalistik.

✎ Ditulis & ditinjau editor   |   ↻ Diperbarui 13 Juni 2026   |   Kebijakan editorial   Metodologi
  • Penulis: Firmansyah

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pocong Keliling

    Waspada Modus Pocong Keliling di Tangerang: Tips Menjaga Keamanan Rumah

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 408
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Isu mengenai Pocong Keliling tengah ramai diperbincangkan warga di media sosial, khususnya di wilayah Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang. Masyarakat melaporkan adanya sosok menyerupai hantu yang diduga menjadi modus operandi pelaku kriminal untuk menakuti penghuni rumah. Para pelaku Pocong Keliling ini disinyalir sengaja beraksi agar warga panik dan membuka pintu, sehingga mereka bisa melancarkan aksi […]

  • Cadangan Beras

    Rekor 5 Juta Ton Cadangan Beras: Stok Aman, Tapi Bagaimana Nasib Petani?

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 194
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Gue punya kabar melegakan buat kamu hari ini. Cadangan Beras Pemerintah (CBP) kita resmi mencetak rekor baru. Per pagi ini, Kamis (23/4/2026), stok di gudang Bulog sudah menyentuh angka 5.000.198 ton. Angka ini sangat besar. Saking banyaknya, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman sampai harus menyewa gudang tambahan. Kapasitas gudang swasta sebesar 2 juta ton […]

  • Party (4)

    Rupiah Indonesia Hari Ini: Update Nilai Tukar, Analisis & Dampaknya

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 295
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Nilai tukar rupiah selalu menjadi perhatian, baik bagi pelaku bisnis, investor, maupun masyarakat umum. Hari ini, rupiah menunjukkan pergerakan yang cukup dinamis terhadap dolar AS, dipengaruhi oleh faktor global dan domestik. Dalam beberapa tahun terakhir, pergerakan rupiah cenderung lebih stabil dibandingkan masa krisis sebelumnya. Namun, stabil bukan berarti tanpa tekanan. Fluktuasi tetap terjadi, terutama […]

  • Orang utan pingsan akibat asap karhutla ketapang mati

    Orang Utan Pingsan Akibat Asap Karhutla di Ketapang Akhirnya Mati

    • calendar_month Jumat, 4 Sep 2026
    • account_circle Mahsya
    • visibility 107
    • 0Komentar

    Kebaruan.  Kasus orang utan pingsan akibat asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Ketapang, Kalimantan Barat, berujung duka. Sempurna, orang utan Kalimantan (Pongo pygmaeus) yang sempat ditemukan tak sadarkan diri karena gangguan pernapasan, dinyatakan mati. Kementerian Kehutanan (Kemenhut) mengonfirmasi kabar tersebut pada Kamis (3/9/2026). Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Barat, Murlan Dameria […]

  • Analisis kasus korupsi febrie adriansyah kejagung terkunci

    Skandal Korupsi Febrie Adriansyah Disidik Jaksa Baru Setelah Langkah Cerdas Kortas Tipikor

    • calendar_month Kamis, 16 Jul 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Perseteruan hukum antara dua lembaga penegak hukum besar kini memicu perhatian publik secara luas. Kasus dugaan gratifikasi mantan Jampidsus, Febrie Adriansyah, dilimpahkan pengurusannya dari Kortas Tipikor Polri menuju Kejaksaan Agung. Langkah taktis ini mengubah peta penegakan hukum secara drastis. Kejagung langsung merespons dengan menerbitkan tiga Surat Perintah Penyidikan (Sprindik) baru untuk mengusut tuntas perkara […]

  • Ombudsman selidiki klaster mewah lapas cibinong

    Ombudsman Selidiki Klaster Mewah di Lapas Cibinong, Ini Temuannya

    • calendar_month Kamis, 24 Sep 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 73
    • 0Komentar

    Kebaruan. Sekitar 100 meter dari kantin Lapas Cibinong, sebuah pagar kayu menutup kompleks hunian yang tampak janggal. Ombudsman RI menyidak lapas itu pada Rabu (23/9/2026) setelah menerima laporan masyarakat. Hasilnya, Ombudsman menduga ada komersialisasi di balik “klaster mewah” tersebut dan meminta pemeriksaan menyeluruh. Apa yang Ombudsman temukan di Cibinong Petugas lapas awalnya mengaku area itu […]

expand_less