Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Sherly Tjoanda Akui Maluku Utara Kesulitan Bayar Gaji PPPK hingga Akhir 2026

Sherly Tjoanda Akui Maluku Utara Kesulitan Bayar Gaji PPPK hingga Akhir 2026

  • account_circle Firmansyah
  • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
  • visibility 159
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kebaruan.com Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, mengungkapkan tantangan serius yang tengah dihadapi pemerintah daerah terkait pembayaran gaji Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Dalam rapat kerja bersama Komisi II DPR RI, Sherly Tjoanda menyampaikan bahwa kondisi keuangan daerah saat ini belum memungkinkan untuk menanggung seluruh kebutuhan penggajian PPPK hingga akhir tahun 2026.

Menurutnya, relaksasi belanja pegawai yang sedang dipertimbangkan pemerintah pusat memang menjadi langkah positif. Namun, kebijakan tersebut belum menjawab persoalan utama yang dihadapi daerah.

Arus Kas Daerah Masih Menjadi Kendala

Sherly menjelaskan bahwa masalah terbesar saat ini bukan hanya soal aturan belanja pegawai, melainkan ketersediaan dana tunai untuk memenuhi kewajiban pembayaran gaji.

Ia menilai banyak pemerintah daerah menghadapi situasi yang serupa. Di satu sisi, daerah harus menjalankan kebijakan nasional terkait PPPK. Di sisi lain, kemampuan fiskal daerah belum sepenuhnya siap menanggung beban tambahan tersebut.

Karena itu, ia meminta adanya pembahasan lebih lanjut mengenai arah kebijakan fiskal pada 2027.

Khawatir Anggaran Daerah Kembali Berkurang

Dalam kesempatan tersebut, Sherly juga mempertanyakan kemungkinan adanya pemotongan anggaran pada tahun depan.

Menurutnya, sejumlah daerah masih berupaya menyesuaikan diri setelah berbagai penyesuaian anggaran yang terjadi pada 2026. Jika pengurangan kembali dilakukan, ruang gerak pemerintah daerah akan semakin terbatas.

Ia mengaku memahami tantangan yang tengah dihadapi pemerintah pusat. Namun, daerah juga membutuhkan kepastian agar dapat menyusun program pembangunan secara lebih terukur.

Daerah Mengaku Kehilangan Ruang untuk Berinovasi

Sherly menilai pemerintah daerah perlu diberi ruang yang lebih luas untuk meningkatkan pendapatan dan memperkuat kapasitas fiskal.

Menurutnya, banyak instrumen dan kewenangan strategis saat ini berada di bawah kendali pemerintah pusat. Kondisi tersebut membuat daerah kesulitan menciptakan terobosan yang dapat meningkatkan penerimaan secara signifikan.

Akibatnya, kemampuan daerah untuk mengatasi persoalan keuangan menjadi semakin terbatas.

Belanja Pegawai Lampaui Dana Alokasi Umum

Sherly memaparkan kondisi fiskal Maluku Utara yang cukup menantang.

Ia menyebut Dana Alokasi Umum (DAU) yang diterima provinsinya berada di kisaran Rp960 miliar. Sementara itu, kebutuhan belanja pegawai telah mencapai sekitar Rp1,1 triliun.

Angka tersebut menunjukkan bahwa total belanja pegawai sudah melampaui nilai DAU yang diterima daerah.

Situasi ini membuat pemerintah daerah harus mencari sumber pendanaan lain untuk menutup kebutuhan anggaran yang terus meningkat.

Minta Sebagian Dana Bagi Hasil Dikembalikan

Sebagai solusi, Sherly mengusulkan agar pemerintah pusat mengembalikan sebagian Dana Bagi Hasil (DBH) kepada daerah.

Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak semata-mata meminta tambahan DAU maupun pengalihan seluruh pembayaran PPPK ke APBN.

Menurutnya, pengembalian sebagian DBH dapat membantu daerah menjaga keseimbangan fiskal sekaligus mendukung program pembangunan.

Langkah tersebut juga dinilai mampu memperkuat perekonomian daerah yang menjadi fondasi pertumbuhan nasional.

Infrastruktur Jangan Sampai Jadi Korban

Sherly mengingatkan bahwa relaksasi belanja pegawai berpotensi mengurangi alokasi untuk pembangunan infrastruktur apabila tidak diikuti solusi yang lebih komprehensif.

Padahal, infrastruktur memiliki peran penting dalam mendorong investasi, mempercepat mobilitas ekonomi, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Jika daerah terus mengalihkan anggaran pembangunan untuk menutup kebutuhan belanja pegawai, pertumbuhan ekonomi jangka panjang bisa terhambat.

Perlunya Solusi Jangka Panjang

Menurut Sherly, persoalan fiskal daerah tidak dapat diselesaikan melalui kebijakan sementara saja.

Ia berharap pemerintah pusat dan DPR dapat merumuskan solusi yang lebih berkelanjutan terkait penggajian PPPK, pengelolaan DAU, serta distribusi Dana Bagi Hasil.

Dengan kebijakan yang lebih seimbang, daerah dapat menjalankan kewajiban terhadap aparatur sekaligus tetap melanjutkan pembangunan yang dibutuhkan masyarakat.

Bagi Maluku Utara dan banyak daerah lainnya, keberlanjutan fiskal menjadi faktor penting untuk menjaga pertumbuhan ekonomi lokal yang pada akhirnya turut menopang perekonomian nasional.

  • Penulis: Firmansyah

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mengintip Gaji Sopir Bus Singapura: Angka Fantastis dan Rencana Kenaikan di 2027

    Mengintip Gaji Sopir Bus Singapura: Angka Fantastis dan Rencana Kenaikan di 2027

    • calendar_month Selasa, 16 Jun 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 169
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Gaji sopir bus Singapura saat ini menempati posisi yang sangat kompetitif di kawasan Asia Tenggara. Profesi ini menawarkan pendapatan bulanan yang cukup menjanjikan bagi para pengemudinya. Terdapat empat operator utama yang mengelola jaringan transportasi publik di sana, yakni SBS Transit, SMRT Buses, Go-Ahead Singapore, serta Tower Transit Singapore. Setiap perusahaan tentu menerapkan struktur penggajian […]

  • Siaran Langsung Liga Champions 15 April 2026: Misi Remontada di Metropolitano & Anfield

    Siaran Langsung Liga Champions 15 April 2026: Misi Remontada di Metropolitano & Anfield

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 228
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Dini hari nanti, Rabu, 15 April 2026, denyut nadi para pecinta sepak bola akan berdegup lebih kencang. Siaran langsung Liga Champions menyuguhkan dua drama “hidup-mati” di babak perempat final leg kedua. Fokus utama tertuju pada dua raksasa yang sedang terluka: Barcelona dan Liverpool. Keduanya harus mendaki gunung terjal jika ingin tetap bernapas di kompetisi […]

  • Update Harga Emas Antam Hari Ini 6 Juni 2026: Cek Daftar Lengkap dan Ketentuan Pajaknya

    Update Harga Emas Antam Hari Ini 6 Juni 2026: Cek Daftar Lengkap dan Ketentuan Pajaknya

    • calendar_month Sabtu, 6 Jun 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 328
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Harga Emas Antam pada hari ini, Sabtu 6 Juni 2026, mengalami variasi harga untuk berbagai pilihan ukuran. Banyak investor memantau pergerakan nilai logam mulia ini sebagai instrumen lindung nilai yang aman di tengah ketidakpastian ekonomi. Mengutip data dari Unit Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia Antam, ukuran 1 gram kini dijual dengan harga Rp2.738.000. Bagi […]

  • Prabowo Tunjuk Sudaryono Jadi Kepala BGN, Bagaimana Rekam Jejak Hukumnya?

    Prabowo Tunjuk Sudaryono Jadi Kepala BGN, Bagaimana Rekam Jejak Hukumnya?

    • calendar_month Rabu, 22 Jul 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 83
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Presiden Prabowo Subianto resmi menunjuk Wakil Menteri Pertanian Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Rabu (22/7/2026). Ia menggantikan Nanik S Deyang yang baru saja mundur. Publik pun mulai menelusuri rekam jejak sosok yang akrab disapa Mas Dar ini, termasuk soal catatan hukum yang pernah menyeret namanya. Kronologi Penunjukan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi […]

  • Mensesneg Jelaskan Alasan Bendera Wajah Prabowo Dikibarkan Saat HUT RI

    Mensesneg Jelaskan Alasan Bendera Wajah Prabowo Dikibarkan Saat HUT RI

    • calendar_month Rabu, 19 Agt 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 48
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Mensesneg Prasetyo Hadi buka suara soal bendera bergambar wajah Presiden Prabowo Subianto yang muncul dalam perayaan HUT ke-81 RI. Pras menyebut kemunculan bendera tersebut sebagai wujud kebanggaan masyarakat terhadap sosok presiden. “Itu kan bentuk kebanggaan saudara-saudara kita gitu ya,” kata Pras usai rapat koordinasi bersama pimpinan DPR di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (18/8/2026). […]

  • Akses CCTV Bundaran HI Tidak Dapat Diakses saat Demo BEM UI Berlangsung

    Akses CCTV Bundaran HI Tidak Dapat Diakses saat Demo BEM UI Berlangsung

    • calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 107
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Jumat (12/6/2026) hari ini, masyarakat yang ingin memantau kondisi lalu lintas di pusat ibu kota menemui kendala. Seluruh akses CCTV publik yang berada di kawasan Bundaran HI dilaporkan tidak dapat dibuka. Kondisi ini membuat publik kehilangan akses visual langsung untuk memantau situasi di titik sentral Jakarta tersebut. Gangguan Terdeteksi secara Real-Time Gangguan layanan tersebut […]

expand_less