Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum & Regulasi » Mahasiswa Bandung Serukan Reformasi Ekonomi, Soroti Rupiah Melemah dan Harga Pangan Naik

Mahasiswa Bandung Serukan Reformasi Ekonomi, Soroti Rupiah Melemah dan Harga Pangan Naik

  • account_circle Firmansyah
  • calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
  • visibility 128
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kebaruan.com Mahasiswa Bandung mulai menyuarakan tuntutan reformasi ekonomi di tengah meningkatnya tekanan terhadap kondisi perekonomian nasional. Sejumlah organisasi mahasiswa menggelar aksi di depan kantor Perwakilan Bank Indonesia Jawa Barat di kawasan Jalan Braga, Kota Bandung.

Aksi tersebut dipelopori oleh Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia bersama sejumlah kelompok mahasiswa lainnya yang tergabung dalam berbagai elemen gerakan kampus.

Mereka menilai kondisi ekonomi saat ini membutuhkan perhatian serius dari pemerintah, terutama setelah nilai tukar rupiah mengalami pelemahan dalam beberapa pekan terakhir.

Pelemahan Rupiah Jadi Sorotan

Para peserta aksi menyoroti dampak melemahnya nilai tukar rupiah terhadap kehidupan masyarakat. Menurut mereka, kondisi tersebut mulai memengaruhi harga berbagai kebutuhan pokok yang memiliki keterkaitan dengan bahan baku impor.

Komoditas seperti terigu dan minyak goreng menjadi contoh yang banyak dibahas dalam aksi tersebut. Kenaikan harga dinilai dapat memperberat beban rumah tangga, terutama bagi kelompok masyarakat dengan pendapatan terbatas.

Bagi kalangan mahasiswa, stabilitas nilai tukar bukan hanya persoalan angka ekonomi. Dampaknya dapat dirasakan langsung dalam aktivitas sehari-hari masyarakat.

Konsolidasi Antar Kampus Terus Berjalan

Koordinator Front Mahasiswa Nasional, Ainul Mardhyah, menjelaskan bahwa komunikasi antarorganisasi mahasiswa telah berlangsung dalam beberapa waktu terakhir.

Konsolidasi tersebut bertujuan menyatukan sikap dan menyusun agenda perjuangan yang dianggap relevan dengan kondisi ekonomi saat ini.

Menurutnya, mahasiswa memiliki tanggung jawab moral untuk menyampaikan aspirasi masyarakat ketika muncul persoalan yang berdampak luas terhadap kehidupan publik.

Karena itu, gerakan yang dibangun tidak hanya berfokus pada isu kampus, tetapi juga menyentuh persoalan ekonomi nasional.

Sejumlah Program Pemerintah Ikut Dikritisi

Dalam aksi tersebut, Mahasiswa Bandung tidak hanya membahas pelemahan rupiah. Mereka juga menyoroti sejumlah program yang dinilai perlu dievaluasi secara menyeluruh.

Beberapa isu yang mencuat antara lain program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta program Koperasi Desa Merah Putih yang menggunakan anggaran negara dalam jumlah besar.

Para peserta aksi meminta pemerintah memastikan setiap program berjalan secara transparan, efektif, dan tepat sasaran.

Mereka menilai pengawasan yang kuat menjadi kunci agar penggunaan dana publik dapat memberikan manfaat optimal bagi masyarakat.

Dorong Kebijakan yang Lebih Berpihak pada Rakyat

Selain menyampaikan kritik, para mahasiswa juga mendorong lahirnya kebijakan ekonomi yang mampu menjaga daya beli masyarakat.

Mereka berharap pemerintah dapat mengambil langkah konkret untuk mengendalikan harga kebutuhan pokok sekaligus menjaga stabilitas ekonomi nasional.

Menurut peserta aksi, pertumbuhan ekonomi yang sehat harus berjalan seiring dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat di berbagai lapisan.

Karena itu, mereka meminta pemerintah lebih responsif terhadap berbagai persoalan yang muncul akibat tekanan ekonomi global maupun domestik.

Mahasiswa Tetap Jadi Mitra Kritis Demokrasi

Aksi yang digelar oleh Mahasiswa Bandung menunjukkan bahwa kalangan akademisi muda masih aktif mengawal berbagai kebijakan publik. Tradisi kritik dan pengawasan terhadap jalannya pemerintahan dinilai menjadi bagian penting dalam kehidupan demokrasi.

Di tengah dinamika ekonomi yang terus berkembang, mahasiswa berharap suara yang mereka sampaikan dapat menjadi masukan bagi para pengambil kebijakan.

Melalui aksi damai dan penyampaian aspirasi secara terbuka, Mahasiswa Bandung ingin mendorong terciptanya reformasi ekonomi yang lebih kuat, transparan, dan berpihak kepada kepentingan masyarakat luas. Dengan demikian, berbagai tantangan ekonomi yang sedang dihadapi dapat diatasi secara lebih efektif dan berkelanjutan.

  • Penulis: Firmansyah

Rekomendasi Untuk Anda

  • MacBook Neo

    MacBook Neo Resmi Hadir di Indonesia: Laptop Apple Termurah dengan Chip A18 Pro

    • calendar_month Jumat, 15 Mei 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 192
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Kabar gembira bagi Anda yang sudah lama mendambakan ekosistem macOS namun terbentur anggaran, karena MacBook Neo akhirnya resmi menyapa pasar Indonesia. Mulai hari ini, Jumat (15/5/2026), Apple membuka keran pemesanan untuk perangkat yang digadang-gadang sebagai laptop termurah dalam sejarah perusahaan tersebut. Kehadiran MacBook Neo langsung menggebrak pasar karena menawarkan keseimbangan antara kemewahan desain aluminium […]

  • Sejarah Adat Betawi yang Masih Hidup Hari Ini — Tradisi, Istiadat, dan Lokasi Bersejarahnya

    Sejarah Adat Betawi yang Masih Hidup Hari Ini — Tradisi, Istiadat, dan Lokasi Bersejarahnya

    • calendar_month Kamis, 16 Jul 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 120
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Jakarta bukan hanya soal gedung pencakar langit dan kemacetan. Di balik modernitas ibu kota, ada suku asli yang punya sejarah panjang — Betawi. Orang Betawi bukan suku tunggal yang datang dari satu asal. Mereka terbentuk dari percampuran berbagai etnis — Melayu, Sunda, Jawa, Arab, Tionghoa, Portugis, dan Belanda — yang bermukim di Batavia sejak […]

  • Evaluasi Thomas Cup 2026: Indonesia Sikat Aljazair 5-0, Coach Indra Soroti Adaptasi Shuttlecock

    Evaluasi Thomas Cup 2026: Indonesia Sikat Aljazair 5-0, Coach Indra Soroti Adaptasi Shuttlecock

    • calendar_month Sabtu, 25 Apr 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 169
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Tim beregu putra Indonesia berhasil membuka perjalanan mereka di Thomas Cup 2026 dengan sangat manis. Bertanding di Forum Horsens, Denmark, pada Jumat (24/4/2026) malam, pasukan Merah Putih sukses membungkam Aljazair tanpa balas. Namun, pelatih kepala tunggal putra, Indra Widjaja, mengingatkan anak asuhnya agar tidak cepat puas karena tantangan sebenarnya baru akan dimulai. Kendala Teknis: […]

  • Korupsi Dana PI Rp271 Miliar: Arinal Djunaidi Resmi Ditahan Kejati Lampung di Rutan Way Hui

    Korupsi Dana PI Rp271 Miliar: Arinal Djunaidi Resmi Ditahan Kejati Lampung di Rutan Way Hui

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Penyidik Bidang Pidana Khusus Kejati Lampung menetapkan Arinal Djunaidi sebagai tersangka setelah melakukan pemeriksaan intensif selama 15 jam. Dugaan korupsi ini berakar pada pengelolaan dana Participating Interest (PI) sebesar 10 persen di PT Lampung Energi Berjaya (LEB). Dana tersebut seharusnya menjadi hak daerah untuk pembangunan, namun diduga diselewengkan dengan total nilai mencapai USD 17,2 […]

  • Harga Minyak Dunia Tembus US, Efek Serangan AS ke Iran di Selat Hormuz

    Harga Minyak Dunia Tembus US$90, Efek Serangan AS ke Iran di Selat Hormuz

    • calendar_month Senin, 31 Agt 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 35
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Harga minyak mentah dunia menembus level psikologis US$90 per barel. Pemicunya, militer Amerika Serikat (AS) menghantam dua peluncur rudal Iran di Pulau Larak, kawasan strategis Selat Hormuz. Kenaikan ini terjadi hanya beberapa jam setelah pasukan AS melancarkan serangan pada Minggu (30/8/2026) waktu setempat. Brent Melonjak, WTI Ikut Terkerek Minyak Brent berjangka untuk pengiriman November […]

  • Harga Emas Antam Selasa 14 Juli 2026 Anjlok Rp20.000, Terendah Dalam Dua Pekan Terakhir

    Harga Emas Antam Selasa 14 Juli 2026 Anjlok Rp20.000, Terendah Dalam Dua Pekan Terakhir

    • calendar_month Selasa, 14 Jul 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 85
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Koreksi harga emas Antam berlanjut dan kali ini cukup dalam untuk dicermati serius. Per Selasa, 14 Juli 2026 pukul 08.30 WIB, harga emas batangan Antam turun Rp20.000 dari posisi kemarin Rp2.635.000 menjadi Rp2.615.000 per gram untuk harga dasar. Ini level terendah yang emas Antam sentuh dalam dua pekan terakhir — jauh dari puncak Rp2.670.000 […]

expand_less