Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Visi Gibran Rakabuming Raka: Memaksimalkan Artificial Intelligence untuk Masa Depan Bangsa

Visi Gibran Rakabuming Raka: Memaksimalkan Artificial Intelligence untuk Masa Depan Bangsa

  • account_circle Firmansyah
  • calendar_month Rabu, 17 Jun 2026
  • visibility 133
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kebaruan.com Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menegaskan bahwa Artificial Intelligence atau AI bukanlah sekadar visi masa depan, melainkan realitas yang harus kita hadapi hari ini. Ia mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk tidak sekadar menjadi penonton dalam derasnya arus transformasi digital. Sebaliknya, ia mendorong warga agar proaktif menjadi pemain dan penguasa teknologi tersebut demi kemajuan bangsa. Menurut Gibran, kemampuan menguasai AI merupakan kunci utama untuk mencapai cita-cita besar menuju Indonesia Emas 2045.

Transformasi Literasi dan Peran Strategis AI

Saat ini, kita tengah menyaksikan perubahan besar dari literasi baca tulis konvensional menuju literasi digital yang lebih kompleks. Gibran menempatkan teknologi AI sebagai puncak dari transformasi tersebut. Bagi para pelajar, ia berpesan agar menggunakan teknologi ini sebagai alat akselerasi belajar, bukan sebagai pengganti kemampuan berpikir kritis. AI bisa membantu siswa dalam mencari data, mengasah bahasa asing, hingga memahami rumus matematika dengan metode yang jauh lebih sederhana.

Kreativitas harus tetap menjadi jiwa dari setiap proses belajar para siswa. Gibran juga menyoroti peran guru dalam ekosistem pendidikan modern. Guru yang mampu memanfaatkan AI akan memiliki kemampuan lebih untuk mengajar secara efektif. Alat ini dapat meringankan beban administratif guru, seperti dalam menyusun soal ujian atau menyajikan materi yang menarik. Dengan demikian, para pengajar memiliki waktu lebih banyak untuk fokus membangun karakter dan sisi humanis para murid.

Etika dan Integritas di Balik Teknologi

Meski teknologi menawarkan kecepatan, Gibran menekankan bahwa etika jauh lebih penting daripada sekadar penguasaan teknis. Ia memperingatkan bahwa teknologi tanpa landasan moral sangat berbahaya. AI memiliki potensi ganda, bisa menciptakan konten bermanfaat atau justru digunakan untuk menyebar hoaks, plagiarisme, hingga pelanggaran privasi. Nilai-nilai integritas harus menjadi fondasi utama dalam setiap pemanfaatan teknologi. Jangan sampai alat canggih ini justru dipakai untuk menipu atau menjatuhkan orang lain demi kepentingan pribadi.

Kemajuan teknologi harus berjalan selaras dengan peningkatan moralitas masyarakat sebagai bangsa yang beradab. Orang tua juga memiliki tanggung jawab besar untuk mendampingi anak-anak mereka. Jangan biarkan anak menjelajah dunia digital sendirian tanpa bimbingan orang dewasa.

Kesiapan Pemerintah Membangun Ekosistem

Pemerintah saat ini telah menyelesaikan Readiness Assessment Methodology yang disusun bersama UNESCO. Instrumen ini berfungsi sebagai alat diagnosa untuk menilai kesiapan tata kelola AI di Indonesia sesuai dengan pedoman etika yang berlaku. Tugas pemerintah adalah menyiapkan ekosistem pendukung yang sehat. Sementara itu, tugas kita semua adalah terus meningkatkan kapasitas diri masing-masing. Mari kita gunakan teknologi ini sebagai jembatan menuju Indonesia yang lebih cerdas dan bermartabat.

Bagaimana pendapat Anda mengenai ajakan Wapres Gibran agar masyarakat menjadi “pemain” dalam ekosistem teknologi AI, bukan sekadar konsumen?

F
Firmansyah ✔ Jurnalis Terverifikasi

Jurnalis Kebaruan.com · Meliput isu ekonomi, politik, dan peristiwa terkini dengan integritas jurnalistik.

✎ Ditulis & ditinjau editor   |   ↻ Diperbarui 13 Juni 2026   |   Kebijakan editorial   Metodologi
  • Penulis: Firmansyah

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kemarau 2026 Lebih Kering: BMKG Luruskan Isu ‘Kemarau Godzilla’

    Kemarau 2026 Lebih Kering: BMKG Luruskan Isu ‘Kemarau Godzilla’

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 245
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Belakangan ini, linimasa media sosial riuh dengan istilah-istilah menyeramkan seperti “Kemarau Godzilla” atau “Godzilla El Nino” yang diprediksi melanda Indonesia tahun ini. Istilah tersebut seolah memberi kesan bahwa kita akan menghadapi bencana kekeringan yang belum pernah terjadi sebelumnya . Namun BMKG, apakah faktanya memang semengerikan itu? Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) baru saja […]

  • Kontroversi Vonis Nadiem Makarim: Hakim Abaikan Kesempatan Tanggapan Terdakwa

    Kontroversi Vonis Nadiem Makarim: Hakim Abaikan Kesempatan Tanggapan Terdakwa

    • calendar_month Sabtu, 4 Jul 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 126
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Majelis hakim Pengadilan Tipikor Jakarta menjatuhkan vonis 10 tahun penjara kepada mantan Menteri Pendidikan, Nadiem Makarim, pada Selasa (30/6/2026). Setelah pembacaan putusan, majelis hakim yang dipimpin Purwanto S. Abdullah langsung bergegas meninggalkan ruang sidang. Hakim tidak memberikan kesempatan bagi terdakwa maupun penasihat hukumnya untuk menanggapi hasil putusan tersebut. Pihak pengacara Nadiem segera melakukan interupsi […]

  • Revaldo Ditangkap Lagi, Kasus Narkoba Keempat Aktor Ini

    Revaldo Ditangkap Lagi, Kasus Narkoba Keempat Aktor Ini

    • calendar_month Selasa, 25 Agt 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 67
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Revaldo ditangkap polisi lagi. Publik luas mengenal aktor ini lewat perannya sebagai Rangga di sinetron “Ada Apa dengan Cinta”. Kali ini, ia kembali tersandung kasus dugaan penyalahgunaan narkoba. Penangkapan terjadi pada Senin malam, 24 Agustus 2026. Ini menjadi kali keempat Revaldo berurusan dengan kasus serupa sepanjang perjalanan kariernya. Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta […]

  • Harga Minyak RI Tembus US6 per Barel: Rupiah Melemah, APBN 2026 Kena Imbas

    Harga Minyak RI Tembus US$106 per Barel: Rupiah Melemah, APBN 2026 Kena Imbas

    • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 349
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Harga minyak mentah Indonesia atau Indonesian Crude Price (ICP) terus menunjukkan tren kenaikan sepanjang 2026. Di tengah ketidakpastian geopolitik global dan memanasnya konflik di Timur Tengah, harga minyak nasional kini bergerak jauh di atas asumsi yang ditetapkan pemerintah dalam APBN 2026. Pada saat yang sama, pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat turut […]

  • Febrie Adriansyah Kembali Diperiksa Kejagung sebagai Saksi Kasus TPPU

    Febrie Adriansyah Kembali Diperiksa Kejagung sebagai Saksi Kasus TPPU

    • calendar_month Kamis, 3 Sep 2026
    • account_circle firmansyah
    • visibility 76
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Febrie Adriansyah kembali menjalani pemeriksaan di Kejaksaan Agung pada Kamis (3/9/2026). Mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus ini meninggalkan Rutan KPK pukul 10.32 WIB, dikawal ketat sejumlah penyidik menuju gedung Kejagung. Pengawalan Ketat dan Mobil Tahanan Khusus Pantauan Kompas.com mencatat, Febrie mengenakan kemeja putih dipadukan rompi tahanan warna pink saat keluar dari […]

  • Sorotan Anggaran KopDes Rp1,6 Miliar, Kontraktor Hanya Terima Rp900 Juta

    Sorotan Anggaran KopDes Rp1,6 Miliar, Kontraktor Hanya Terima Rp900 Juta

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 318
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Isu mengenai Anggaran KopDes atau Koperasi Desa Merah Putih kembali mencuat dan menjadi topik hangat di berbagai kalangan masyarakat. Setelah sebelumnya program Makan Bergizi Gratis (MBG) menyita perhatian publik, kini sorotan tajam tertuju pada proyek pembangunan fasilitas Koperasi Desa. Informasi yang beredar menunjukkan adanya selisih nilai proyek yang cukup signifikan antara total anggaran dengan […]

expand_less