Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Tragedi Helikopter PK-CFX di Sekadau: Delapan Korban Ditemukan Meninggal Dunia

Tragedi Helikopter PK-CFX di Sekadau: Delapan Korban Ditemukan Meninggal Dunia

  • account_circle Firmansyah
  • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
  • visibility 233
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kebaruan.com Hari ini, Jumat (17/4/2026), menjadi momen kelam bagi dunia penerbangan tanah air. Insiden jatuhnya helikopter PK-CFX milik PT Matthew Air Nusantara di kawasan hutan Kecamatan Nanga Taman, Sekadau, Kalimantan Barat, telah dikonfirmasi oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Udara. Seluruh delapan orang yang berada di dalam pesawat dinyatakan meninggal dunia.

Kronologi Kejadian: Sinyal Darurat di Jantung Borneo

Berdasarkan data resmi, helikopter memulai perjalanannya pada pukul 07.37 WIB. Namun, hanya satu jam berselang, tepatnya pukul 08.39 WIB, sistem deteksi menangkap sinyal darurat dari area hutan Kalbar. Sesuai prosedur penerbangan internasional, AirNav Indonesia segera menerbitkan notifikasi DETRESFA (fase darurat/bahaya) setelah pesawat dinyatakan hilang kontak total pada 09.15 WIB.

Data Korban dan Proses Identifikasi

Tim SAR gabungan Sekadau telah bekerja cepat mengevakuasi seluruh korban dari lokasi kejadian. Saat ini, delapan jenazah telah berada di RS Bhayangkara Anton Soedjarwo, Pontianak.

Daftar Kru dan Penumpang:

  • Kru: Capt. Marindra Wibowo (Pilot), Harun Arasyid (Engineer).
  • Penumpang: Mr. Patrick K (WNA Malaysia), Mr. Victor T, Mr. Charles L, Mr. Joko C, Mr. Fauzie O, dan Mr. Sugito.

Kepala RS Bhayangkara, Kombes drg. Josep Ginting, menyatakan bahwa tim forensik juga menerima dua kantong tambahan berisi serpihan part pesawat dan barang-barang di lokasi guna memperkuat proses identifikasi.

Sudut Pandang Penulis: Keamanan Transportasi di Area Terpencil

Sebagai pengamat di kebaruan.com, insiden ini menekankan betapa menantangnya navigasi udara di wilayah dengan topografi hutan lebat seperti Kalimantan. Meskipun prosedur darurat dilakukan dengan sangat cepat oleh AirNav, kondisi geografis seringkali menjadi hambatan utama dalam operasi penyelamatan. Kami menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya kepada seluruh keluarga korban.

Kesimpulan: Menanti Hasil Investigasi KNKT

Langkah selanjutnya yang patut kita kawal adalah penyelidikan dari Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) untuk mengetahui penyebab pasti jatuhnya helikopter. Apakah karena faktor cuaca ekstrem di pedalaman Borneo atau kendala teknis pada mesin.

  • Penulis: Firmansyah

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mitos atau Fakta, Bubuk Kopi Ampuh Sembuhkan Luka?

    Mitos atau Fakta, Bubuk Kopi Ampuh Sembuhkan Luka?

    • calendar_month Selasa, 8 Sep 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 198
    • 0Komentar

    Kebaruan. Pernah dengar saran orang tua untuk menaburkan bubuk kopi ke luka gores? Kepercayaan ini sudah mengakar lama di masyarakat Indonesia, tapi apakah benar-benar terbukti secara medis? Kenapa Banyak Orang Percaya Ini Aroma kopi yang khas dan teksturnya yang pekat membuat banyak orang yakin bubuk ini bisa menghentikan darah sekaligus mempercepat kering luka. Kepercayaan ini […]

  • Kejagung Bentuk Tim 9, Sembilan Jaksa Eks KPK Usut Kasus Febrie Adriansyah

    Kejagung Bentuk Tim 9, Sembilan Jaksa Eks KPK Usut Kasus Febrie Adriansyah

    • calendar_month Kamis, 16 Jul 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 155
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Kejaksaan Agung akhirnya turun tangan langsung dalam kasus yang menyeret mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah. Sembilan jaksa senior diterjunkan sekaligus, dan mayoritas di antaranya pernah menempa karier di KPK. Langkah ini terasa signifikan mengingat posisi Febrie yang begitu strategis di internal Kejagung selama ini. Kepala Pusat Penerangan Hukum […]

  • Tragedi Bintaro 39 Tahun Mengenang Kecelakaan Kereta Terparah

    Tragedi Bintaro 39 Tahun Mengenang Kecelakaan Kereta Terparah

    • calendar_month Senin, 19 Okt 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 108
    • 0Komentar

    Kebaruan. Senin pagi, 19 Oktober 1987, dua kereta api melaju di jalur yang sama dari arah berlawanan. Tragedi Bintaro, yang terjadi di Pondok Betung, menewaskan antara 139 dan 156 orang. Sampai kini, peristiwa itu tercatat sebagai kecelakaan kereta paling mematikan dalam sejarah perkeretaapian Indonesia. Hari ini, 39 tahun kemudian, kisahnya masih menjadi pengingat tentang harga […]

  • Mensesneg Jelaskan Alasan Bendera Wajah Prabowo Dikibarkan Saat HUT RI

    Mensesneg Jelaskan Alasan Bendera Wajah Prabowo Dikibarkan Saat HUT RI

    • calendar_month Rabu, 19 Agt 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 116
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Mensesneg Prasetyo Hadi buka suara soal bendera bergambar wajah Presiden Prabowo Subianto yang muncul dalam perayaan HUT ke-81 RI. Pras menyebut kemunculan bendera tersebut sebagai wujud kebanggaan masyarakat terhadap sosok presiden. “Itu kan bentuk kebanggaan saudara-saudara kita gitu ya,” kata Pras usai rapat koordinasi bersama pimpinan DPR di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (18/8/2026). […]

  • Demo Mahasiswa Hari Ini di Monas, Ini Tuntutan Lengkap para Pendemo

    Demo Mahasiswa Hari Ini di Monas, Ini Tuntutan Lengkap para Pendemo

    • calendar_month Jumat, 17 Jul 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Jakarta Pusat kembali dipadati massa aksi hari ini, Jumat (17/7/2026). Saya memantau perkembangan aksi ini sejak pagi, dan pemerintah kota jelas tidak main-main menyikapinya — Polda Metro Jaya menyiagakan 4.132 personel gabungan dari Polres Metro Jakarta Pusat dan jajaran Polsek untuk mengamankan jalannya demo mahasiswa di kawasan Monas dan Patung Kuda. Siapa Saja yang […]

  • MBG Ditangguhkan Saat Liburan Sekolah Pemerintah Hemat Lebih dari Rp3 Triliun

    MBG Ditangguhkan Saat Liburan Sekolah Pemerintah Hemat Lebih dari Rp3 Triliun

    • calendar_month Jumat, 19 Jun 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 164
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Agustina Arumsari, Wakil Ketua sekaligus juru bicara Badan Gizi Nasional (BGN), menjelaskan bahwa penangguhan sementara program Makanan Bergizi Gratis (MBG) selama masa liburan bukan keputusan tanpa alasan. Ada dua tujuan utama di balik kebijakan ini — memperbaiki tata kelola program dan menekan pengeluaran negara secara signifikan. Dan angkanya tidak main-main. Dari Mana Angka Rp3 […]

expand_less