Jakarta – Transformasi digital yang berlangsung di berbagai sektor turut meningkatkan kebutuhan organisasi terhadap tata kelola keamanan informasi yang lebih baik. Di sisi lain, meningkatnya ancaman siber membuat pemahaman mengenai standar internasional seperti ISO/IEC 27001:2022 menjadi semakin penting, tidak hanya bagi praktisi teknologi informasi, tetapi juga mahasiswa, akademisi, auditor, dan pelaku bisnis.
Melihat perkembangan tersebut, Gilis Fadhil Hisyam menghadirkan buku Mastering ISO/IEC 27001:2022 sebagai referensi yang membahas konsep dan implementasi Sistem Manajemen Keamanan Informasi (Information Security Management System atau ISMS) sesuai standar internasional.
Menurut Gilis Fadhil Hisyam sebagai salah satu penulis, meningkatnya digitalisasi di berbagai sektor perlu diimbangi dengan pemahaman mengenai tata kelola keamanan informasi agar organisasi mampu mengelola risiko secara lebih efektif.
“Keamanan informasi saat ini telah menjadi kebutuhan bagi hampir seluruh organisasi. Pemahaman terhadap ISO/IEC 27001:2022 diharapkan dapat membantu mahasiswa, profesional, maupun institusi memahami bagaimana membangun sistem pengelolaan keamanan informasi yang terstruktur dan berkelanjutan,” ujar Gilis Fadhil Hisyam.
Buku tersebut membahas berbagai aspek penting dalam penerapan ISO/IEC 27001:2022, mulai dari prinsip dasar Sistem Manajemen Keamanan Informasi, identifikasi dan pengelolaan risiko, pengendalian keamanan informasi, hingga pendekatan peningkatan berkelanjutan (continual improvement). Materi disusun menggunakan bahasa yang mudah dipahami sehingga dapat dimanfaatkan sebagai referensi pembelajaran maupun pengembangan kompetensi profesional.
Buku ini diterbitkan melalui Afdan Rojabi Publisher, unit penerbitan digital di bawah PT Afdan Rojabi Indonesia, yang berfokus pada pengembangan ebook dan referensi digital di bidang teknologi informasi, keamanan informasi, transformasi digital, Artificial Intelligence (AI), serta tata kelola teknologi informasi.
Selain mendukung kebutuhan pembelajaran di lingkungan akademik, kehadiran referensi digital mengenai ISO/IEC 27001:2022 juga diharapkan dapat membantu organisasi meningkatkan kesadaran terhadap pentingnya perlindungan data, manajemen risiko, dan kepatuhan terhadap standar internasional di tengah perkembangan teknologi yang semakin pesat.
Ke depan, penulis bersama Afdan Rojabi Publisher akan terus menghadirkan berbagai ebook dan artikel edukatif yang membahas isu-isu strategis di bidang teknologi informasi, keamanan siber, kecerdasan buatan, tata kelola TI, serta inovasi digital guna mendukung peningkatan kompetensi sumber daya manusia Indonesia.
