Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum & Regulasi » Istana Tegur Hotman Paris, Minta Nama Prabowo Tak Diseret ke Kasus Febrie Adriansyah

Istana Tegur Hotman Paris, Minta Nama Prabowo Tak Diseret ke Kasus Febrie Adriansyah

  • account_circle Firmansyah
  • calendar_month Senin, 20 Jul 2026
  • visibility 155
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kebaruan.com Saya mengikuti perseteruan pernyataan ini sejak Jumat malam, dan eskalasinya cepat sekali berubah dari sekadar pembelaan hukum jadi polemik politik. Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi angkat bicara soal ini, Senin (20/7/2026). Ia menanggapi pengacara kondang Hotman Paris Hutapea, yang berulang kali menyeret nama Presiden Prabowo Subianto ke dalam kasus kliennya, mantan Jampidsus Febrie Adriansyah.

Istana: Kembalikan ke Mekanisme Hukum

Prasetyo menegaskan kasus Febrie murni persoalan hukum yang harus berjalan sesuai mekanismenya, bukan urusan yang perlu melibatkan Presiden. “Jangan dikait-kaitkan juga dengan Bapak Presiden,” ujarnya kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan.

Ia juga membantah klaim Hotman yang menyebut pemeriksaan pejabat tinggi negara membutuhkan restu Presiden lebih dulu. Menurut Prasetyo, tidak ada aturan yang mewajibkan penyidik meminta izin Presiden lebih dulu. Aturan itu juga tidak berlaku khusus untuk pejabat setingkat Jampidsus.

Awal Mula: Pernyataan Hotman di Kejagung

Polemik ini bermula dari jumpa pers Hotman di Gedung Bundar Kejaksaan Agung, Jumat (17/7/2026) malam, usai mendampingi Febrie menjalani pemeriksaan. Hotman menyebut kasus yang menjerat kliennya sebagai kriminalisasi. Ia menegaskan dirinya membela Febrie bukan demi bayaran, sembari menyinggung tarif jasa hukumnya yang menurutnya sudah sangat tinggi di Indonesia.

Yang membuat pernyataan Hotman jadi sorotan adalah caranya menyeret nama Prabowo. Ia mengklaim sudah menjadi pengacara pribadi Prabowo selama 25 tahun, menangani berbagai perkara besar termasuk milik adik kandung Prabowo, Hashim Djojohadikusumo. Hotman bahkan mempertanyakan kenapa aparat penegak hukum tidak berkoordinasi dulu dengan Prabowo. Ia menyebut Febrie sebagai “tangan kanan” yang jadi kebanggaan sang Presiden.

Klaim Hotman soal prestasi Febrie cukup spesifik. Ia menyebut angka Rp130 triliun dari kasus-kasus yang Febrie tangani, ditambah Rp300 triliun dari Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) yang sempat Febrie pimpin. Total klaimnya mencapai Rp430 triliun kembali ke kas negara.

Kritik Mengalir dari Berbagai Pihak

Pernyataan Hotman tidak luput dari kritik internal partai pendukung Prabowo sendiri. Sekretaris Fraksi Partai Gerindra di DPR, Bambang Haryadi, buka suara soal ini. Ia menegaskan Prabowo selaku Ketua Umum Gerindra tidak pernah mengintervensi proses hukum siapa pun, bahkan kader partainya sendiri.

Ironisnya, jejak digital justru menambah beban kredibilitas Hotman. Video lama yang kembali viral menunjukkan hal berbeda. Hotman dulu memuji ketegasan Prabowo karena berhasil mengungkap kasus yang sama, kasus yang kini justru menjerat kliennya sendiri. Dalam video itu, Hotman bahkan menyebut operasi penggerebekan aset Jampidsus di 11-12 lokasi mustahil terjadi tanpa restu Presiden. Pernyataan itu kini terasa kontradiktif dengan posisinya sebagai pembela Febrie.

Latar Belakang Kasus Febrie

Febrie Adriansyah berstatus tersangka dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) terkait kasus PT Asabri. Penanganan kasus ini awalnya berada di tangan Mabes Polri, sebelum akhirnya berkas dan penyidikannya beralih ke Kejaksaan Agung.

Perseteruan pernyataan antara Istana dan kubu Hotman ini menunjukkan betapa sensitifnya kasus yang melibatkan mantan pejabat tinggi Kejagung. Apalagi, nama Presiden ikut tersangkut dalam narasi pembelaan hukum ini. Publik kini menunggu bagaimana proses hukum Febrie berlanjut, sekaligus apakah polemik politik di sekitarnya akan mereda atau justru semakin memanas.

F
Firmansyah ✔ Jurnalis Terverifikasi

Jurnalis Kebaruan.com · Meliput isu ekonomi, politik, dan peristiwa terkini dengan integritas jurnalistik.

✎ Ditulis & ditinjau editor   |   ↻ Diperbarui 13 Juni 2026   |   Kebijakan editorial   Metodologi

  • Penulis: Firmansyah

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Emas Hari Ini 17 September 2026, Simak Update Lengkap Semua Pecahan

    Harga Emas Hari Ini 17 September 2026, Simak Update Lengkap Semua Pecahan

    • calendar_month Kamis, 17 Sep 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 130
    • 0Komentar

    Kebaruan. Harga emas hari ini, Kamis 17 September 2026, kembali jadi acuan penting bagi masyarakat yang ingin berinvestasi maupun sekadar memantau nilai aset logam mulia mereka. Data terbaru pukul 08.30 WIB mencatat harga emas batangan pecahan 1 gram berada di angka Rp2.598.000 sebelum pajak. Begitu pajak PPh 0,25 persen masuk hitungan, harganya naik tipis menjadi […]

  • Mengenang Richard Scolyer: Sosok Ilmuwan Pemberani yang Mengubah Harapan Pasien Kanker

    Mengenang Richard Scolyer: Sosok Ilmuwan Pemberani yang Mengubah Harapan Pasien Kanker

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 222
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Richard Scolyer telah meninggalkan warisan abadi bagi dunia medis melalui dedikasi luar biasa hingga akhir hayatnya. Profesor asal Australia ini wafat pada usia 59 tahun setelah berjuang melawan glioblastoma, jenis kanker otak yang dikenal sangat agresif. Kabar duka ini disampaikan secara resmi oleh keluarga serta kolega dekatnya pada 8 Juni 2026. Meskipun menghadapi kondisi […]

  • Gaji Manajer Kopdes Merah Putih dan Jobdesknya, Ini Rinciannya

    Gaji Manajer Kopdes Merah Putih dan Jobdesknya, Ini Rinciannya

    • calendar_month Kamis, 6 Agt 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Posisi manajer Kopdes Merah Putih lagi rame dicari tahu banyak orang, terutama soal gaji dan tugas kerjanya. Wajar sih, mengingat program ini membuka puluhan ribu lowongan sekaligus di seluruh Indonesia. Yuk, langsung bahas satu-satu. Berapa Sebenarnya Gaji Manajer Kopdes Merah Putih? Sampai sekarang, pemerintah belum merilis angka resmi. Tapi dari berbagai sumber yang beredar, […]

  • Dedi Mulyadi Gelar Sayembara Rp750 Juta Cari Pria Misterius Aman Yani

    Dedi Mulyadi Gelar Sayembara Rp750 Juta Cari Pria Misterius Aman Yani

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 216
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Penanganan perkara hukum pidana di wilayah Jawa Barat kini memasuki babak baru yang sangat menyita perhatian publik. Tokoh nasional Dedi Mulyadi membuat gebrakan besar dengan mengumumkan sayembara bernilai fantastis berupa uang tunai Rp750 juta bagi siapa saja yang menemukan keberadaan Aman Yani. Munculnya nama figur misterius tersebut memicu tanda tanya besar setelah terdakwa kasus […]

  • Gempa Gorontalo Magnitudo 5,6 Mengguncang Pagi Ini: Simak Dampak dan Penjelasan Resmi BMKG

    Gempa Gorontalo Magnitudo 5,6 Mengguncang Pagi Ini: Simak Dampak dan Penjelasan Resmi BMKG

    • calendar_month Jumat, 5 Jun 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 204
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Gempa Gorontalo berkekuatan magnitudo 5,6 mengejutkan masyarakat setempat pada Jumat, 7 Juni 2026, pukul 07.28 Wita. Fenomena Gempa Gorontalo ini memicu reaksi spontan warga yang segera berhamburan keluar rumah untuk mencari tempat aman. Getaran gempa Gorontalo terasa cukup kuat hingga menyebabkan kabel listrik dan pepohonan di sekitar pemukiman bergoyang. Warga setempat bahkan menggambarkan pengalaman […]

  • Penembakan Di AS Kembali Terjadi, 8 Orang Menjadi Korban di Festival Komunitas Toledo

    Penembakan Di AS Kembali Terjadi, 8 Orang Menjadi Korban di Festival Komunitas Toledo

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 180
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Penembakan Di AS kembali menambah daftar panjang catatan kekerasan senjata api setelah insiden tragis melanda wilayah Toledo, Ohio, pada Sabtu (6/6/2026). Peristiwa nahas ini menimpa masyarakat yang sedang berkumpul dalam sebuah festival musim panas komunitas. Sebanyak delapan orang dilaporkan menjadi korban dalam aksi kekerasan tersebut. Suasana perayaan yang awalnya penuh keceriaan mendadak berubah menjadi […]

expand_less