Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Menteri P2MI: Pernikahan, Bukan Susah Kerja, Jadi Alasan Utama WNI Pindah Kewarganegaraan

Menteri P2MI: Pernikahan, Bukan Susah Kerja, Jadi Alasan Utama WNI Pindah Kewarganegaraan

  • account_circle Firmansyah
  • calendar_month Selasa, 28 Jul 2026
  • visibility 81
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kebaruan.com Isu WNI beramai-ramai melepas kewarganegaraan ternyata selama ini disalahpahami publik. Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Mukhtarudin, angkat bicara meluruskan persepsi keliru tersebut. Ia mengungkap fakta mengejutkan: pernikahan, bukan kesulitan mencari kerja, menjadi penyebab dominan di balik fenomena ini.

Rujukan Datanya Langsung dari Kementerian Imigrasi

Klarifikasi ini bukan asal bicara. Mukhtarudin menelusuri sendiri data resmi ke Kementerian Imigrasi sebelum menyampaikan pernyataannya ke publik. Baginya, isu ini terlanjur digiring ke arah yang tidak sesuai fakta.

“Sebenarnya, isunya di-blow up ke lain gitu, padahal dari data yang saya tanya dari Kementerian Imigrasi, yang mau lepas warga negara itu justru oleh karena nikah,” ungkap Mukhtarudin saat berkunjung ke Kota Sukabumi, Senin (27/7/2026) siang.

Pelurusan fakta ini muncul di tengah gencarnya narasi yang mengaitkan pelepasan status WNI dengan minimnya kesempatan kerja di tanah air.

Bantah Tudingan Lapangan Kerja Domestik yang Sempit

Mukhtarudin tak segan membantah secara langsung tuduhan bahwa keterbatasan lapangan pekerjaan di Indonesia mendorong warganya hengkang sekaligus melepas status kewarganegaraan. Ia menyebut tudingan tersebut kental nuansa politis dan bertolak belakang dengan temuan data sesungguhnya.

“Jadi, bukan oleh karena faktor karena enggak ada pekerjaan di sini ataupun apa, enggak. Cuma ini ya namanya politis ya, padahal datanya tidak begitu,” tegasnya.

Publik pun ia ajak lebih cermat membaca data sebelum terburu-buru menyimpulkan. Kesimpulan tanpa dasar data yang kuat, menurutnya, hanya akan melahirkan persepsi keliru di tengah masyarakat.

Membedah Angka 80.000 WNI

Mukhtarudin menyoroti angka besar yang selama ini jadi sorotan: 80.000 WNI berencana pindah kewarganegaraan. Namun ia menekankan pentingnya memilah angka tersebut berdasarkan motif sebenarnya, bukan sekadar dibiarkan jadi angka mentah tanpa konteks.

“Jadi kalau dilihat, 80.000 orang Indonesia mau pindah, dari 80.000 itu mungkin dilihat berapa sih yang sebenarnya yang cari pekerjaan, berapa sih yang pindah warga negara oleh karena pernikahan,” paparnya.

Pemilahan data semacam ini krusial dilakukan. Sebagian besar dari mereka nyatanya memilih melepas status WNI demi mengikuti pasangan hidup berkewarganegaraan asing—bukan murni terdesak faktor ekonomi seperti anggapan selama ini.

Dampaknya ke Kebijakan Pemerintah Selanjutnya

Motif sebenarnya di balik keputusan melepas kewarganegaraan ini rupanya sangat menentukan langkah pemerintah ke depan. Bayangkan saja, penanganannya jelas berbeda antara kasus pernikahan campuran dengan persoalan sempitnya lapangan kerja di dalam negeri.

Kalau Anda penasaran dengan tren migrasi WNI belakangan ini, ada baiknya langsung merujuk ke data resmi kementerian terkait, bukan sekadar percaya isu yang beredar di linimasa media sosial. Kejernihan data seperti ini pada akhirnya membantu pemerintah menyusun kebijakan perlindungan pekerja migran yang lebih tepat sasaran, sekaligus meredam kesimpangsiuran informasi yang kerap muncul belakangan.

F
Firmansyah ✔ Jurnalis Terverifikasi

Jurnalis Kebaruan.com · Meliput isu ekonomi, politik, dan peristiwa terkini dengan integritas jurnalistik.

✎ Ditulis & ditinjau editor   |   ↻ Diperbarui 13 Juni 2026   |   Kebijakan editorial   Metodologi

  • Penulis: Firmansyah

Rekomendasi Untuk Anda

  • Panduan Strategi Trading Kripto Modal Kecil: Tips Cuan Tanpa Terjebak Koin Gorengan

    Panduan Strategi Trading Kripto Modal Kecil: Tips Cuan Tanpa Terjebak Koin Gorengan

    • calendar_month Jumat, 8 Mei 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 213
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Memasuki dunia investasi digital melalui trading kripto kini menjadi pilihan populer bagi mereka yang ingin memutar uang meski dengan modal kecil. Melakukan trading kripto bukan berarti Anda harus memiliki dana puluhan juta rupiah; bahkan dengan ratusan ribu saja, Anda sudah bisa mulai membangun portofolio. Namun, keberhasilan dalam trading kripto sangat bergantung pada kemampuan Anda […]

  • Parkiran Saat Berkunjung ke GBK, Daftar Lokasi Terdekat Anti Ribet

    Parkiran Saat Berkunjung ke GBK, Daftar Lokasi Terdekat Anti Ribet

    • calendar_month Jumat, 11 Sep 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 19
    • 0Komentar

    Kebaruan. Parkiran saat berkunjung ke GBK jadi masalah klasik yang dialami hampir semua pengunjung. Konser besar, laga timnas, sampai turnamen e-sport kerap berlangsung bersamaan di kawasan Senayan. Akibatnya, area parkir dalam kompleks GBK cepat penuh, apalagi menjelang jam acara mulai. Untungnya, kawasan ini punya banyak titik parkir alternatif. Simak daftar lokasi yang bisa jadi andalan, […]

  • Harga Emas Antam Hari Ini 26 Juni 2026: Stabil di Rp2.655.000 per Gram, Cek Semua Ukuran

    Harga Emas Antam Hari Ini 26 Juni 2026: Stabil di Rp2.655.000 per Gram, Cek Semua Ukuran

    • calendar_month Jumat, 26 Jun 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 106
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Jumat, 26 Juni 2026, dan harga emas Antam membuka hari dengan kondisi yang tenang. Logam Mulia mencatat harga dasar emas batangan reguler di angka Rp2.655.000 per gram — sama persis dengan posisi kemarin. Tidak ada pergerakan signifikan pagi ini, dan itu justru menjadi sinyal menarik bagi investor yang sedang mempertimbangkan waktu terbaik untuk masuk […]

  • Bank Indonesia Naikkan BI Rate Jadi 5,50% untuk Perkuat Nilai Tukar Rupiah

    Bank Indonesia Naikkan BI Rate Jadi 5,50% untuk Perkuat Nilai Tukar Rupiah

    • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 154
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Bank Indonesia (BI) kembali mengambil langkah tegas merespons dinamika pasar keuangan terkini. Dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) hari ini, Selasa (9/6/2026), BI memutuskan menaikkan suku bunga acuan atau BI-Rate sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 5,50%. Selain itu, suku bunga Deposit Facility kini berada di level 4,50% dan Lending Facility mencapai 6,25%. Alasan Utama […]

  • Melampaui Batas Lelah: Kronologi 6,5 Jam Perjuangan prajurit TNI Evakuasi Korban Heli Jatuh di Hutan Kalbar

    Melampaui Batas Lelah: Kronologi 6,5 Jam Perjuangan prajurit TNI Evakuasi Korban Heli Jatuh di Hutan Kalbar

    • calendar_month Minggu, 19 Apr 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 151
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Hutan Kalimantan Barat kembali menunjukkan wajahnya yang ganas hari ini, 19 April 2026. Di balik rimbunnya kanopi pohon yang nyaris tak tertembus cahaya, ratusan prajurit TNI baru saja menyelesaikan misi yang menguras fisik dan emosi: mengevakuasi 8 korban helikopter jatuh dalam operasi maraton selama 6,5 jam. Ini bukan sekadar angka di atas kertas laporan. […]

  • Panduan Surfing untuk Pemula: Tempat Belajar dan Harga Papan yang Perlu Kamu Tahu

    Panduan Surfing untuk Pemula: Tempat Belajar dan Harga Papan yang Perlu Kamu Tahu

    • calendar_month Kamis, 13 Agt 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 110
    • 0Komentar

    Ingin coba surfing tapi bingung mulai dari mana? Tenang, hampir semua peselancar hebat juga pernah jatuh berkali-kali di awal. Yang penting, kamu tahu ke mana harus belajar dan papan seperti apa yang cocok buat tahap awal ini. Kenapa Pemula Sebaiknya Mulai dari Softboard, Bukan Papan Fiberglass Papan fiberglass memang terlihat keren di Instagram, tapi papan […]

expand_less