Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » Kesehatan » Kasus Campak Tembus 21 Ribu, Kemenkes Ingatkan Warga Jangan Lengah

Kasus Campak Tembus 21 Ribu, Kemenkes Ingatkan Warga Jangan Lengah

  • account_circle Firmansyah
  • calendar_month Kamis, 6 Agt 2026
  • visibility 95
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kebaruan.com Angka kasus campak memang sudah turun jauh dibanding awal tahun. Tapi jangan buru-buru merasa aman dulu. Kementerian Kesehatan RI justru meminta masyarakat tetap waspada, sebab virus ini masih beredar di sejumlah wilayah Tanah Air.

Lebih dari 21 Ribu Kasus Tersebar di 36 Provinsi

Data terbaru cukup mengejutkan. Total kasus campak sepanjang 2026 sudah menembus angka 21.101, berdasarkan laporan surveilans Penyakit yang Dapat Dicegah dengan Imunisasi (PD3I) per 1 Agustus 2026. Sebaran kasus ini mencakup 36 provinsi di seluruh Indonesia.

Angka ini sebenarnya jauh menurun dibanding lonjakan yang sempat terjadi awal tahun. Saat itu, kasus campak melonjak drastis dan memicu peningkatan angka kematian pada anak-anak. Pemerintah lantas bergerak cepat, dan hasilnya cukup memuaskan: kasus berhasil ditekan hingga 93 persen pada pertengahan Maret 2026.

Sayangnya, penurunan tajam itu bukan berarti ancaman sudah lenyap sepenuhnya.

“Bisa Merebak Lagi Kalau Tidak Hati-Hati”

Direktur Imunisasi Kemenkes RI, Indri Yogyaswari, mengingatkan bahwa tren nasional yang membaik tidak boleh membuat pemerintah daerah maupun masyarakat lengah. Menurutnya, di sejumlah titik, angka kasus campak masih bertahan tinggi.

Kelonggaran sedikit saja bisa membuka celah bagi virus untuk kembali menyebar luas, katanya saat ditemui pada Selasa (4/8/2026).

Anak Sekolah, Kelompok yang Perlu Diwaspadai

Indri menyoroti satu kelompok yang menjadi titik rawan penularan: anak usia sekolah. Alasannya masuk akal. Lingkungan sekolah penuh interaksi setiap hari, sehingga virus campak yang memang sangat menular bisa cepat berpindah dari satu siswa ke siswa lain.

Bahayanya tidak berhenti di gerbang sekolah saja. Anak yang tertular berisiko membawa virus itu pulang ke rumah. Anggota keluarga lain pun ikut terancam, terutama bayi dan balita yang belum menuntaskan jadwal vaksinasinya.

BIAS Kembali Digalakkan sebagai Langkah Pencegahan

Kemenkes merespons situasi ini dengan menghidupkan kembali program Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS). Program rutin ini biasa dijalankan setiap Agustus dan November di sekolah-sekolah seluruh Indonesia.

Alasan di balik program ini cukup mendasar. Imunisasi rutin yang diterima anak saat balita memang penting, tapi kekebalan tubuh terhadap campak bisa melemah seiring bertambahnya usia. Karena itu, dosis penguat atau booster jadi kunci untuk menjaga perlindungan tetap optimal.

Melalui BIAS, antibodi anak diharapkan tetap kuat sampai mereka beranjak dewasa nanti. “Supaya anak-anak kita dapat perlindungan yang sampai nanti dia dewasa itu sudah cukup kuat,” ujar Indri menutup keterangannya.

Kenali Gejalanya, Jangan Tunda ke Fasilitas Kesehatan

Kemenkes mengajak orang tua dan pihak sekolah mendukung kelancaran program BIAS di lingkungan masing-masing. Selain itu, kewaspadaan terhadap gejala awal campak juga penting untuk ditingkatkan.

Demam tinggi yang disertai ruam kemerahan pada kulit merupakan tanda khas campak yang perlu segera diperiksakan. Semakin cepat penanganan dilakukan, semakin kecil pula risiko penularan meluas ke orang-orang di sekitar.

Campak memang bukan penyakit baru, tapi bukan berarti bisa dianggap remeh. Selama cakupan imunisasi belum merata di semua wilayah, potensi wabah susulan tetap mengintai—dan langkah pencegahan sekecil apa pun tetap berarti besar.

F
Firmansyah ✔ Jurnalis Terverifikasi

Jurnalis Kebaruan.com · Meliput isu ekonomi, politik, dan peristiwa terkini dengan integritas jurnalistik.

✎ Ditulis & ditinjau editor   |   ↻ Diperbarui 13 Juni 2026   |   Kebijakan editorial   Metodologi
  • Penulis: Firmansyah

Rekomendasi Untuk Anda

  • KPK Geledah Rumah Silmy Karim Terkait Kasus Dugaan Suap dan Gratifikasi Izin Tinggal WNA

    KPK Geledah Rumah Silmy Karim Terkait Kasus Dugaan Suap dan Gratifikasi Izin Tinggal WNA

    • calendar_month Jumat, 5 Jun 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 132
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan di rumah Silmy Karim yang berlokasi di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Jumat (5/6/2026) siang. Rombongan tim penyidik tiba di kediaman mantan Wakil Menteri Imigrasi tersebut sekitar pukul 13.46 WIB dengan menggunakan enam mobil. Kegiatan ini mendapatkan pengawalan ketat dari personel Brimob Polri yang bersenjata lengkap […]

  • Tragedi Pemburu anjing di bogor yang Menewaskan Seorang Bocah: Pemilik Jadi Tersangka

    Tragedi Pemburu anjing di bogor yang Menewaskan Seorang Bocah: Pemilik Jadi Tersangka

    • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 110
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Insiden memilukan terjadi di Jasinga, Kabupaten Bogor, ketika seorang bocah laki-laki berusia 9 tahun berinisial MAS tewas akibat serangan kawanan anjing milik kelompok Pemburu anjing di bogor. Peristiwa ini berlangsung pada Minggu, 7 Juni 2026, saat korban sedang asyik memancing bersama temannya di kawasan hutan. Warga setempat menemukan korban dalam kondisi tidak bernyawa di […]

  • Kekacauan di Belfast Pecah Usai Serangan Pisau, Rumah dan Kendaraan Dibakar Massa

    Kekacauan di Belfast Pecah Usai Serangan Pisau, Rumah dan Kendaraan Dibakar Massa

    • calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 194
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Kekacauan di Belfast menjadi sorotan dunia setelah gelombang kerusuhan melanda sejumlah wilayah di kota tersebut pada Selasa malam. Insiden ini terjadi setelah kasus penikaman yang melibatkan seorang pria berusia 30 tahun asal Sudan dan memicu ketegangan di tengah masyarakat. Situasi yang awalnya berpusat pada proses penyelidikan polisi kemudian berkembang menjadi aksi kerusuhan di beberapa […]

  • Mahasiswa Masuk Gedung DPR dan Temui Pimpinan Parlemen — Bawa Tuntutan Soal BBM hingga Supremasi Sipil

    Mahasiswa Masuk Gedung DPR dan Temui Pimpinan Parlemen — Bawa Tuntutan Soal BBM hingga Supremasi Sipil

    • calendar_month Jumat, 19 Jun 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 124
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Mereka tidak hanya berteriak di luar gerbang. Mereka masuk. Jumat sore, 19 Juni 2026, puluhan perwakilan mahasiswa dari empat kelompok yang sejak siang berunjuk rasa di depan gerbang utama DPR/MPR RI, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Pusat, akhirnya memasuki kompleks parlemen. Sekitar pukul 17.54 WIB, mereka mulai masuk melalui pintu kecil di samping gerbang utama […]

  • Shopee dan Tokopedia Kompak Kembalikan Dana Penjual Usai PPh Pasal 22 Ditunda

    Shopee dan Tokopedia Kompak Kembalikan Dana Penjual Usai PPh Pasal 22 Ditunda

    • calendar_month Senin, 10 Agt 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 98
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Kabar baik datang untuk para pedagang online. Kementerian Keuangan resmi menunda pemungutan PPh Pasal 22 sebesar 0,5 persen hingga 31 Oktober 2026. Shopee dan Tokopedia langsung merespons cepat dengan mengembalikan dana yang sempat dipotong dari penjual selama periode 1-5 Agustus. Empat Marketplace, Baru Dua yang Punya Kepastian Jadwal Direktorat Jenderal Pajak (DJP) sebelumnya menunjuk […]

  • Kemenkes Tingkatkan Kewaspadaan Terhadap Kasus Ebola: RI Masih Aman, Bandara Diperketat

    Kemenkes Tingkatkan Kewaspadaan Terhadap Kasus Ebola: RI Masih Aman, Bandara Diperketat

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 160
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Kementerian Kesehatan (Kemenkes) saat ini terus memperkuat barisan pertahanan nasional untuk merespons munculnya kasus Ebola yang kembali mewabah di Republik Demokratik (RD) Kongo. Meskipun hingga detik ini belum terdeteksi adanya penularan di dalam negeri, pemerintah tetap mengambil langkah preventif yang sangat serius. Status darurat kesehatan internasional yang ditetapkan oleh WHO menjadi alarm bagi seluruh […]

expand_less