Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum & Regulasi » Mahasiswa Masuk Gedung DPR dan Temui Pimpinan Parlemen — Bawa Tuntutan Soal BBM hingga Supremasi Sipil

Mahasiswa Masuk Gedung DPR dan Temui Pimpinan Parlemen — Bawa Tuntutan Soal BBM hingga Supremasi Sipil

  • account_circle Firmansyah
  • calendar_month Jumat, 19 Jun 2026
  • visibility 162
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kebaruan.com Mereka tidak hanya berteriak di luar gerbang. Mereka masuk. Jumat sore, 19 Juni 2026, puluhan perwakilan mahasiswa dari empat kelompok yang sejak siang berunjuk rasa di depan gerbang utama DPR/MPR RI, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Pusat, akhirnya memasuki kompleks parlemen. Sekitar pukul 17.54 WIB, mereka mulai masuk melalui pintu kecil di samping gerbang utama — bertahap dalam tiga gelombang.

Tujuannya satu: bertemu langsung dengan pimpinan DPR dan menyampaikan tuntutan yang selama ini hanya terdengar dari balik pagar besi.

Tolak Naik Mobil Pamdal — “Kayak Tahanan”

Sesampainya di halaman utama Gedung DPR RI, para mahasiswa mendapat tawaran dari petugas Pengamanan Dalam (Pamdal) untuk naik kendaraan menuju lokasi pertemuan. Alasannya masuk akal — gedung tujuan cukup jauh dari gerbang utama.

Tapi mahasiswa kompak menolak.

“Enggak usah aja ya Pak. Kayak tahanan,” ucap salah satu perwakilan dari Universitas Trisakti.

Kalimat itu singkat tapi mengena. Mereka memilih berjalan kaki bersama-sama menuju Gedung Nusantara — yang lebih dikenal publik sebagai Gedung Kura-kura DPR RI. Sebuah gestur kecil yang bicara banyak soal prinsip: mereka datang sebagai warga negara yang menyuarakan hak, bukan sebagai tamu yang perlu diatur pergerakannya.

Siapa Saja yang Hadir?

Perwakilan mahasiswa yang masuk ke kompleks parlemen berasal dari empat kelompok:

Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Universitas Trisakti, Universitas Mercu Buana, dan Universitas Esa Unggul. Keempat kelompok ini sudah sejak siang menggelar aksi demonstrasi di luar gerbang DPR — dan sore hari, suara mereka akhirnya mendapat ruang untuk terdengar langsung oleh pimpinan parlemen.

Tritura Kembali — Tiga Tuntutan Trisakti

Mahasiswa Universitas Trisakti datang dengan konsep yang sarat sejarah: Tritura Kembali atau Tiga Tuntutan Rakyat. Menteri Luar Negeri Kepresidenan Mahasiswa (Kepresma) Trisakti, Arief, menyampaikan tiga tuntutan utama yang mereka bawa:

  • Pertama, memulihkan kondisi ekonomi dan politik nasional yang mereka nilai mulai mengkhawatirkan.
  • Kedua, memberantas inkompetensi pejabat publik yang dinilai merugikan masyarakat luas.
  • Ketiga, mengembalikan supremasi sipil yang mereka anggap mulai terkikis.

Nama “Tritura” sendiri bukan pilihan acak. Ini adalah penghormatan langsung pada sejarah perjuangan mahasiswa 1966 — sebuah sinyal bahwa generasi muda hari ini sadar betul di mana mereka berdiri dalam garis panjang sejarah demokrasi Indonesia.

Empat Tuntutan Esa Unggul — Dari Audit MBG hingga Check and Balance

Presiden Mahasiswa Universitas Esa Unggul, David Sondakh, membawa empat tuntutan yang lebih spesifik dan teknis. Tuntutan pertama soal supremasi sipil. David dan kawan-kawannya menilai ruang sipil makin sempit karena unsur militerisme terus merangsek masuk ke berbagai sektor kehidupan publik.

Tuntutan kedua adalah audit menyeluruh terhadap program-program yang menggunakan anggaran negara dalam skala besar — termasuk Proyek Strategis Nasional (PSN), Program Makan Bergizi Gratis (MBG), dan Program Koperasi Desa Merah Putih. Mahasiswa ingin tahu apakah uang rakyat itu benar-benar sampai ke tangan yang tepat.

Tuntutan ketiga menyoroti komunikasi publik pemerintah yang dinilai kerap memicu polemik dan kebingungan di masyarakat. Mereka minta pemerintah berbenah dalam cara menyampaikan kebijakan — bukan hanya soal isi kebijakan, tapi juga soal bagaimana kebijakan itu dikomunikasikan.

Tuntutan keempat — dan yang paling fundamental — adalah meminta DPR menjalankan fungsi check and balance secara lebih serius. David menekankan bahwa berbagai dugaan persoalan dalam program pemerintah justru membuktikan betapa pentingnya pengawasan legislatif yang tajam dan tidak tebang pilih.

“Berbagai dugaan persoalan dalam sejumlah program pemerintah menunjukkan pentingnya penguatan fungsi kontrol dan pengawasan oleh lembaga legislatif,” kata David.

Mengapa Momen Ini Penting?

Demo mahasiswa di depan DPR bukan hal baru. Tapi ada yang berbeda hari ini. Pimpinan DPR memilih membuka pintu dan menerima perwakilan mahasiswa secara langsung — bukan hanya melempar janji dari balik pagar. Itu langkah yang patut dicatat, meski tentu saja yang jauh lebih penting adalah apa yang terjadi setelah pertemuan ini.

Apakah tuntutan mahasiswa benar-benar didengar? Apakah ada respons konkret dari DPR terhadap desakan audit MBG, pembenahan komunikasi publik, dan penguatan fungsi pengawasan? Itulah pertanyaan yang publik perlu kawal jawabannya — bukan hanya hari ini, tapi dalam minggu-minggu ke depan.

Mahasiswa sudah berjalan kaki masuk ke Gedung Kura-kura. Bola kini ada di tangan parlemen.

F
Firmansyah ✔ Jurnalis Terverifikasi

Jurnalis Kebaruan.com · Meliput isu ekonomi, politik, dan peristiwa terkini dengan integritas jurnalistik.

✎ Ditulis & ditinjau editor   |   ↻ Diperbarui 13 Juni 2026   |   Kebijakan editorial   Metodologi
  • Penulis: Firmansyah

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bara api bawah tanah kalimantan Play Button

    Bara Api Bawah Tanah di Kalimantan: Kenapa Karhutla Sulit Padam

    • calendar_month Rabu, 14 Okt 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 119
    • 0Komentar

    Kebaruan. Bara api bawah tanah menjadi biang sulitnya memadamkan karhutla di Kalimantan. Permukaan lahan tampak aman, tetapi api masih menyala di dalam lapisan gambut. Juru bicara BNPB menyebut tim sudah memadamkan api di permukaan, tetapi di bawahnya belum. Fenomena ini kembali jadi sorotan setelah video relawan di Palangka Raya viral. Lubang Api yang Terekam di […]

  • Gempa magnitudo 7 plus mengguncang dunia 2026

    11 Gempa Magnitudo 7+ yang Mengguncang Dunia Sepanjang 2026, Indonesia Ikut Kena

    • calendar_month Jumat, 21 Agt 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 146
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Bumi memang nggak pernah benar-benar diam. Sepanjang 2026, tercatat sudah 11 kali gempa magnitudo 7+ mengguncang berbagai penjuru dunia, dari Amerika Latin sampai kawasan Pasifik. Beberapa di antaranya bahkan terjadi di wilayah Indonesia sendiri. Rentetan Gempa Besar dari Awal Tahun Catatan Kompas.com menunjukkan gempa magnitudo 7+ pertama tahun ini terjadi di Kota Belud, Malaysia, […]

  • Soundcore-rilis-proyektor-portabel-nebula-p1i-indonesia (1)

    Soundcore Rilis Proyektor Portabel Nebula P1i di Indonesia, Ini Fitur Andalannya

    • calendar_month Senin, 24 Agt 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 132
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Soundcore resmi merilis proyektor portabel Nebula P1i untuk pasar Indonesia dengan banderol sekitar Rp 7 jutaan. Perangkat hiburan ini membawa resolusi Full HD, dukungan Google TV, serta dua speaker Dolby Audio 10W dengan fitur Flippable Audio. Fitur Flippable Audio memungkinkan unit speaker berputar hingga 90 derajat ke samping serta 200 derajat ke atas dan […]

  • Kebakaran tpa jatiwaringin hari ke 7

    Kebakaran TPA Jatiwaringin Memasuki Hari Ke-7: Petugas Masih Berjuang Memadamkan Api

    • calendar_month Senin, 6 Jul 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 60
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Memasuki hari ketujuh, kobaran api di TPA Jatiwaringin, Kabupaten Tangerang, Banten, masih belum berhasil dipadamkan. Petugas pemadam kebakaran dari Kabupaten Tangerang terus melakukan upaya penanganan intensif di lokasi tersebut. Pada hari Senin (6/7/2026), tim mengerahkan sekitar 8 hingga 9 unit mobil pemadam untuk menaklukkan api. Selain itu, pihak Sudin Pemadam Kebakaran Kota Tangerang turut […]

  • Ratusan senjata ditemukan yayasan sekolah jaksel

    Fakta Ratusan Senjata Ditemukan di Yayasan Sekolah Jaksel, Ada Bunker Terkunci

    • calendar_month Jumat, 7 Agt 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Sebuah sekolah swasta di Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, mendadak jadi sorotan. Petugas menemukan ratusan senjata tersimpan di ruangan bekas ketua yayasan sekolah tersebut. Temuan ini bermula saat pihak sekolah membuka ruangan itu untuk kebutuhan operasional siswa. Kronologi Penemuan Kuasa hukum pihak sekolah, Hermawanto, menceritakan kejadian ini berlangsung dalam dua tahap. Pada 10 […]

  • Dpr sahkan anggaran apbn 2027

    DPR Sahkan Anggaran APBN 2027, Belanja Negara Tembus Rp4.106 Triliun

    • calendar_month Selasa, 29 Sep 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 176
    • 0Komentar

    Jakarta Kebaruan. Ketukan palu Ketua DPR RI Puan Maharani menandai babak baru anggaran APBN 2027. Dewan Perwakilan Rakyat resmi mengesahkan Rancangan Undang-Undang (RUU) Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2027 menjadi undang-undang dalam Rapat Paripurna hari ini. “Apakah RUU APBN 2027 dapat disetujui untuk disahkan menjadi Undang-Undang?” tanya Puan kepada anggota sidang yang hadir. Serentak, […]

expand_less