Kebaruan.com Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni turun langsung ke lapangan, Minggu (9/8). Dia meninjau penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Bromo. Raja Juli memastikan helikopter water bombing akan bekerja maksimal sampai api padam sepenuhnya.
Tinjauan Langsung dari Darat dan Udara
Dalam kunjungan itu, jajaran pejabat dari TNBTS, TNI, Polri, serta kepala daerah yang wilayahnya terdampak kebakaran turut mendampingi Raja Juli. Rombongan memantau proses pemadaman dari dua sisi sekaligus, darat dan udara, agar penanganan bisa lebih menyeluruh.
Titik Api Masih Menyala di Dua Lokasi
Api masih membara di beberapa titik. Dua lokasi paling menonjol adalah kawasan Tebing P-30 di Kecamatan Sumber, Kabupaten Probolinggo. Lokasi lainnya berada di sekitar Gunung Dingklik, Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan. Menurut Raja Juli, pemadaman lewat udara menjadi strategi kunci karena petugas darat sulit menjangkau sejumlah titik api tersebut.
Cuaca cerah pada Senin (10/8) membuat operasi berjalan lebih lama dibanding hari sebelumnya. “Kalau per hari ini, mereka sampai jam 17.00 WIB. Karena udara baik ini kan. Kalau kemarin sampai jam 13.30, sudah ada angin kencang, kembali kabut. Mulai hari ini cerah,” ujar Raja Juli, dilansir detikJatim.
Water Bombing Digenjot Selagi Cuaca Mendukung
Cuaca yang bersahabat membuat tim mengoptimalkan operasi water bombing hari ini. Dalam kondisi ideal, satu unit helikopter sanggup melakukan hingga 30 kali penyiraman air dalam sehari. Raja Juli menegaskan operasi ini akan terus berlanjut sampai titik api benar-benar tuntas. “Kalau belum padam, mungkin harus sampai padam,” katanya singkat.
Luas Area Terbakar Tembus 520 Hektare
Tim di lapangan sudah memverifikasi data sementara ini: luas kawasan Bromo yang terbakar mencapai sekitar 520 hektare. Sekitar 300 hektare di antaranya terbakar dalam semalam saja, menandakan betapa cepatnya api merambat saat kondisi angin sedang kencang.
Empat Akses Masuk Kawasan Ditutup Total
Selama proses pemadaman berlangsung, petugas menutup total empat akses masuk menuju kawasan Bromo. Keempat jalur itu berasal dari wilayah Kabupaten Malang, Lumajang, Pasuruan, dan Probolinggo. Petugas belum menentukan batas waktu penutupan ini, sebab kondisi lapangan masih terus berkembang.
Kalau kamu berencana ke Bromo dalam waktu dekat, sebaiknya cek dulu info resmi dari TNBTS. Situasi masih dinamis, jadi rencana perjalanan bisa berubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan pemadaman.
