Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » 11 Tuntutan Demo Buruh 24 September 2026: Dari Outsourcing sampai Cuti Haid

11 Tuntutan Demo Buruh 24 September 2026: Dari Outsourcing sampai Cuti Haid

  • account_circle Firmansyah
  • calendar_month 16 jam yang lalu
  • visibility 11
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kebaruan. Sebelas poin. Itulah isi tuntutan demo buruh yang sekitar 50 ribu massa Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia (KBPBI) usung ke Jakarta, Kamis (24/9/2026). Semuanya bermuara pada satu agenda, yaitu RUU Perlindungan Ketenagakerjaan. Selain itu, persoalan yang buruh angkat cukup luas, mulai dari status kerja, upah, sampai kesiapan menghadapi otomatisasi.

Daftar Lengkap 11 Tuntutan Demo Buruh

  1. UU Perlindungan Ketenagakerjaan. Pertama, buruh menuntut undang-undang yang melindungi pekerja lebih kuat. Sebab, KBPBI menilai draf yang ada masih membawa pendekatan Omnibus Law.
  2. Kepastian kerja. Kedua, mereka menuntut kejelasan status kerja. Misalnya, buruh menyoroti outsourcing, kontrak PKWT, dan sistem magang. Mereka khawatir perusahaan memakai magang untuk menggantikan pekerja reguler dengan biaya lebih murah. Di sisi lain, satu media melaporkan usulan kontrak maksimal satu tahun sebelum pekerja menjadi karyawan tetap.
  3. Upah layak dan bermartabat. Ketiga, buruh meminta upah yang layak. Selain itu, mereka mempertanyakan koefisien pengupahan yang nilainya tidak jelas.
  4. Perlindungan pekerja platform. Keempat, KBPBI ingin pekerja platform mendapat perlindungan, seperti pengemudi ojol dan pekerja media. Tuntutan ini juga mencakup pekerja yang kena imbas transisi iklim.
  5. Pesangon dan PHK sepihak. Kelima, buruh menagih jaminan pesangon dan menolak PHK sepihak. Sebab, mereka menilai aturan yang berlaku telah mengurangi perlindungan pesangon.
  6. Serikat pekerja. Keenam, mereka ingin serikat pekerja lebih kuat, agar organisasi buruh bisa menjalankan fungsinya dan memperjuangkan anggotanya.
  7. K3 dan kesejahteraan. Ketujuh, buruh mendesak keselamatan dan kesehatan kerja menjadi prioritas. Dengan kata lain, K3 tidak berhenti sebagai kewajiban perusahaan, tetapi masuk ke arah kebijakan.
  8. Sanksi bagi perusahaan pelanggar. Kedelapan, mereka meminta sanksi lebih tegas. Alasannya, aturan tanpa penegakan tidak akan berjalan efektif.
  9. Hak buruh perempuan. Kesembilan, buruh memperjuangkan hak pekerja perempuan. Salah satunya cuti haid tanpa syarat surat dokter dan tanpa keharusan menyatakan sakit.
  10. Akses kerja bagi disabilitas dan pekerja rentan. Kesepuluh, mereka menuntut kesempatan kerja yang lebih luas bagi penyandang disabilitas dan kelompok rentan.
  11. Upskilling dan reskilling. Terakhir, buruh meminta pemerintah menjalankan program peningkatan keterampilan. Upskilling berarti mengasah keahlian yang sudah ada, sedangkan reskilling berarti mempelajari keahlian baru. Program ini penting karena otomatisasi mengubah kebutuhan tenaga kerja.

Kenapa Buruh Turun Sekarang?

Aksi ini bukan langkah pertama. Sebelumnya, KBPBI menempuh jalur diplomasi sekitar empat bulan. Selain itu, koalisi memberi tenggat 22 September kepada DPR untuk merespons usulan buruh. Kini mereka menurunkan massa langsung ke jalan.

Siapa yang menerima petisi?

Pukul 09.00 WIB, sejumlah pimpinan konfederasi menemui Kepala Staf Kepresidenan Dudung Abdurachman di Bina Graha. Selanjutnya, petisi itu sampai ke Presiden Prabowo Subianto. Sementara itu, massa berkonvoi dari Semanggi ke depan Menara UOB di Jalan MH Thamrin.

Presiden KSPSI Andi Gani Nena Wea menegaskan aksi tidak masuk ke Bundaran HI maupun Menteng. Alasannya, ia khawatir pihak lain menyeret aksi ke ranah politik dan memecah belah gerakan.

Catatan untuk Pembaca

Nada tuntutan cenderung normatif. Buruh menyebut arah kebijakan, tetapi belum semua poin memuat angka. Kecuali soal masa kontrak, sumber yang kami temukan belum memuat rumusan pasal yang konkret. Dengan demikian, sikap pemerintah dan DPR akan menentukan apakah poin-poin ini masuk ke draf RUU.

F
Firmansyah ✔ Jurnalis Terverifikasi

Jurnalis Kebaruan.com · Meliput isu ekonomi, politik, dan peristiwa terkini dengan integritas jurnalistik.

✎ Ditulis & ditinjau editor   |   ↻ Diperbarui 13 Juni 2026   |   Kebijakan editorial   Metodologi
  • Penulis: Firmansyah

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gibran Tak Duduk di Samping Prabowo Subianto, Istana: Cuma Soal Teknis

    Gibran Tak Duduk di Samping Prabowo Subianto, Istana: Cuma Soal Teknis

    • calendar_month Selasa, 21 Jul 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 99
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Posisi duduk Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang tidak lagi bersebelahan langsung menyita perhatian publik. Kejadian ini muncul dalam sidang kabinet paripurna (SKP) di Istana Negara, Jakarta, Senin (20/7). Formasi Duduk yang Berubah Prabowo Subianto menggelar sidang kabinet yang dihadiri para menteri, wakil menteri, kepala lembaga, hingga penasihat dan utusan […]

  • Akses CCTV Bundaran HI Tidak Dapat Diakses saat Demo BEM UI Berlangsung

    Akses CCTV Bundaran HI Tidak Dapat Diakses saat Demo BEM UI Berlangsung

    • calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Jumat (12/6/2026) hari ini, masyarakat yang ingin memantau kondisi lalu lintas di pusat ibu kota menemui kendala. Seluruh akses CCTV publik yang berada di kawasan Bundaran HI dilaporkan tidak dapat dibuka. Kondisi ini membuat publik kehilangan akses visual langsung untuk memantau situasi di titik sentral Jakarta tersebut. Gangguan Terdeteksi secara Real-Time Gangguan layanan tersebut […]

  • Febrie Adriansyah Mundur dari Jampidsus: DPR Tegaskan Penegakan Hukum Harus Tetap Solid

    Febrie Adriansyah Mundur dari Jampidsus: DPR Tegaskan Penegakan Hukum Harus Tetap Solid

    • calendar_month Sabtu, 11 Jul 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 108
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman, memberikan penegasan penting terkait pengunduran diri Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah. Beliau menekankan bahwa langkah ini tidak boleh melambatkan proses penegakan hukum yang sedang berlangsung di bawah Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri. Situasi ini menuntut seluruh aparat penegak hukum agar tetap fokus […]

  • Update Harga Perak Antam 12 Mei 2026: Nilai Investasi Stagnan di Level Rp47.000 per Gram

    Update Harga Perak Antam 12 Mei 2026: Nilai Investasi Stagnan di Level Rp47.000 per Gram

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 31
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Laju harga perak murni batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) menunjukkan pergerakan yang stagnan pada perdagangan Selasa, 12 Mei 2026 pagi. Berdasarkan rilis data terbaru dari situs resmi Logam Mulia, harga perak hari ini menetap di posisi Rp47.000 per gram. Angka ini tidak bergeming jika kita bandingkan dengan posisi penutupan pada pekan sebelumnya. […]

  • Rusun Subsidi Manggarai Mulai Digarap, Harga Tertinggi Ditetapkan Rp14 Juta per Meter

    Rusun Subsidi Manggarai Mulai Digarap, Harga Tertinggi Ditetapkan Rp14 Juta per Meter

    • calendar_month Kamis, 20 Agt 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 191
    • 0Komentar

    Jakarta Warga yang mencari hunian terjangkau di Jakarta Selatan bisa bernapas lega. Sebab, proyek rumah susun subsidi Manggarai kini mulai memasuki tahap pembangunan. Bahkan, batas harga jualnya juga sudah punya kepastian. Harga Tertinggi Sudah Ada Batasnya Sri Haryati, Direktur Jenderal Perumahan Perkotaan Kementerian PKP, menyebut harga pasti baru muncul setelah konstruksi dimulai. Meski begitu, ia […]

  • PLN Sumut Berupaya Percepat Pemulihan Listrik Pasca Gangguan Tower Transmisi

    PLN Sumut Berupaya Percepat Pemulihan Listrik Pasca Gangguan Tower Transmisi

    • calendar_month Sabtu, 6 Jun 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 192
    • 0Komentar

    Kebaruan.com PLN Sumut saat ini tengah berjuang keras mempercepat proses pemulihan pasokan listrik bagi pelanggan di wilayah Kota Medan serta Deli Serdang. Gangguan ini muncul akibat robohnya tower transmisi di wilayah Sumatera Utara yang mengganggu stabilitas sistem kelistrikan setempat. Pihak manajemen secara resmi menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan pelanggan selama proses perbaikan berlangsung. […]

expand_less