Koperasi Desa Merah Putih: Ini Daftar Wilayah yang Sudah Mulai Beroperasi

Kebaruan.com Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) sudah mulai berjalan di beberapa wilayah Indonesia. Meski begitu, program ini masih terus bergulir menuju target nasional. Program besutan pemerintah ini dirancang untuk menggerakkan ekonomi tingkat desa lewat pengelolaan sembako, apotek desa, gudang, sampai layanan simpan pinjam dalam satu wadah. Kalau kamu penasaran di daerah mana saja Koperasi Desa ini sudah aktif melayani warga, berikut rangkumannya.

Jawa Timur dan Jawa Tengah Jadi Wilayah Pionir

Presiden Prabowo Subianto meresmikan operasional 1.061 unit Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) pada 16 Mei 2026. Peresmian ini berlangsung di Desa Nglawak, Kecamatan Kertosono, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. Dari jumlah tersebut, 530 unit tersebar di tujuh kabupaten Jawa Timur. Sementara itu, 531 unit lainnya beroperasi di delapan kabupaten/kota Jawa Tengah.

Perkembangan di Jawa Tengah bahkan lebih pesat. Hingga Oktober 2025, tercatat 3.891 unit KDKMP sudah aktif beroperasi. Angka ini berasal dari total 8.523 unit yang sudah berbadan hukum di provinsi tersebut. Total anggota yang tergabung mencapai 136.112 orang, tersebar di berbagai desa dan kelurahan. Sementara itu, di Jawa Timur, Korem 081/DSJ mencatat 1.483 unit Koperasi Merah Putih di wilayahnya sudah rampung 100 persen. Sebagian unit bahkan sudah mulai menjalankan kegiatan operasional.

Sulawesi Selatan Menyusul dengan Target Oktober 2026

Selain Jawa, Sulawesi Selatan juga masuk daftar wilayah yang tengah bersiap. Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menargetkan puluhan ribu unit Koperasi Desa di provinsi ini rampung dan mulai beroperasi pada Oktober 2026. Pembangunan fisik ditargetkan tuntas pada September 2026. Dengan begitu, operasional bisa langsung berjalan begitu bulan berikutnya tiba.

Progres Nasional Terkini

Secara nasional, per pertengahan Juli 2026, sebanyak 83 ribu Koperasi Desa Merah Putih sudah mengantongi badan hukum. Dari jumlah itu, 15.845 unit gerai, gudang, dan fasilitas pendukungnya sudah rampung dibangun. Sementara itu, 19.539 unit lainnya masih dalam proses konstruksi. Pemerintah menargetkan operasional dimulai secara bertahap sejak Agustus 2026, setelah pelatihan manajer koperasi selesai pada minggu pertama bulan tersebut.

Menjelang HUT ke-81 Kemerdekaan RI pada 16 Agustus 2026, pemerintah bahkan mengejar target 30 ribu unit koperasi rampung. Laju pembangunannya mencapai sekitar 150 hingga 200 unit per hari. Target akhir tahun jauh lebih besar lagi, yakni 40 ribu unit Koperasi Desa Merah Putih beroperasi penuh di seluruh Indonesia hingga penghujung 2026.

Cara Cek Lokasi Koperasi Desa di Wilayahmu

Progres pembangunan terus berubah setiap minggu. Karena itu, cara paling akurat untuk mengecek status Koperasi Desa di daerahmu adalah lewat dashboard resmi Sistem Informasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Simkopdes) di simkopdes.go.id. Situs ini menampilkan peta sebaran per provinsi beserta jumlah unit yang sudah berbadan hukum. Perlu dicatat, posisi titik pada peta bersifat representatif, bukan koordinat presisi lokasi bangunan.

Selain lewat Simkopdes, kamu juga bisa memantau pengumuman resmi dari kantor desa atau kelurahan setempat. Pemerintah daerah biasanya langsung mengumumkan peresmian operasional begitu fasilitas fisik dan pengelolanya siap.

Perlu diingat, data jumlah unit dan target waktu operasional di atas bisa berubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan pembangunan di lapangan. Ada baiknya kamu selalu mengecek sumber resmi sebelum mengambil keputusan terkait program Koperasi Desa ini. Ini penting terutama kalau kamu berencana ikut bergabung sebagai anggota atau pengelola.

F
Firmansyah ✔ Jurnalis Terverifikasi

Jurnalis Kebaruan.com · Meliput isu ekonomi, politik, dan peristiwa terkini dengan integritas jurnalistik.

✎ Ditulis & ditinjau editor   |   ↻ Diperbarui 13 Juni 2026   |   Kebijakan editorial   Metodologi