Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Koperasi Desa Merah Putih: Ini Daftar Wilayah yang Sudah Mulai Beroperasi

Koperasi Desa Merah Putih: Ini Daftar Wilayah yang Sudah Mulai Beroperasi

  • account_circle Firmansyah
  • calendar_month Sabtu, 22 Agt 2026
  • visibility 103
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kebaruan.com Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) sudah mulai berjalan di beberapa wilayah Indonesia. Meski begitu, program ini masih terus bergulir menuju target nasional. Program besutan pemerintah ini dirancang untuk menggerakkan ekonomi tingkat desa lewat pengelolaan sembako, apotek desa, gudang, sampai layanan simpan pinjam dalam satu wadah. Kalau kamu penasaran di daerah mana saja Koperasi Desa ini sudah aktif melayani warga, berikut rangkumannya.

Jawa Timur dan Jawa Tengah Jadi Wilayah Pionir

Presiden Prabowo Subianto meresmikan operasional 1.061 unit Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) pada 16 Mei 2026. Peresmian ini berlangsung di Desa Nglawak, Kecamatan Kertosono, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. Dari jumlah tersebut, 530 unit tersebar di tujuh kabupaten Jawa Timur. Sementara itu, 531 unit lainnya beroperasi di delapan kabupaten/kota Jawa Tengah.

Perkembangan di Jawa Tengah bahkan lebih pesat. Hingga Oktober 2025, tercatat 3.891 unit KDKMP sudah aktif beroperasi. Angka ini berasal dari total 8.523 unit yang sudah berbadan hukum di provinsi tersebut. Total anggota yang tergabung mencapai 136.112 orang, tersebar di berbagai desa dan kelurahan. Sementara itu, di Jawa Timur, Korem 081/DSJ mencatat 1.483 unit Koperasi Merah Putih di wilayahnya sudah rampung 100 persen. Sebagian unit bahkan sudah mulai menjalankan kegiatan operasional.

Sulawesi Selatan Menyusul dengan Target Oktober 2026

Selain Jawa, Sulawesi Selatan juga masuk daftar wilayah yang tengah bersiap. Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menargetkan puluhan ribu unit Koperasi Desa di provinsi ini rampung dan mulai beroperasi pada Oktober 2026. Pembangunan fisik ditargetkan tuntas pada September 2026. Dengan begitu, operasional bisa langsung berjalan begitu bulan berikutnya tiba.

Progres Nasional Terkini

Secara nasional, per pertengahan Juli 2026, sebanyak 83 ribu Koperasi Desa Merah Putih sudah mengantongi badan hukum. Dari jumlah itu, 15.845 unit gerai, gudang, dan fasilitas pendukungnya sudah rampung dibangun. Sementara itu, 19.539 unit lainnya masih dalam proses konstruksi. Pemerintah menargetkan operasional dimulai secara bertahap sejak Agustus 2026, setelah pelatihan manajer koperasi selesai pada minggu pertama bulan tersebut.

Menjelang HUT ke-81 Kemerdekaan RI pada 16 Agustus 2026, pemerintah bahkan mengejar target 30 ribu unit koperasi rampung. Laju pembangunannya mencapai sekitar 150 hingga 200 unit per hari. Target akhir tahun jauh lebih besar lagi, yakni 40 ribu unit Koperasi Desa Merah Putih beroperasi penuh di seluruh Indonesia hingga penghujung 2026.

Cara Cek Lokasi Koperasi Desa di Wilayahmu

Progres pembangunan terus berubah setiap minggu. Karena itu, cara paling akurat untuk mengecek status Koperasi Desa di daerahmu adalah lewat dashboard resmi Sistem Informasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Simkopdes) di simkopdes.go.id. Situs ini menampilkan peta sebaran per provinsi beserta jumlah unit yang sudah berbadan hukum. Perlu dicatat, posisi titik pada peta bersifat representatif, bukan koordinat presisi lokasi bangunan.

Selain lewat Simkopdes, kamu juga bisa memantau pengumuman resmi dari kantor desa atau kelurahan setempat. Pemerintah daerah biasanya langsung mengumumkan peresmian operasional begitu fasilitas fisik dan pengelolanya siap.

Perlu diingat, data jumlah unit dan target waktu operasional di atas bisa berubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan pembangunan di lapangan. Ada baiknya kamu selalu mengecek sumber resmi sebelum mengambil keputusan terkait program Koperasi Desa ini. Ini penting terutama kalau kamu berencana ikut bergabung sebagai anggota atau pengelola.

F
Firmansyah ✔ Jurnalis Terverifikasi

Jurnalis Kebaruan.com · Meliput isu ekonomi, politik, dan peristiwa terkini dengan integritas jurnalistik.

✎ Ditulis & ditinjau editor   |   ↻ Diperbarui 13 Juni 2026   |   Kebijakan editorial   Metodologi
  • Penulis: Firmansyah

Rekomendasi Untuk Anda

  • sumber-dana-anggaran-apbn-2027

    Anggaran APBN 2027 Tembus Rp4.106 Triliun, Ini Sumber Dananya

    • calendar_month Rabu, 30 Sep 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 96
    • 0Komentar

    Kebaruan. Belanja negara APBN 2027 menembus angka fantastis: Rp4.106,26 triliun, pertama kalinya melewati ambang Rp4.000 triliun. Pertanyaannya, dari mana pemerintah mendapat uang sebesar itu? Jawabannya terbagi dua jalur utama: pendapatan negara dan pembiayaan lewat utang. Jalur Pertama: Pendapatan Negara Rp3.435 Triliun Sumber dana terbesar datang dari pendapatan negara, yang ditetapkan Rp3.435,10 triliun. Ketua Komisi XI […]

  • Como Akan Bermain di Liga Champions

    Como Akan Bermain di Liga Champions Musim Depan, Cetak Sejarah Baru

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 224
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Pencinta sepak bola tanah air menyaksikan momen historis yang sangat luar biasa dari panggung kompetisi kasta tertinggi Liga Italia. Jurnalis olahraga memastikan bahwa Como akan bermain di Liga Champions untuk pertama kalinya dalam sejarah panjang berdirinya klub tersebut. Keberhasilan fantastis ini menjadi kenyataan setelah tim asuhan Cesc Fabregas tersebut mengakhiri musim kompetisi Serie A […]

  • Harga Emas Hari Ini

    Update Harga Emas Hari Ini: Peluang Investasi Saat Antam, UBS, dan Galeri24 Kompak Melemah

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 298
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Bagi Anda yang sedang memantau instrumen investasi aman (safe haven), hari Selasa ini membawa kabar yang cukup menarik. Setelah sempat bertahan di level tinggi, harga emas batangan dari tiga produsen ternama—Antam, UBS, dan Galeri24—terpantau mengalami koreksi harga secara bersamaan di laman Sahabat Pegadaian. Penurunan ini menjadi momen yang sering dinantikan oleh para investor untuk […]

  • psi-siap-sambut-safari-politik-jokowi-jateng

    PSI Siap Sambut Safari Politik Jokowi di Jawa Tengah

    • calendar_month Sabtu, 4 Jul 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 159
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Safari politik Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, akan segera berlanjut ke wilayah Jawa Tengah. Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menyatakan kesiapan mereka untuk menyambut agenda ini. Ketua DPW PSI Jawa Tengah, Antonius Yogo, menegaskan bahwa partainya ingin memastikan Jawa Tengah benar-benar menjadi “kandang gajah” bagi Jokowi. Persiapan Matang PSI Jawa Tengah Antonius Yogo kini menunggu […]

  • kmp-mutiara-sentosa-2-terbakar-kisah-korban-selamat

    Kisah Arya Bertahan 5 Jam di Laut Usai KMP Mutiara Sentosa 2 Terbakar

    • calendar_month Selasa, 4 Agt 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 92
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Arya (35) tidak menyangka pagi itu akan menjadi salah satu momen paling menegangkan dalam hidupnya. Sopir truk ekspedisi ini baru saja menyelesaikan sarapan di atas KMP Mutiara Sentosa 2 ketika asap tebal mulai membumbung dari dek kendaraan. Dalam hitungan menit, suasana kapal berubah drastis dari tenang menjadi panik total. Detik-Detik Menegangkan di Atas Kapal […]

  • sidang-banding-perdana-nadiem-makarim-chromebook

    Sidang Banding Perdana Nadiem Digelar, Hakim Kabulkan Permintaan Hadirkan 5 Saksi Baru

    • calendar_month Kamis, 6 Agt 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 116
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Babak baru dari kasus dugaan korupsi pengadaan Chromebook mulai bergulir. Rabu (5/8/2026), mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Nadiem Anwar Makarim, menjalani sidang banding perdana di Pengadilan Tinggi DKI Jakarta. Perdebatan Sengit Sejak Sidang Pertama Suasana persidangan langsung memanas begitu tim kuasa hukum Nadiem mengajukan permohonan menghadirkan saksi tambahan. Jaksa Penuntut Umum (JPU) […]

expand_less