Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Sherly Tjoanda Akui Maluku Utara Kesulitan Bayar Gaji PPPK hingga Akhir 2026

Sherly Tjoanda Akui Maluku Utara Kesulitan Bayar Gaji PPPK hingga Akhir 2026

  • account_circle Firmansyah
  • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
  • visibility 226
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kebaruan.com Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, mengungkapkan tantangan serius yang tengah dihadapi pemerintah daerah terkait pembayaran gaji Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Dalam rapat kerja bersama Komisi II DPR RI, Sherly Tjoanda menyampaikan bahwa kondisi keuangan daerah saat ini belum memungkinkan untuk menanggung seluruh kebutuhan penggajian PPPK hingga akhir tahun 2026.

Menurutnya, relaksasi belanja pegawai yang sedang dipertimbangkan pemerintah pusat memang menjadi langkah positif. Namun, kebijakan tersebut belum menjawab persoalan utama yang dihadapi daerah.

Arus Kas Daerah Masih Menjadi Kendala

Sherly menjelaskan bahwa masalah terbesar saat ini bukan hanya soal aturan belanja pegawai, melainkan ketersediaan dana tunai untuk memenuhi kewajiban pembayaran gaji.

Ia menilai banyak pemerintah daerah menghadapi situasi yang serupa. Di satu sisi, daerah harus menjalankan kebijakan nasional terkait PPPK. Di sisi lain, kemampuan fiskal daerah belum sepenuhnya siap menanggung beban tambahan tersebut.

Karena itu, ia meminta adanya pembahasan lebih lanjut mengenai arah kebijakan fiskal pada 2027.

Khawatir Anggaran Daerah Kembali Berkurang

Dalam kesempatan tersebut, Sherly juga mempertanyakan kemungkinan adanya pemotongan anggaran pada tahun depan.

Menurutnya, sejumlah daerah masih berupaya menyesuaikan diri setelah berbagai penyesuaian anggaran yang terjadi pada 2026. Jika pengurangan kembali dilakukan, ruang gerak pemerintah daerah akan semakin terbatas.

Ia mengaku memahami tantangan yang tengah dihadapi pemerintah pusat. Namun, daerah juga membutuhkan kepastian agar dapat menyusun program pembangunan secara lebih terukur.

Daerah Mengaku Kehilangan Ruang untuk Berinovasi

Sherly menilai pemerintah daerah perlu diberi ruang yang lebih luas untuk meningkatkan pendapatan dan memperkuat kapasitas fiskal.

Menurutnya, banyak instrumen dan kewenangan strategis saat ini berada di bawah kendali pemerintah pusat. Kondisi tersebut membuat daerah kesulitan menciptakan terobosan yang dapat meningkatkan penerimaan secara signifikan.

Akibatnya, kemampuan daerah untuk mengatasi persoalan keuangan menjadi semakin terbatas.

Belanja Pegawai Lampaui Dana Alokasi Umum

Sherly memaparkan kondisi fiskal Maluku Utara yang cukup menantang.

Ia menyebut Dana Alokasi Umum (DAU) yang diterima provinsinya berada di kisaran Rp960 miliar. Sementara itu, kebutuhan belanja pegawai telah mencapai sekitar Rp1,1 triliun.

Angka tersebut menunjukkan bahwa total belanja pegawai sudah melampaui nilai DAU yang diterima daerah.

Situasi ini membuat pemerintah daerah harus mencari sumber pendanaan lain untuk menutup kebutuhan anggaran yang terus meningkat.

Minta Sebagian Dana Bagi Hasil Dikembalikan

Sebagai solusi, Sherly mengusulkan agar pemerintah pusat mengembalikan sebagian Dana Bagi Hasil (DBH) kepada daerah.

Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak semata-mata meminta tambahan DAU maupun pengalihan seluruh pembayaran PPPK ke APBN.

Menurutnya, pengembalian sebagian DBH dapat membantu daerah menjaga keseimbangan fiskal sekaligus mendukung program pembangunan.

Langkah tersebut juga dinilai mampu memperkuat perekonomian daerah yang menjadi fondasi pertumbuhan nasional.

Infrastruktur Jangan Sampai Jadi Korban

Sherly mengingatkan bahwa relaksasi belanja pegawai berpotensi mengurangi alokasi untuk pembangunan infrastruktur apabila tidak diikuti solusi yang lebih komprehensif.

Padahal, infrastruktur memiliki peran penting dalam mendorong investasi, mempercepat mobilitas ekonomi, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Jika daerah terus mengalihkan anggaran pembangunan untuk menutup kebutuhan belanja pegawai, pertumbuhan ekonomi jangka panjang bisa terhambat.

Perlunya Solusi Jangka Panjang

Menurut Sherly, persoalan fiskal daerah tidak dapat diselesaikan melalui kebijakan sementara saja.

Ia berharap pemerintah pusat dan DPR dapat merumuskan solusi yang lebih berkelanjutan terkait penggajian PPPK, pengelolaan DAU, serta distribusi Dana Bagi Hasil.

Dengan kebijakan yang lebih seimbang, daerah dapat menjalankan kewajiban terhadap aparatur sekaligus tetap melanjutkan pembangunan yang dibutuhkan masyarakat.

Bagi Maluku Utara dan banyak daerah lainnya, keberlanjutan fiskal menjadi faktor penting untuk menjaga pertumbuhan ekonomi lokal yang pada akhirnya turut menopang perekonomian nasional.

  • Penulis: Firmansyah

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tiket Konser BTS Jakarta 29 Desember Sudah Bisa Dibeli Hari Ini — Khusus ARMY Dulu

    Tiket Konser BTS Jakarta 29 Desember Sudah Bisa Dibeli Hari Ini — Khusus ARMY Dulu

    • calendar_month Jumat, 19 Jun 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 260
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Kalau kamu sudah menyiapkan jari sejak tadi malam, kabar ini bakal bikin jantung berdegup lebih kencang. Penjualan tiket konser BTS untuk jadwal tambahan 29 Desember 2026 resmi dibuka hari ini, Jumat 19 Juni 2026, mulai pukul 12.00 WIB — dan tahap pertama ini khusus untuk pemegang keanggotaan ARMY. Jadi kalau kamu belum punya kartu […]

  • Jumhur Hidayat Resmi Jadi Menteri Lingkungan Hidup, Rocky Gerung: Beliau Intelektual yang Paham Masalah Riil

    Jumhur Hidayat Resmi Jadi Menteri Lingkungan Hidup, Rocky Gerung: Beliau Intelektual yang Paham Masalah Riil

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 300
    • 0Komentar

    Pelantikan menteri baru di Kabinet Merah Putih pada Senin (27/4/2026) membawa kejutan dengan munculnya nama Jumhur Hidayat sebagai Menteri Lingkungan Hidup (LH) sekaligus Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH). Jumhur resmi menggantikan posisi Hanif Faisol Nurofiq dalam prosesi yang berlangsung khidmat di Istana Negara. Menariknya, sosok Rocky Gerung tampak hadir mengenakan batik cokelat untuk mendampingi […]

  • Urutan Pangkat Kepolisian Republik Indonesia, dari Bharada Hingga Jenderal

    Urutan Pangkat Kepolisian Republik Indonesia, dari Bharada Hingga Jenderal

    • calendar_month Jumat, 28 Agt 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 134
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Setiap kali melihat seragam polisi, mungkin kamu pernah bertanya-tanya arti garis atau bintang di pundak mereka. Itulah gambaran kecil dari sistem pangkat kepolisian yang berlaku di seluruh Indonesia. Melalui sistem ini, karier setiap anggota Polri tertata rapi, mulai dari yang baru bertugas sampai yang memegang jabatan tertinggi. Aturan resminya tertuang dalam Peraturan Kepala Kepolisian […]

  • Harga Emas Antam Naik Lagi Jumat 3 Juli 2026, Tembus Rp2.651.000 per Gram

    Harga Emas Antam Naik Lagi Jumat 3 Juli 2026, Tembus Rp2.651.000 per Gram

    • calendar_month Jumat, 3 Jul 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 162
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Harga emas Antam pada Jumat, 3 Juli 2026 pukul 08.41 WIB kembali mencatat kenaikan. Berdasarkan data langsung dari laman resmi Logam Mulia, harga emas naik Rp11.000 dari posisi kemarin Rp2.640.000 menjadi Rp2.651.000 per gram. Ini kenaikan hari kedua berturut-turut setelah kemarin emas juga naik Rp15.000. Dua hari beruntun bergerak positif menunjukkan momentum yang cukup […]

  • Gunung Tertinggi di Dunia: 20 Puncak Teratas dan Faktanya

    Gunung Tertinggi di Dunia: 20 Puncak Teratas dan Faktanya

    • calendar_month Sabtu, 5 Sep 2026
    • account_circle firmansyah
    • visibility 137
    • 0Komentar

    Kebaruan. Gunung tertinggi di dunia selalu memancing rasa penasaran, baik bagi pendaki profesional maupun orang yang sekadar suka geografi. Everest memang juara utama, tapi daftar gunung tertinggi di dunia menyimpan banyak nama lain yang tak kalah menantang. Berikut rangkuman 20 puncak tertinggi berdasarkan ketinggian dari permukaan laut, lengkap dengan lokasi dan fakta singkatnya. 1. Everest […]

  • Menteri Sosial Saifullah Yusuf Ungkap Biang Kerok Desil DTSEN Tak Sesuai Kondisi Warga

    Menteri Sosial Saifullah Yusuf Ungkap Biang Kerok Desil DTSEN Tak Sesuai Kondisi Warga

    • calendar_month Sabtu, 5 Sep 2026
    • account_circle firmansyah
    • visibility 140
    • 0Komentar

    Kebaruan. Menteri Sosial Saifullah Yusuf angkat bicara soal keluhan warga yang desilnya naik padahal kondisi ekonominya masih pas-pasan. Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional atau DTSEN mencatat lonjakan desil di banyak keluarga. Lonjakan itu sering tidak sejalan dengan kenyataan di lapangan. Penyebab Desil Melonjak Tiba-Tiba Gus Ipul, sapaan akrab Menteri Sosial Saifullah Yusuf, menjelaskan lonjakan […]

expand_less