Kebaruan.com rsial di Tangsel menerapkan tarif yang cukup menguras kantong. Kadang tarifnya bahkan terasa lebih tinggi dibanding kota-kota tetangga. Yuk, kita bahas titik-titik mana saja yang selama ini terkenal dengan tarif parkirnya yang tinggi.
Sebelum masuk ke detail lokasi, kamu perlu tahu satu hal penting dulu. Pemkot Tangsel mengatur tarif parkir lewat Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2024 tentang Penyelenggaraan Perhubungan. Aturan ini memberi ruang bagi pengelola parkir swasta, termasuk mal, untuk menetapkan tarifnya sendiri. Penetapan tarif ini mengacu pada formula yang mencakup biaya operasional, durasi pemakaian, hingga skema langganan bulanan.
Kawasan Mal BSD, Langganan Naik Tarif
Kawasan BSD memang jadi salah satu titik dengan tarif parkir paling sering warga sorot. ITC BSD dan BSD Junction, misalnya, menaikkan tarif parkir berlangganan mulai awal 2025. Kendaraan roda empat kena tarif langganan Rp300.000 per bulan. Sementara itu, motor kena tarif Rp175.000 per bulan. Pengelola merujuk kenaikan ini langsung pada Perda Nomor 1 Tahun 2024 yang tadi sudah disebutkan.
Selain skema langganan, tarif parkir kasual atau harian di kawasan ini juga terus berubah dari waktu ke waktu. Beberapa mal besar di BSD City, seperti AEON Mall BSD dan Summarecon Mall Serpong, pernah menaikkan tarif parkirnya secara bertahap. Kenaikan ini mengikuti tren naiknya biaya operasional pengelola gedung setiap tahun.
Fasilitas Publik Juga Ikut Naik
Bukan cuma mal, tarif parkir di fasilitas publik juga sempat memicu keluhan warga. ITC BSD dan Pamulang Square termasuk dua lokasi yang pernah ramai dikeluhkan. Waktu itu, Pemkot menaikkan tarif mobil jadi Rp5.000 untuk jam pertama lewat Keputusan Wali Kota. Tarif motor pun ikut naik dari yang sebelumnya jauh lebih murah.
Kenaikan semacam ini biasanya terasa berat buat warga yang cuma mampir sebentar. Misalnya, untuk mengambil uang di ATM atau membeli sesuatu yang singkat. Sistem hitungan durasi parkir yang membulatkan ke atas juga bikin pengunjung merasa tarifnya jadi lebih mahal dari yang seharusnya.
Kenapa Tarif di Kawasan Komersial Cenderung Tinggi
Beberapa faktor membuat tarif parkir di kawasan komersial premium seperti BSD City lebih tinggi. Pertama, pihak swasta biasanya mengelola lahan parkir di kawasan ini. Mereka menghitung tarif berdasarkan biaya investasi gedung dan operasional harian. Kedua, volume kendaraan yang parkir setiap hari cukup tinggi. Kondisi ini membuat pengelola menerapkan tarif progresif, supaya durasi parkir tidak terlalu lama dan sirkulasi kendaraan tetap lancar.
Selain itu, kawasan seperti ICE BSD City juga menerapkan tarif khusus saat ada event besar. Pihak penyelenggara biasanya menggelar acara berskala besar yang butuh pengaturan lahan parkir ekstra. Tarif ini bisa jauh lebih tinggi dari tarif parkir mal biasa, mengingat kapasitas dan skala acaranya yang jauh lebih besar.
Tips Menghindari Tarif Parkir yang Membengkak
Beberapa langkah berikut bisa membantu kamu menekan biaya parkir saat berkunjung ke kawasan komersial Tangsel:
- Cek dulu apakah tempat tujuan menawarkan validasi parkir gratis untuk transaksi minimal tertentu
- Manfaatkan opsi transportasi umum atau shuttle bus kalau tersedia, terutama saat ada event besar
- Perhatikan jam kunjungan supaya kamu tidak terkena pembulatan durasi parkir yang merugikan
- Bandingkan dulu tarif parkir member atau langganan kalau kamu sering berkunjung ke lokasi yang sama
Pada akhirnya, kawasan komersial padat seperti BSD City paling sering menyandang predikat tarif parkir termahal di Tangerang Selatan. Mengetahui pola kenaikan tarif ini setidaknya membantu kamu menyiapkan anggaran lebih matang sebelum berkunjung ke sana.
