Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » Internasional » Ziggurat Ur, Irak: Jejak Kejayaan Mesopotamia yang Bertahan Ribuan Tahun

Ziggurat Ur, Irak: Jejak Kejayaan Mesopotamia yang Bertahan Ribuan Tahun

  • account_circle Firmansyah
  • calendar_month Sabtu, 29 Agt 2026
  • visibility 117
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kebaruan.com Di gurun selatan Irak, sebuah struktur bertingkat masih berdiri kokoh hingga kini. Ziggurat Ur, Irak, menyimpan jejak salah satu peradaban tertua di dunia. Bangsa Sumeria membangun struktur ini sebagai pusat ibadah dan kekuasaan. Hingga sekarang, wisatawan dan peneliti masih bisa mengunjungi situs bersejarah ini.

Asal Usul dan Latar Sejarah

Raja Ur-Nammu memerintahkan pembangunan ziggurat ini sekitar 2100 SM. Ia mempersembahkan bangunan ini untuk Nanna, dewa bulan yang dipuja bangsa Sumeria. Kota Ur sendiri menjadi pusat peradaban Mesopotamia yang paling maju pada masanya. Warga kota ini sudah mengenal sistem irigasi, perdagangan, dan tulisan cuneiform. Membangun struktur sebesar ini membutuhkan ribuan pekerja dan perencanaan arsitektur yang matang.

Desain Arsitektur yang Mengagumkan

Ziggurat ini berbeda dari piramida Mesir yang berbentuk limas solid. Bentuknya menyerupai anak tangga raksasa yang menjulang ke langit. Pekerja menyusun bata lumpur kering menjadi tingkat demi tingkat. Mereka melapisi bagian luar dengan bata bakar agar lebih tahan cuaca ekstrem. Tangga besar di bagian depan mengarah langsung ke kuil kecil di puncak bangunan. Di sana, para pendeta melakukan ritual penyembahan kepada dewa bulan.

Ziggurat asli ini diperkirakan memiliki tiga tingkat dengan tinggi sekitar 30 meter. Kondisi sekarang sudah banyak berubah akibat erosi dan kerusakan selama berabad-abad. Arkeolog menemukan sistem drainase kuno yang mencegah kerusakan akibat air hujan. Temuan ini membuktikan kecerdasan teknik masyarakat Sumeria pada masanya.

Fungsi Religius dan Sosial

Bangunan ini berfungsi sebagai pusat keagamaan sekaligus simbol kekuasaan politik kerajaan Ur. Masyarakat percaya bahwa dewa Nanna bersemayam di puncak ziggurat. Hanya pendeta tertentu boleh naik hingga bagian teratas bangunan. Kompleks di sekitar ziggurat juga berfungsi sebagai pusat administrasi kota. Warga menyimpan hasil panen dan mencatat transaksi perdagangan di area ini.

Restorasi dan Kondisi Terkini

Perang dan waktu sempat merusak struktur ziggurat secara parah. Pemerintah Irak lalu bekerja sama dengan arkeolog internasional untuk merestorasinya pada abad ke-20. Tim restorasi menyusun ulang tangga utama dan fasad bangunan menggunakan bata baru. Mereka mengikuti pola asli semaksimal mungkin, meski beberapa arkeolog meragukan akurasinya. Konflik militer di kawasan ini juga sempat mengancam kelestarian situs pada dekade lalu. Untungnya, peneliti masih bisa mempelajari strukturnya hingga sekarang.

Kenapa Ziggurat Ur, Irak Masih Relevan Dipelajari Hingga Kini

Ziggurat Ur, Irak mengajarkan banyak hal tentang hubungan agama, politik, dan arsitektur kuno. Situs ini juga menjadi rujukan penting bagi peneliti sejarah Timur Tengah. Arkeolog memakainya untuk memahami akar budaya Mesopotamia sebelum era Babilonia dan Asiria. Wisatawan yang berani menjelajah selatan Irak bisa merasakan sensasi melangkah ke masa ribuan tahun silam. Saat itu, kota Ur masih menjadi pusat peradaban dunia yang gemilang.

F
Firmansyah ✔ Jurnalis Terverifikasi

Jurnalis Kebaruan.com · Meliput isu ekonomi, politik, dan peristiwa terkini dengan integritas jurnalistik.

✎ Ditulis & ditinjau editor   |   ↻ Diperbarui 13 Juni 2026   |   Kebijakan editorial   Metodologi
  • Penulis: Firmansyah

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tekanan Ekonomi bagi Mahasiswa RI di Luar Negeri Akibat Pelemahan Nilai Tukar

    Tekanan Ekonomi bagi Mahasiswa RI di Luar Negeri Akibat Pelemahan Nilai Tukar

    • calendar_month Minggu, 7 Jun 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 166
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Bagi banyak mahasiswa RI yang menempuh pendidikan di luar negeri, fluktuasi nilai tukar rupiah saat ini bukan sekadar angka di layar berita. Pelemahan rupiah yang menembus level Rp18.000 per dolar Amerika Serikat memberikan dampak finansial yang sangat nyata. Meskipun biaya universitas, sewa apartemen, hingga harga kebutuhan pokok di negara tujuan cenderung tetap, konversi mata […]

  • Gunung Everest

    Gunung Everest — Panduan Lengkap Rute, Budget, Tips Trekking, dan Rekomendasi Penginapan

    • calendar_month Jumat, 26 Jun 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 329
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Gunung Everest berdiri di ketinggian 8.848,86 meter di atas permukaan laut — rekor yang diperbarui oleh survei bersama Nepal dan China pada 2020. Lokasinya tepat di perbatasan Nepal dan Tibet, menjadikannya salah satu destinasi paling ikonik sekaligus paling menantang di muka bumi. Tapi menariknya, jutaan orang tidak perlu menjadi pendaki profesional untuk merasakan keajaiban […]

  • Jenis bahan bahan baju kerudung

    Jenis Bahan-Bahan untuk Baju Kerudung, Lengkap dengan Karakteristiknya

    • calendar_month Sabtu, 5 Sep 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 142
    • 0Komentar

    Kebaruan. Memilih jenis bahan-bahan yang tepat menentukan kenyamanan dan tampilan akhir sebuah kerudung. Bahan yang adem cocok untuk cuaca panas, sementara bahan yang jatuh lebih pas untuk acara formal. Berikut ragam bahan populer yang biasa dipakai penjahit dan produsen kerudung di Indonesia. Katun Katun menjadi pilihan utama banyak orang karena sifatnya yang menyerap keringat dengan […]

  • Bandara sudah dibuka usai ditutup abu vulkanik anak krakatau

    Bandara Sudah Dibuka, Soekarno-Hatta hingga Halim Kembali Layani Penerbangan

    • calendar_month Selasa, 8 Sep 2026
    • account_circle Akmal
    • visibility 94
    • 0Komentar

    Kebaruan. Bandara sudah dibuka kembali setelah delapan bandar udara sempat lumpuh akibat sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. Otoritas Bandara Wilayah I Kelas Utama mengonfirmasi kabar ini lewat akun Instagram resmi @otbansatu, Selasa (8/9/2026) pukul 10.00 WIB. “Seluruh Bandar Udara terdampak abu vulkanik Gunung Anak Krakatau telah dibuka kembali untuk operasional penerbangan,” tulis pihak otoritas […]

  • Pertambahan waktu indonesia vs bangladesh malaysia fifa

    Malaysia Adukan Pertambahan Waktu Indonesia vs Bangladesh ke FIFA

    • calendar_month Jumat, 2 Okt 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 64
    • 0Komentar

    Kebaruan. Papan di Stadion Utama Gelora Bung Karno sempat menunjukkan angka dua. Tak lama kemudian angkanya menjadi tujuh. Perubahan itu kini sampai ke FIFA, karena Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) meminta klarifikasi resmi soal perubahan waktu tambahan di laga Indonesia vs Bangladesh, FIFA ASEAN Cup 2026. Isu pertambahan waktu Indonesia vs Bangladesh ini mencuat karena […]

  • TNI Evakuasi Korban Heli Jatuh di Hutan Kalbar

    Melampaui Batas Lelah: Kronologi 6,5 Jam Perjuangan prajurit TNI Evakuasi Korban Heli Jatuh di Hutan Kalbar

    • calendar_month Minggu, 19 Apr 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 191
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Hutan Kalimantan Barat kembali menunjukkan wajahnya yang ganas hari ini, 19 April 2026. Di balik rimbunnya kanopi pohon yang nyaris tak tertembus cahaya, ratusan prajurit TNI baru saja menyelesaikan misi yang menguras fisik dan emosi: mengevakuasi 8 korban helikopter jatuh dalam operasi maraton selama 6,5 jam. Ini bukan sekadar angka di atas kertas laporan. […]

expand_less