Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » Kesehatan » Kanker Esofagus Mengintai di Balik Kebiasaan Minum Terlalu Panas

Kanker Esofagus Mengintai di Balik Kebiasaan Minum Terlalu Panas

  • account_circle Firmansyah
  • calendar_month Kamis, 10 Sep 2026
  • visibility 109
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kebaruan. Kanker esofagus jadi ancaman kesehatan yang jarang disadari banyak orang. Pemicunya ternyata bisa berasal dari kebiasaan sehari-hari yang terlihat sepele. Salah satunya adalah kebiasaan menyeruput teh atau kopi selagi masih mengepul panas. IARC, badan riset kanker di bawah naungan WHO, mengklasifikasikan minuman bersuhu di atas 65 derajat Celsius sebagai zat yang mungkin bersifat karsinogenik. Kategori ini masuk dalam Grup 2A.

Suhu, Bukan Jenis Minuman, Jadi Biang Masalah

Banyak orang mengira kopi atau teh sendiri yang berbahaya. Faktanya tidak demikian. Para peneliti menemukan hubungan paling jelas justru pada kanker esofagus. Suhu minuman, bukan jenisnya, menjadi faktor risiko utama. Riset di berbagai belahan dunia memperkuat temuan ini. Sebagian besar bukti awal muncul dari kebiasaan mengonsumsi maté di Amerika Selatan. Masyarakat di sana biasa meminum maté pada suhu sekitar 70 derajat Celsius. Studi menunjukkan konsumsi maté panas dalam jumlah besar meningkatkan risiko kanker esofagus. Peneliti menemukan pola serupa di Timur Tengah, Afrika, dan Asia. Kebiasaan minum teh atau kopi panas memang sudah mengakar dalam budaya masyarakat di kawasan tersebut.

Bagaimana Suhu Panas Merusak Esofagus

Secara medis, mekanismenya cukup masuk akal. Minuman bersuhu sangat tinggi bisa melukai sel-sel pelapis esofagus. Jika cedera ini terjadi berulang dalam jangka panjang, proses perbaikan sel yang terus-menerus bisa memicu perubahan sel menjadi ganas. Eksperimen laboratorium turut mendukung dugaan ini. Peneliti pada 2016 memberi tikus air panas bersuhu 70 derajat Celsius. Tikus tersebut mengalami pertumbuhan pra-kanker di esofagus lebih cepat dibandingkan tikus yang minum air bersuhu lebih rendah.

Efek jangka panjang lainnya bahkan lebih mengkhawatirkan. Panas berlebih diduga melemahkan penghalang alami esofagus. Kondisi ini membuat organ tersebut lebih rentan terhadap paparan asam lambung kronis, salah satu faktor risiko kanker esofagus. Selain suhu, faktor lain juga ikut berperan. Jumlah minuman dalam sekali teguk dan kecepatan minum sama-sama memengaruhi tingkat risiko.

Riset skala besar di Inggris turut memperkuat kekhawatiran ini. Tim peneliti mengamati hampir setengah juta orang dewasa dan menemukan kaitan jelas antara konsumsi teh atau kopi sangat panas dengan kanker esofagus. Orang yang minum delapan cangkir atau lebih per hari memiliki risiko hampir enam kali lipat. Bandingkan dengan mereka yang jarang mengonsumsi minuman panas.

Langkah Sederhana Menurunkan Risiko

Kabar baiknya, pencegahan kanker esofagus akibat suhu minuman terbilang mudah. Para pakar kesehatan menyarankan agar setiap orang mendiamkan minuman beberapa menit sebelum meminumnya. Cukup diamkan makanan atau minuman selama 5-10 menit hingga uap panasnya berkurang. Setelah itu, baru konsumsi ketika suhunya sudah turun ke level aman. Bagi yang ingin lebih presisi, gunakan termometer masak untuk memastikan suhu minuman sudah di bawah ambang batas berisiko.

Kebiasaan kecil seperti menunggu minuman agak dingin ternyata bisa berdampak besar bagi kesehatan kerongkongan dalam jangka panjang. Kanker esofagus kerap tidak menunjukkan gejala di tahap awal. Karena itu, langkah pencegahan semacam ini jauh lebih murah dan mudah dibandingkan menghadapi risikonya di kemudian hari.

F
Firmansyah ✔ Jurnalis Terverifikasi

Jurnalis Kebaruan.com · Meliput isu ekonomi, politik, dan peristiwa terkini dengan integritas jurnalistik.

✎ Ditulis & ditinjau editor   |   ↻ Diperbarui 13 Juni 2026   |   Kebijakan editorial   Metodologi
  • Penulis: Firmansyah

Rekomendasi Untuk Anda

  • Donald Trump Tolak Proposal Damai Iran: Sebut Kepemimpinan Terpecah Belah

    Donald Trump Tolak Proposal Damai Iran: Sebut Kepemimpinan Terpecah Belah

    • calendar_month Sabtu, 2 Mei 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 227
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump secara terbuka menyatakan ketidakpuasannya terhadap proposal damai terbaru yang diajukan oleh Iran. Melalui keterangan pers di Gedung Putih pada Jumat (1/5) waktu setempat, Donald Trump menilai tawaran tersebut belum memenuhi kepentingan nasional AS. Sikap tegas Donald Trump ini mencerminkan keraguan mendalam mengenai kesiapan Iran untuk mencapai kesepakatan yang […]

  • solusi-atap-bocor-dan-lapuk

    7 Solusi Ampuh Mengatasi Atap Bocor dan Lapuk agar Rumah Kembali Nyaman

    • calendar_month Senin, 12 Okt 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 61
    • 0Komentar

    Atap bocor dan rangka yang mulai lapuk merupakan masalah rumah yang sebaiknya tidak dibiarkan terlalu lama. Awalnya mungkin hanya terlihat seperti noda air di plafon, tetapi jika sumber kebocoran terus berlangsung, kerusakan bisa merambat ke rangka, dinding, hingga instalasi listrik. Karena itu, memahami solusi atap bocor dan lapuk sejak dini sangat penting untuk menjaga kondisi […]

  • Tarik Ulur di Selat Hormuz: Mengapa Arab Saudi Kini Justru Mendesak AS Berdamai dengan Iran?

    Tarik Ulur di Selat Hormuz: Mengapa Arab Saudi Kini Justru Mendesak AS Berdamai dengan Iran?

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 65
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Situasi di kawasan Timur Tengah kembali memasuki fase kritis. Setelah ketegangan yang memuncak sejak akhir Februari lalu, Selat Hormuz kini resmi berada di bawah blokade angkatan laut Amerika Serikat. Namun, di balik langkah keras Washington ini, muncul kejutan diplomatik: Arab Saudi, yang selama ini menjadi rival regional Iran, justru mendesak Presiden Donald Trump untuk […]

  • Jenis Bahan-Bahan untuk Baju Kerudung, Lengkap dengan Karakteristiknya

    Jenis Bahan-Bahan untuk Baju Kerudung, Lengkap dengan Karakteristiknya

    • calendar_month Sabtu, 5 Sep 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 185
    • 0Komentar

    Kebaruan. Memilih jenis bahan-bahan yang tepat menentukan kenyamanan dan tampilan akhir sebuah kerudung. Bahan yang adem cocok untuk cuaca panas, sementara bahan yang jatuh lebih pas untuk acara formal. Berikut ragam bahan populer yang biasa dipakai penjahit dan produsen kerudung di Indonesia. Katun Katun menjadi pilihan utama banyak orang karena sifatnya yang menyerap keringat dengan […]

  • Cara UMKM Punya Sertifikat Halal Gratis Lewat SIHALAL

    Cara UMKM Punya Sertifikat Halal Gratis Lewat SIHALAL

    • calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 259
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Batas waktu sudah dekat. Per 17 Oktober 2026, seluruh produk makanan dan minuman wajib bersertifikat halal. Tanpa logo halal, produk berisiko kena sanksi, bahkan bisa ditarik dari pasaran. Kabar baiknya, pemerintah menyediakan jalur gratis lewat Program SEHATI dengan kuota 1,35 juta sertifikat untuk pelaku usaha mikro dan kecil. Masalahnya, banyak pelaku UMKM masih bingung […]

  • Fakta soal Berkas Penting di Gedung Bapenda DKI yang Terbakar

    Fakta soal Berkas Penting di Gedung Bapenda DKI yang Terbakar

    • calendar_month Senin, 10 Agt 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 130
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Kabar kebakaran Gedung Bapenda DKI Jakarta di Jalan Abdul Muis, Gambir, Jakarta Pusat, langsung memicu kekhawatiran banyak warga. Wajar saja, gedung ini menyimpan data perpajakan warga Jakarta dalam jumlah besar. Kejadian pada Jumat malam, 7 Agustus 2026, itu menghanguskan enam lantai sekaligus, mulai lantai 11 hingga lantai 16. Data Pajak Dipastikan Aman Gubernur DKI […]

expand_less