Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » Keuangan & Investasi » Apakah Motor Listrik MBG Bisa Dipakai? Kejagung: Tanpa Baterai dan Pelat Dinas

Apakah Motor Listrik MBG Bisa Dipakai? Kejagung: Tanpa Baterai dan Pelat Dinas

  • account_circle Firmansyah
  • calendar_month 3 jam yang lalu
  • visibility 38
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kebaruan. Belum bisa. Menurut Kejaksaan Agung, motor listrik pengadaan Badan Gizi Nasional untuk program MBG tidak dapat dipakai sebagaimana mestinya, karena dua masalah: sebagian unit tanpa baterai, dan seluruhnya tanpa pelat nomor dinas. Kapuspenkum Anang Supriatna menyampaikan hal ini pada Sabtu dan Senin, 10 dan 12 Oktober 2026. Dari 19.269 unit yang dibeli, 5.585 unit dilaporkan tidak dilengkapi baterai. Karena itu, kendaraan ini belum bisa menjalankan tugas aslinya.

Dua Alasan Motor Listrik Itu Belum Bisa Dipakai

Alasan pertama soal baterai. Anang merinci bahwa motor tanpa baterai itu terdiri atas 5.355 unit jenis trail dan 230 unit jenis skuter atau bebek. Sebuah motor listrik tanpa baterai tak bisa jalan, dan Kejagung belum menjelaskan alasan ribuan unit itu diserahkan tanpa baterai.

Alasan kedua berlaku untuk semua unit. Anang menyebut seluruh motor listrik roda dua yang diserahkan dilaporkan tidak memiliki pelat nomor kendaraan dinas, sehingga tidak dapat dimanfaatkan atau digunakan dan tidak dapat masuk inventarisasi Barang Milik Negara. Dengan demikian, motor yang punya baterai pun belum siap dipakai secara resmi.

Berapa Unit yang Bermasalah?

Total pengadaan dalam perkara ini mencapai 19.269 unit. Rinciannya 13.155 unit jenis trail dan 6.114 unit jenis skuter atau bebek. Jika kita kurangi unit tanpa baterai, ada sekitar 13.684 unit yang berbaterai. Angka ini hitungan saya sendiri, bukan pernyataan Kejagung. Meski begitu, kelompok ini tetap bermasalah karena belum berpelat dinas.

Satu hal soal angka: beberapa laporan menulis 5.565 unit, sementara pernyataan Kejagung yang dikutip banyak media adalah 5.585 unit. Saya pakai 5.585, yaitu 5.355 ditambah 230.

Motor Disegel sebagai Barang Bukti

Faktor hukum juga membatasi pemakaian. Kejagung menyegel ribuan sepeda motor listrik yang menjadi objek perkara dugaan korupsi tata kelola MBG tahun 2025-2026. Selama perkara berjalan, motor itu berstatus barang bukti. Karena itu, BGN tidak bisa langsung membagikannya.

Nilai Kerugian dan Status Perkara

Kerugian negara dalam kasus ini besar. Pengadaan itu diduga merugikan negara Rp863,8 miliar, setara 72 persen dari total anggaran proyek sekitar Rp1,2 triliun. Kejagung telah menyerahkan lima tersangka ke jaksa penuntut umum, dan jaksa kini menyusun dakwaan. Menurut keterangan Kejagung, kelimanya terdiri dari unsur BGN dan pihak swasta penyedia. Sampai pengadilan memutus, status mereka tetap tersangka.

Nasib Motor: Dialihkan atau Dilelang?

Sebelum kasus ini meledak, BGN sempat membuka opsi lain. Pada Juli, BGN menyebut motor listrik berpeluang dialihkan ke kementerian atau lembaga lain, dan keputusan sepenuhnya ada di tangan Presiden. Usulan datang dari Kemendukbangga, penyuluh pertanian, dan guru.

Namun, status hukum membuat opsi itu rumit. Masyarakat Anti Korupsi Indonesia mengusulkan dua jalan: menginventarisasi motor sebagai Barang Milik Negara atau melelangnya agar tidak terbengkalai dan nilainya tidak menyusut. Sampai kini, pemerintah belum memutuskan.

Jadi, Kapan Motor Itu Bisa Dipakai?

Belum ada jawabannya. Beberapa hal harus beres lebih dulu. Pengadilan perlu menyelesaikan perkara, atau penyidik perlu melepas status barang bukti. Selanjutnya, unit tanpa baterai butuh pelengkap, dan seluruh unit butuh pelat dinas serta pencatatan sebagai Barang Milik Negara. Kejagung belum menjelaskan jalur teknis pengurusan itu. Sementara itu, motor menunggu keputusan pemerintah.

F
Firmansyah ✔ Jurnalis Terverifikasi

Jurnalis Kebaruan.com · Meliput isu ekonomi, politik, dan peristiwa terkini dengan integritas jurnalistik.

✎ Ditulis & ditinjau editor   |   ↻ Diperbarui 13 Juni 2026   |   Kebijakan editorial   Metodologi
  • Penulis: Firmansyah

Rekomendasi Untuk Anda

  • bahaya-sering-makan-siap-saji

    Bahaya Sering Mengonsumsi Makanan Siap Saji bagi Kesehatan

    • calendar_month Kamis, 18 Jun 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 145
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Kebiasaan sering mengonsumsi makanan siap saji atau fast food kini menjadi tantangan kesehatan yang nyata bagi banyak orang. Kepraktisan yang ditawarkan seringkali membuat kita mengabaikan kandungan nutrisi di dalamnya. Padahal, makanan ini umumnya mengandung tinggi natrium, lemak jenuh, serta kalori berlebih yang kurang baik bagi organ tubuh. Jika pola makan ini terus dipertahankan dalam […]

  • Konsumsi Mie Instan

    Inilah Batas Aman Konsumsi Mie Instan Agar Tetap Sehat

    • calendar_month Sabtu, 13 Jun 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 200
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Konsumsi Mie Instan telah menjadi sahabat karib bagi banyak orang, terutama saat harus berhemat atau sedang dikejar waktu. Kemudahan penyajian, varian rasa yang melimpah, serta harganya yang sangat ramah di kantong menjadikan makanan ini primadona di berbagai kalangan. Meskipun terasa nikmat, kita perlu bijak dalam mengonsumsinya. Apakah Anda tahu berapa sebenarnya batas aman menikmati […]

  • persija-jakarta-libas-psim-4-0-super-league-2026-2027

    Persija Jakarta Libas PSIM 4-0, Tiga Gol Lahir dalam 10 Menit

    • calendar_month Sabtu, 10 Okt 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 52
    • 0Komentar

    Kebaruan. Persija Jakarta menang telak 4-0 atas PSIM Yogyakarta di Stadion Sultan Agung, Bantul, Sabtu (10/10/2026). Macan Kemayoran mencetak tiga gol dalam 10 menit setelah menunggu hampir sepanjang laga. Kemenangan ini datang pada pekan keempat Super League 2026/2027. Babak pertama berjalan alot. PSIM sebagai tuan rumah menekan lebih dulu. Namun, mereka kesulitan menembus kotak penalti […]

  • FIFA Women’s Series 2026

    Sejarah Baru di Ratchaburi: Garuda Pertiwi Segel Peringkat Ketiga FIFA Women’s Series 2026

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 246
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Stadion Ratchaburi, Thailand, menjadi saksi bisu kebangkitan sepak bola putri Indonesia pada Rabu (15/4/2026) sore WIB. Menghadapi Kaledonia Baru dalam laga perebutan peringkat ketiga FIFA Women’s Series 2026, anak asuh Satoru Mochizuki tampil dominan dan penuh determinasi. Lewat pertarungan sengit yang berakhir dengan skor 4-2, Timnas Putri Indonesia memastikan diri membawa pulang predikat juara […]

  • iOS 27

    iOS 27 Resmi Diumumkan, iPhone 11 dan iPhone SE Masih Kebagian Update

    • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 191
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Apple resmi memperkenalkan iOS 27 dalam ajang Worldwide Developers Conference 2026. Sistem operasi terbaru untuk iPhone tersebut membawa peningkatan besar di sektor kecerdasan buatan, performa, keamanan, dan pengalaman pengguna. Salah satu kabar yang paling menarik perhatian adalah dukungan untuk perangkat lawas. Apple memastikan bahwa pengguna iPhone 11 dan iPhone SE generasi kedua masih dapat […]

  • Gunung Patah

    Ekspedisi Menggapai Puncak Gunung Patah 2026: Rute Terkini, Transportasi Publik, dan Simulasi Anggaran

    • calendar_month Kamis, 28 Mei 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 219
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Gunung Patah berdiri kokoh sebagai salah satu kiblat petualangan paling menantang bagi para pencinta alam bebas yang mendambakan keasrian mutlak. Berada di bentangan pembatas antara Provinsi Bengkulu dan Sumatra Selatan, kawasan gunung api ini menyimpan sejuta pesona, mulai dari kawah aktif tersembunyi hingga formasi hutan lumut pekat yang tampak seperti dunia prasejarah. Memasuki pertengahan […]

expand_less