Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » Gaya Hidup » Penyebab Kapal Feri Terbakar di Merak Belum Pasti, Ini Dugaan Awalnya

Penyebab Kapal Feri Terbakar di Merak Belum Pasti, Ini Dugaan Awalnya

  • account_circle Firmansyah
  • calendar_month 11 jam yang lalu
  • visibility 10
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kebaruan. Penyebab kebakaran kapal feri KMP Batumandi di Pelabuhan Merak belum dipastikan. Kapal milik ASDP rute Bakauheni-Merak itu terbakar pada Selasa (20/10/2026) sore, saat bersiap sandar di Dermaga VI. Seluruh orang di atasnya selamat, dan tidak ada korban jiwa.

Dugaan Awal Penyebab Kapal Feri Terbakar

Ada dua titik awal api yang beredar. Laporan awal Vessel Traffic Service (VTS) Merak menyebut api diduga berasal dari kamar mesin. Namun penumpang melihat asap muncul dari bagian belakang kapal, dan Polda Banten juga menduga api bermula dari buritan.

Sejumlah laporan media menyebut api bermula dari percikan yang terus membesar. Polisi belum mengonfirmasi hal itu.

Direktur Utama ASDP Heru Widodo tidak mau menebak. Menurutnya, ada yang menyebut buritan, tetapi perusahaan baru bisa memastikan setelah Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) dan polisi menyelesaikan investigasi. Api sudah padam, dan tim kini mendinginkan kapal supaya penyelidik bisa naik.

Polisi dan KNKT Periksa Faktor Teknis dan Nonteknis

Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto menyatakan Polri mulai menyelidiki kebakaran ini lewat Korpolair. Menurut laporan media, penyelidikan mencakup kemungkinan faktor teknis maupun unsur kesengajaan. Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi meminta KNKT memeriksa aspek teknis dan nonteknis.

Sebagai pembanding, Kompas mencatat bahwa investigasi KNKT atas kebakaran kapal ro-ro selama ini umumnya menemukan pemicu teknis. Meski begitu, itu catatan historis, bukan kesimpulan untuk kasus ini.

Kronologi Kebakaran Kapal Feri di Merak

KMP Batumandi bertolak dari Pelabuhan Bakauheni sekitar pukul 14.52 WIB. VTS Merak dan ASDP mencatat kebakaran terjadi sekitar pukul 16.15 WIB, saat kapal berada di alur masuk penyeberangan, sekitar 700 meter dari dermaga. Beberapa laporan lain menyebut pukul 16.34-16.35 WIB.

Polda Banten menyebut 420 penumpang berdasarkan manifes. Basarnas mencatat 380 penumpang dan 40 awak kapal. Kapal juga mengangkut 89 kendaraan.

Petugas gabungan mengevakuasi penumpang lewat seluncuran, perahu kecil, dan kapal nelayan. KMP Royce 1 melaporkan telah menampung seluruh penumpang dan awak pada pukul 16.56 WIB. Evakuasi tuntas sekitar pukul 17.05 WIB.

Heru Widodo menyebut enam orang mengalami luka ringan, sesak napas, atau syok. Mereka dirawat di Puskesmas Merak dan Rumah Sakit Krakatau Medika, dan kini sudah pulang.

Sorotan Keselamatan Pelayaran

Video evakuasi memperlihatkan sejumlah penumpang tanpa jaket pelampung. Polisi membenarkan hal itu, dan kini mendalami kemungkinan pelanggaran prosedur keselamatan. Menurut Tempo, ini menambah daftar kecelakaan kapal tahun ini menjadi enam kali.

F
Firmansyah ✔ Jurnalis Terverifikasi

Jurnalis Kebaruan.com · Meliput isu ekonomi, politik, dan peristiwa terkini dengan integritas jurnalistik.

✎ Ditulis & ditinjau editor   |   ↻ Diperbarui 13 Juni 2026   |   Kebijakan editorial   Metodologi
  • Penulis: Firmansyah

Rekomendasi Untuk Anda

  • Fakta Hantavirus di Indonesia: Kenali Perbedaan Tipe HPS dan HFRS Menurut Kemenkes

    Fakta Hantavirus di Indonesia: Kenali Perbedaan Tipe HPS dan HFRS Menurut Kemenkes

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 242
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Kementerian Kesehatan RI memberikan klarifikasi penting mengenai temuan kasus hantavirus yang belakangan ini memicu kekhawatiran publik. Plt. Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), Andi Saguni, menegaskan bahwa jenis hantavirus yang terdeteksi di kapal pesiar MV Hondius merupakan tipe Hantavirus Pulmonary Syndrome (HPS). Sementara itu, masyarakat tidak perlu panik berlebihan karena tipe hantavirus yang ditemukan […]

  • 16 Juni 2026 Libur Apa? Cek Jadwal Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H

    16 Juni 2026 Libur Apa? Cek Jadwal Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H

    • calendar_month Senin, 15 Jun 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 484
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Bagi Anda yang sedang memeriksa kalender, mungkin penasaran tanggal 16 Juni 2026 libur apa. Pemerintah secara resmi menetapkan hari Selasa, 16 Juni 2026, sebagai hari libur nasional untuk merayakan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah. Ketetapan ini tertuang dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri yang mengatur hari libur nasional dan cuti bersama […]

  • Panduan Lengkap Wisata ke Pantai Drini 2026: Rute Darat, Transportasi Umum, dan Estimasi Budget

    Panduan Lengkap Wisata ke Pantai Drini 2026: Rute Darat, Transportasi Umum, dan Estimasi Budget

    • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 349
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Pantai Drini menawarkan fenomena alam yang luar biasa unik karena memiliki dua karakter ombak yang saling bertolak belakang dalam satu garis pantai. Terletak di Desa Banjarejo, Tanjungsari, Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta, destinasi menawan ini terbelah oleh sebuah pulau karang kecil di bagian tengahnya. Data statistik kunjungan dari Dinas Pariwisata setempat pada pertengahan tahun 2026 menunjukkan […]

  • Kanker Usus: Penyebab, Penanganan Medis, dan Dukungan Gaya Hidup Sehat

    Kanker Usus: Penyebab, Penanganan Medis, dan Dukungan Gaya Hidup Sehat

    • calendar_month Senin, 20 Jul 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 127
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Kanker usus atau kanker kolorektal berkembang dari sel-sel abnormal di dinding usus besar maupun rektum. Penyakit ini kerap tidak menimbulkan gejala jelas pada tahap awal, sehingga banyak kasus baru terdeteksi setelah memasuki stadium lanjut. Memahami penyebab dan pilihan penanganannya menjadi langkah penting bagi siapa pun yang ingin menjaga kesehatan pencernaan jangka panjang. Apa yang […]

  • Garda Indonesia Minta Perpres Ojek Online Perjelas Skema Bagi Hasil 92:8

    Garda Indonesia Minta Perpres Ojek Online Perjelas Skema Bagi Hasil 92:8

    • calendar_month Rabu, 19 Agt 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Asosiasi Pengemudi Ojek Online Garda Indonesia menyambut positif langkah DPR RI dan pemerintah. Kedua pihak kembali mematangkan Peraturan Presiden (Perpres) tentang ojek online. Meski begitu, Garda Indonesia meminta proses finalisasi ini tidak berhenti sekadar mengatur soal administratif semata. Ketua Umum Garda Indonesia, Raden Igun Wicaksono, berharap aturan baru ini bisa menciptakan ekosistem transportasi online […]

  • Rahasia Medis di Balik Brain Freeze: Penyebab Sakit Kepala Saat Makan Es Krim

    Rahasia Medis di Balik Brain Freeze: Penyebab Sakit Kepala Saat Makan Es Krim

    • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 191
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Banyak orang menyukai sensasi segar saat menikmati es krim yang dingin dan manis di tengah cuaca terik. Namun, momen menyenangkan ini sering kali terganggu oleh rasa nyeri tajam yang tiba-tiba menusuk area dahi. Kondisi unik ini seketika memaksa kita untuk berhenti mengunyah dan memegang kepala selama beberapa detik. Dalam dunia medis, para ahli menyebut […]

expand_less