Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum & Regulasi » Challenge Hafalan Al Quran Berhadiah Miras di The Sounds Project

Challenge Hafalan Al Quran Berhadiah Miras di The Sounds Project

  • account_circle Firmansyah
  • calendar_month Rabu, 12 Agt 2026
  • visibility 84
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kebaruan.com Sebuah video viral membuat geger jagat maya pekan ini. Isinya, tantangan menghafal ayat Al Quran dengan hadiah minuman keras di salah satu booth festival musik The Sounds Project. Kejadian ini berlangsung pada 9 Agustus 2026, dan sampai sekarang buntutnya masih terus bergulir.

Bagi saya, kasus ini menarik bukan cuma karena kontroversinya, tapi juga karena melibatkan begitu banyak pihak sekaligus: penyelenggara acara, sponsor, MC, polisi, sampai pemerintah daerah. Yuk, kita bahas satu per satu apa yang sebenarnya terjadi.

Bagaimana Kronologi Kejadiannya?

Video tantangan hafalan Al Quran itu direkam di booth salah satu sponsor festival, Newport. Menurut pembawa acara yang dikenal dengan nama Ega, momen itu muncul begitu saja dari penonton. Bukan skenario panitia, katanya.

Ega menjelaskan, penonton di depan booth spontan menyusun sayembara. Mereka menawarkan hadiah kepada siapa saja yang bisa melafalkan salah satu surat pendek. Ega mengaku lalai karena membiarkan situasi itu berjalan tanpa kendali, padahal seharusnya dia yang memegang kendali acara.

Setelah videonya menyebar luas, Ega sempat mengunggah permintaan maaf di media sosial pribadinya. Namun unggahan tersebut kini sudah dihapus.

Reaksi Manajemen The Sounds Project

Pihak penyelenggara, The Sounds Project, buka suara lewat akun Instagram resmi mereka. Mereka menyampaikan kekecewaan dan menegaskan tidak pernah mengarahkan atau menyetujui aktivitas semacam itu.

Menariknya, manajemen butuh waktu sebelum merilis pernyataan resmi. Alasannya cukup masuk akal: mereka ingin memastikan dulu duduk perkara yang sebenarnya sebelum mengambil sikap, mengingat banyak pihak yang terlibat dalam insiden ini.

Selain permintaan maaf, ada tiga langkah konkret yang mereka ambil:

  • Menegur sponsor terkait dan meminta penyelesaian tuntas
  • Melakukan pengawasan ketat agar pihak-pihak yang terlibat langsung bisa diidentifikasi
  • Menjalankan evaluasi internal supaya kejadian serupa tidak terulang di acara berikutnya

Newport Ikut Minta Maaf

Sebagai sponsor yang boothnya jadi lokasi kejadian, Newport tidak tinggal diam. Direktur Newport, Handoko Sasongko, menyampaikan permintaan maaf resmi kepada masyarakat.

Ia menegaskan bahwa aktivitas tersebut muncul spontan dari pengunjung di lokasi. Handoko juga mengakui, situasi saat itu semestinya bisa ditangani dengan lebih baik oleh tim di lapangan.

Polisi Turun Tangan, EO dan MC Diklarifikasi

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, mengonfirmasi bahwa penyidik sudah menjadwalkan klarifikasi terhadap pihak event organizer dan MC. Proses ini berlangsung Selasa, 11 Agustus 2026.

Langkah berikutnya, polisi akan menggelar perkara untuk menentukan apakah ada unsur pidana dalam kasus ini. Budi juga membuka pintu bagi masyarakat yang merasa dirugikan untuk membuat laporan.

Faktanya, laporan memang sudah masuk. Seorang pelapor mendatangi Polsek Pademangan, Jakarta Utara, untuk melaporkan penyelenggara sekaligus pembawa acara.

MUI: Bisa Dikategorikan Penistaan Agama

Ketua MUI Kecamatan Pademangan, Slamet Sugoro, memberikan pandangannya soal kasus ini. Menurutnya, tindakan tersebut bisa dikelompokkan sebagai bentuk penistaan agama, karena banyak umat Islam merasa tersinggung dengan momen tersebut.

Slamet juga menuntut agar pihak yang bertanggung jawab meminta maaf secara terbuka kepada publik. Ia tidak menutup kemungkinan digelarnya audiensi antara pihak MUI dan pihak yang dilaporkan.

Menariknya lagi, ketika ditanya soal opsi pencabutan laporan jika permintaan maaf sudah disampaikan, Slamet menyebut hal itu masih terbuka sebagai salah satu kemungkinan.

Gubernur DKI Jakarta Minta Tindakan Tegas

Pramono Anung selaku Gubernur DKI Jakarta juga angkat suara. Ia menilai promosi minuman beralkohol yang dikaitkan dengan simbol keagamaan sudah keterlaluan dan tidak pantas terjadi di Jakarta.

Pramono meminta jajarannya, khususnya Asisten Kesejahteraan Rakyat Sekda DKI Jakarta, untuk segera mengoordinasikan penanganan kasus ini. Ia menegaskan, Pemprov DKI menyesalkan peristiwa tersebut dan tidak mentolerir hal serupa terulang di kemudian hari.

Bagaimana Kelanjutan Kasus Ini?

Sampai artikel ini ditulis, proses hukum masih berjalan. Polisi terus mendalami keterangan dari EO, MC, dan pihak-pihak terkait lainnya untuk memastikan ada tidaknya unsur pidana.

Di sisi lain, manajemen The Sounds Project tetap melakukan evaluasi internal sambil menunggu sponsor menyelesaikan tanggung jawab mereka. Kasus ini jadi pengingat penting bagi penyelenggara acara musik: pengawasan ketat di lapangan sama pentingnya dengan konsep acara itu sendiri, apalagi kalau menyangkut isu sensitif seperti agama.

F
Firmansyah ✔ Jurnalis Terverifikasi

Jurnalis Kebaruan.com · Meliput isu ekonomi, politik, dan peristiwa terkini dengan integritas jurnalistik.

✎ Ditulis & ditinjau editor   |   ↻ Diperbarui 13 Juni 2026   |   Kebijakan editorial   Metodologi
  • Penulis: Firmansyah

Rekomendasi Untuk Anda

  • Daftar Terbaru Harga BBM Pertamina per 1 Juni 2026: Pertamax Dex Turun Drastis!

    Daftar Terbaru Harga BBM Pertamina per 1 Juni 2026: Pertamax Dex Turun Drastis!

    • calendar_month Senin, 1 Jun 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 267
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Kebijakan penyesuaian harga BBM Pertamina per 1 Juni 2026 membawa angin segar sekaligus catatan penting bagi para pemilik kendaraan di Indonesia. Pemerintah bersama PT Pertamina (Persero) resmi menetapkan fluktuasi harga BBM nonsubsidi yang bergerak secara variatif, di mana beberapa komoditas mengalami penurunan drastis sementara jenis lainnya justru merangkak naik. Mengamati grafik dan tabel harga […]

  • penertiban-pedagang-hewan-kurban-jakarta-2026

    Satpol PP DKI Jakarta Tertibkan Pedagang Hewan Kurban di Trotoar Jelang Idul Adha 1447 H

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 349
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Menjelang perayaan Idul Adha 1447 Hijriah, praktik berjualan hewan kurban di atas trotoar mulai marak di berbagai titik ibu kota. Fenomena ini kerap memicu keluhan warga karena fasilitas umum yang seharusnya khusus untuk pejalan kaki kini beralih fungsi menjadi area dagang. Merespons kondisi tersebut, Satpol PP DKI Jakarta mulai mengambil langkah tegas guna memastikan […]

  • AS Serang Iran di Tengah Gencatan Senjata, Rentetan Ledakan Guncang Selat Hormuz

    AS Serang Iran di Tengah Gencatan Senjata, Rentetan Ledakan Guncang Selat Hormuz

    • calendar_month Rabu, 8 Jul 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 105
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Situasi yang sudah terasa memanas kini kembali meledak. Amerika Serikat melancarkan serangan baru ke Iran pada Selasa (7/7/2026) malam — di tengah kondisi yang seharusnya menjadi jeda perdamaian. Kedua negara saat itu masih berada dalam masa gencatan senjata dan bahkan sudah meneken nota kesepahaman (MoU) untuk menghentikan permusuhan. Komando Pusat AS (CENTCOM) langsung mengumumkan […]

  • Panduan Lengkap Mengenali Gejala Demensia dan Tips Mencegahnya Sejak Dini

    Panduan Lengkap Mengenali Gejala Demensia dan Tips Mencegahnya Sejak Dini

    • calendar_month Sabtu, 6 Jun 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 114
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Demensia merupakan sekumpulan gejala penurunan fungsi kognitif yang memengaruhi daya ingat, cara berpikir, serta kemampuan seseorang dalam berinteraksi sosial. Banyak orang keliru menganggap kondisi ini sebagai bagian alami dari penuaan, padahal demensia adalah gangguan kesehatan yang membutuhkan perhatian serius. Memahami tanda-tanda awal akan sangat membantu keluarga dalam memberikan pendampingan yang tepat bagi penderita. Penurunan […]

  • Shopee dan Tokopedia Kompak Kembalikan Dana Penjual Usai PPh Pasal 22 Ditunda

    Shopee dan Tokopedia Kompak Kembalikan Dana Penjual Usai PPh Pasal 22 Ditunda

    • calendar_month Senin, 10 Agt 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 87
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Kabar baik datang untuk para pedagang online. Kementerian Keuangan resmi menunda pemungutan PPh Pasal 22 sebesar 0,5 persen hingga 31 Oktober 2026. Shopee dan Tokopedia langsung merespons cepat dengan mengembalikan dana yang sempat dipotong dari penjual selama periode 1-5 Agustus. Empat Marketplace, Baru Dua yang Punya Kepastian Jadwal Direktorat Jenderal Pajak (DJP) sebelumnya menunjuk […]

  • Said Iqbal Kecewa Sulit Temui Menkeu Purbaya Bahas Pajak JHT

    Said Iqbal Kecewa Sulit Temui Menkeu Purbaya Bahas Pajak JHT

    • calendar_month Selasa, 7 Jul 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 98
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh, Said Iqbal, mengungkapkan rasa kecewanya. Ia merasa kesulitan saat mencoba menemui Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa. Pertemuan ini penting untuk membahas kebijakan pajak dalam pencairan dana Jaminan Hari Tua (JHT) bagi para pekerja. Sayangnya, permintaan audiensi tersebut belum mendapatkan respons memadai hingga saat ini. Upaya […]

expand_less