Fakta soal Berkas Penting di Gedung Bapenda DKI yang Terbakar

Kebaruan.com Kabar kebakaran Gedung Bapenda DKI Jakarta di Jalan Abdul Muis, Gambir, Jakarta Pusat, langsung memicu kekhawatiran banyak warga. Wajar saja, gedung ini menyimpan data perpajakan warga Jakarta dalam jumlah besar. Kejadian pada Jumat malam, 7 Agustus 2026, itu menghanguskan enam lantai sekaligus, mulai lantai 11 hingga lantai 16.

Data Pajak Dipastikan Aman

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung langsung memberi klarifikasi begitu petugas berhasil memadamkan api. Dia memastikan sistem dan data perpajakan warga Jakarta tetap aman karena sudah memiliki pencadangan digital. Artinya, meski gedung fisik mengalami kerusakan parah, data penting yang tersimpan secara digital tidak ikut lenyap bersama api.

Layanan perpajakan pun tetap berjalan seperti biasa berkat sistem backup tersebut. Pemprov DKI Jakarta menegaskan operasional pelayanan pajak tidak terganggu, meski ada penyesuaian sementara di lapangan.

Soal Berkas Fisik, Ini yang Perlu Diketahui

Titik api yang melanda lantai 11 sampai 16 memang berpotensi merusak dokumen fisik di ruang-ruang tersebut. Ini terutama berlaku untuk arsip yang belum sempat didigitalisasi. Namun sejauh ini, belum ada keterangan resmi yang merinci berkas fisik spesifik apa saja yang ikut terbakar di gedung tersebut.

Yang pasti, gedung ini bukan hanya kantor Gedung Bapenda. Beberapa perangkat daerah lain juga berkantor di lokasi yang sama, mulai dari Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM), Dinas Perhubungan, Badan Pengelolaan Aset Daerah (BPAD), sampai Bank Jakarta. Total ada sekitar 1.000 aparatur sipil negara yang beraktivitas di gedung itu sehari-hari.

Penyebab Kebakaran Masih Diselidiki

Kepala Dinas Gulkarmat DKI Jakarta, Bayu Meghantara, menyebut penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan. Dugaan sementara mengarah pada aktivitas renovasi yang sedang berlangsung di lantai 11. Kapolres Metro Jakarta Pusat turut mengonfirmasi dugaan tersebut, meski penyelidikan resmi masih terus berjalan.

Kabar baiknya, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Petugas gabungan sempat mengevakuasi satu pekerja yang mengalami gangguan pernapasan akibat asap, dan langsung mendapat penanganan medis di lokasi.

Buat kamu yang punya urusan pajak di Jakarta dan sempat khawatir soal keamanan datamu, kabar dari Pemprov DKI ini sedikit melegakan. Data digital tetap tersimpan aman, jadi urusan administrasi pajakmu tidak perlu tertunda gara-gara kejadian ini. Kalau ada perkembangan lebih lanjut soal hasil penyelidikan penyebab api, ada baiknya kamu terus memantau kanal resmi Pemprov DKI Jakarta.

F
Firmansyah ✔ Jurnalis Terverifikasi

Jurnalis Kebaruan.com · Meliput isu ekonomi, politik, dan peristiwa terkini dengan integritas jurnalistik.

✎ Ditulis & ditinjau editor   |   ↻ Diperbarui 13 Juni 2026   |   Kebijakan editorial   Metodologi