Arah pasar saham domestik berubah begitu Presiden Prabowo Subianto mulai berpidato di Gedung DPR, Jumat (14/8/2026). IHSG yang tadinya melemah kini menguat 0,13% ke level 6.307,19. Perubahan arah ini terjadi hanya dalam hitungan jam sejak pembukaan perdagangan.
Berdasarkan data terbaru, sebanyak 254 saham menguat. Sementara itu, 358 saham melemah. Sisanya, 351 saham, bergerak stagnan tanpa perubahan berarti. Selain itu, volume perdagangan mencapai 12,93 miliar lembar saham. Frekuensi transaksi tercatat 932,2 ribu kali. Total nilai transaksi pun menyentuh Rp5,60 triliun.
Sempat Dibuka Melemah, IHSG Berbalik Arah
Sesi perdagangan hari ini tidak berjalan mulus sejak awal. Begitu bel pembukaan berbunyi, IHSG langsung terkoreksi 5,17 poin atau 0,08% ke posisi 6.296,59. Investor memilih menahan diri terlebih dahulu. Mereka menunggu arah kebijakan yang akan disampaikan Presiden Prabowo lewat Pidato Kenegaraan dan Nota Keuangan.
Tidak hanya faktor fiskal, pelaku pasar juga masih mencermati hasil MSCI August 2026 Index Review. MSCI baru mengumumkan hasil tersebut sehari sebelumnya. Perubahan komposisi indeks semacam ini kerap memicu penyesuaian portofolio dari investor institusional. Oleh karena itu, wajar bila pasar bereaksi hati-hati pagi ini.
Pada pukul 09.00 WIB, nilai transaksi baru mencapai Rp68,46 miliar. Sebanyak 148,65 miliar saham berpindah tangan lewat 20.424 transaksi. Adapun kapitalisasi pasar bursa tercatat Rp11.065 triliun, angka yang tetap besar meski pasar sedang tertekan.
Sidang Tahunan MPR Jadi Sorotan Utama Hari Ini
Ada alasan kuat di balik kewaspadaan pasar hari ini. DPR, MPR, dan DPD RI menggelar Sidang Bersama sebagai bagian dari Sidang Tahunan MPR. Dalam forum ini, Presiden Prabowo memaparkan arah kebijakan fiskal pemerintah untuk tahun anggaran 2027. Acara ini mulai berlangsung pukul 08.30 WIB di Gedung DPR RI.
Menariknya, jadwal tahun ini sedikit berbeda dari kebiasaan. Biasanya, panitia menggelar sidang setiap tanggal 16 Agustus. Namun tahun ini, panitia memajukan agenda dua hari karena 16 Agustus 2026 jatuh pada hari Minggu.
Presiden Prabowo menyampaikan dua pidato penting dalam satu hari. Pagi hari, ia menyampaikan Pidato Kenegaraan. Sementara itu, pada siang hari, Presiden menyampaikan Pidato Pengantar/Keterangan Pemerintah atas Rancangan Undang-Undang (RUU) APBN 2027 sekaligus Nota Keuangan.
Apa Artinya Bagi Investor?
Respons positif IHSG begitu pidato dimulai menandakan optimisme pasar terhadap arah kebijakan fiskal ke depan. Meski begitu, jumlah saham yang melemah masih lebih banyak dibanding yang menguat. Dengan kata lain, sentimen pelaku pasar belum sepenuhnya solid ke satu arah.
Sebagai langkah antisipasi, investor sebaiknya mencermati sektor-sektor yang sensitif terhadap kebijakan fiskal. Sektor perbankan, konstruksi, dan konsumsi masuk dalam kategori ini. Ke depannya, isi lengkap Nota Keuangan dan RUU APBN 2027 akan memberi gambaran lebih jelas soal proyeksi belanja negara, defisit anggaran, dan asumsi makro pemerintah. Pada akhirnya, faktor-faktor ini akan ikut menentukan arah pasar dalam beberapa pekan ke depan.
Secara keseluruhan, pergerakan IHSG hari ini menunjukkan betapa sensitifnya pasar terhadap sinyal kebijakan pemerintah. Investor tidak hanya melihat angka pertumbuhan ekonomi, tetapi juga mencermati arah anggaran negara untuk tahun mendatang. Karena itu, momentum Pidato Kenegaraan dan Nota Keuangan tahun ini layak menjadi acuan penting sebelum mengambil keputusan investasi lanjutan.
