Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Kritik Tajam Kebijakan Pembelajaran Bahasa Prancis di Sekolah: JPPI Singgung Bencana Literasi

Kritik Tajam Kebijakan Pembelajaran Bahasa Prancis di Sekolah: JPPI Singgung Bencana Literasi

  • account_circle Firmansyah
  • calendar_month Senin, 1 Jun 2026
  • visibility 153
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kebaruan.com Instruksi mengejutkan ini keluar saat Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan resmi ke Istana Kepresidenan Élysée, Paris. Di hadapan Presiden Prancis Emmanuel Macron, beliau menyatakan telah memerintahkan agar seluruh tingkatan sekolah di Indonesia mengajarkan bahasa Prancis demi menghadapi perkembangan dunia masa depan.

Namun, Koordinator Nasional Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI), Ubaid Matraji, langsung merespons keras instruksi tersebut. Ubaid menyebut kebijakan ini sebagai langkah yang lepas dari konteks kebutuhan nyata. Menurutnya, pemerintah seharusnya memprioritaskan penyelesaian “bencana” literasi dasar sebelum melompat ke kurikulum bahasa Eropa.

Data dan Statistik: Rapor Merah PISA Indonesia

Kritik dari JPPI bukan tanpa dasar yang kuat. Jika kita melihat indikator internasional, kualitas pendidikan dasar kita memang memerlukan penanganan serius:

  • Kemampuan Dasar Jeblok: Data Programme for International Student Assessment (PISA) secara konsisten menunjukkan posisi kompetensi siswa Indonesia berada di level bawah untuk urusan membaca, matematika, dan sains.
  • Gagal Mencerna Teks: Jangankan menguasai tata bahasa asing yang kompleks, banyak anak didik di dalam negeri yang bahkan masih kesulitan memahami dan mencerna isi teks dalam bahasa Indonesia yang berstatus bahasa ibu.

Studi Kasus: Krisis Ketersediaan SDM Guru

Tantangan terbesar dari implementasi program baru ini terletak pada ketersediaan tenaga pendidik. Studi kasus di berbagai daerah menunjukkan bahwa sekolah-sekolah di Indonesia saat ini justru berada dalam status darurat kekurangan guru interdisipliner.

Kita masih terseok-seok dalam memenuhi kuota:

  • Guru kelas sekolah dasar.
  • Tenga pengajar matematika.
  • Guru sains/IPA.

Melihat fakta tersebut, mendatangkan atau mencetak puluhan ribu guru bahasa baru dalam waktu singkat tentu menjadi target yang sangat tidak realistis dan berisiko membebani anggaran negara secara keliru.

Sudut Pandang Pribadi: Benahi Fondasi Sebelum Membangun Atap

Menurut saya, penguasaan bahasa internasional memang penting untuk daya saing global di masa depan. Namun, memberlakukan aturan ini secara menyeluruh ke seluruh sekolah merupakan langkah yang tergesa-gesa. Pemerintah sebaiknya membenahi fondasi pendidikan terlebih dahulu—seperti kesejahteraan guru, fasilitas sekolah pelosok, dan metode pembelajaran literasi. Jangan sampai anak-anak kita menjadi kelinci percobaan dari ambisi elite yang kurang memahami jeritan riil di ruang-ruang kelas daerah.

  • Penulis: Firmansyah

Rekomendasi Untuk Anda

  • agenda-rapat-paripurna-dpr-presiden-prabowo-2026

    Rapat Paripurna DPR Besok: Presiden Prabowo Subianto Dijadwalkan Hadir Paparkan KEM-PPKF

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 201
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI akan menggelar rapat paripurna ke-19 Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025-2026 pada Rabu, 20 Mei 2026. Agenda penting ini menarik perhatian besar karena Presiden Prabowo Subianto terjadwal hadir secara langsung di ruang sidang utama. Momen besok merupakan kehadiran perdana sang kepala negara dalam forum resmi permusyawaratan tertinggi anggota dewan […]

  • Tim lolos 32 besar piala dunia

    Argentina, Prancis, dan Norwegia Lolos ke 32 Besar Piala Dunia 2026

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 209
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Satu malam, tiga kejutan manis. Argentina, Prancis, dan Norwegia kompak mengamankan tiket ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 dalam waktu nyaris bersamaan. Suporter sepak bola dunia mendapat tontonan berkelas sekaligus kepastian: para raksasa mulai menunjukkan taringnya lebih awal. Total sudah enam tim yang resmi lolos ke fase gugur turnamen akbar ini. Argentina Buktikan […]

  • Benarkah minum air hangat lalu air es sebabkan anyang anyangan

    Benarkah Minum Air Hangat Lalu Air Es Bisa Sebabkan Anyang-anyangan?

    • calendar_month Jumat, 4 Sep 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 105
    • 0Komentar

    Kebaruan. Anggapan bahwa minum air hangat lalu disusul air es bisa memicu anyang-anyangan sudah lama beredar di masyarakat. Banyak orang tua melarang kebiasaan ini karena dianggap sebagai penyebab utama sakit saat buang air kecil. Namun, secara medis, klaim tersebut tidak punya dasar yang kuat. Anyang-anyangan Bukan Soal Suhu Air Anyang-anyangan atau dysuria adalah kondisi ketika […]

  • Jokowi Siap Tunjukkan Ijazah Asli

    Roy Suryo dan Tifauzia Segera Disidang, Jokowi Siap Tunjukkan Ijazah Asli dari SD hingga S1

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Setelah melalui proses penyidikan panjang, kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo akhirnya melangkah ke meja persidangan. Roy Suryo dan Tifauzia Tyassuma — dua nama yang paling banyak diperbincangkan dalam kasus ini — kini menghadapi babak paling krusial. Berkas perkara mereka sudah diserahkan ke Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan dan persidangan tinggal menunggu […]

  • Ahli penggeledahan lintas wilayah tanpa izin sewenang wenang

    Ahli Sebut Penggeledahan Beda Wilayah Tanpa Izin yang Pas Dinilai Sewenang-wenang

    • calendar_month Kamis, 20 Agt 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 122
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Sidang praperadilan mantan Jampidsus Febrie Adriansyah kembali bergulir di PN Jakarta Selatan, Kamis (20/8/2026). Kali ini giliran ahli hukum tata negara dari Universitas Tarumanagara, Rasji, yang buka suara soal batas kewenangan aparat saat menggeledah. Ia menegaskan, penggeledahan lintas wilayah tanpa dasar izin yang tepat termasuk tindakan sewenang-wenang. Kewenangan Aparat Dibatasi Yurisdiksi Menurut Rasji, hukum […]

  • Hut tni ke 81 rangkaian acara puncak cilangkap

    HUT TNI ke-81 2026: Jadwal Acara dan Puncak Upacara di Cilangkap

    • calendar_month Senin, 5 Okt 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 74
    • 0Komentar

    Kebaruan. Puncak HUT TNI ke-81 berlangsung Senin, 5 Oktober 2026, di Lapangan Prima Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur. Presiden Prabowo Subianto menjadi inspektur upacara. Lokasi ini berbeda dari rencana awal di Monas. Karena itu, panitia memakai format yang lebih sederhana. Alasan puncak HUT TNI batal digelar di Monas Kapuspen TNI Mayjen Muhammad Nas mengumumkan perubahan […]

expand_less