Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » Kesehatan » Melakukan Kretek pada Tulang Badan, Amankah untuk Kesehatan Sendi?

Melakukan Kretek pada Tulang Badan, Amankah untuk Kesehatan Sendi?

  • account_circle Nuafal
  • calendar_month Jumat, 11 Sep 2026
  • visibility 107
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kebaruan. Melakukan kretek pada tulang badan jadi kebiasaan yang hampir semua orang pernah coba. Jari tangan, leher, atau punggung sering jadi sasaran utama. Bunyi “krek” yang muncul memang terasa melegakan. Tapi di balik sensasi itu, ada pertanyaan besar yang sering muncul: apakah kebiasaan ini aman untuk tubuh?

Dunia medis punya jawaban yang cukup jelas soal ini. Yuk, simak penjelasan lengkapnya.

Apa yang Sebenarnya Terjadi Saat Sendi Berbunyi

Bunyi kretek bukan berasal dari tulang yang patah atau bergeser. Istilah medisnya adalah kavitasi sendi. Di dalam sendi ada cairan sinovial yang berfungsi sebagai pelumas. Cairan ini mengandung gas seperti nitrogen dan karbon dioksida.

Saat sendi diregangkan mendadak, tekanan di dalamnya berubah drastis. Gelembung gas kemudian terbentuk lalu pecah. Pecahnya gelembung inilah yang menghasilkan suara khas “krek” atau “pop” yang sering kita dengar.

Melakukan Kretek Sesekali, Apakah Berbahaya?

Menurut sebagian besar dokter, melakukan kretek sesekali pada tulang badan tergolong aman. Syaratnya, tidak muncul rasa nyeri atau bengkak setelahnya. Gerakan ini mirip dengan efek samping dari peregangan tubuh yang wajar.

Masalah baru muncul ketika kebiasaan ini dilakukan berulang dan dipaksakan. Prof. Ari Fahrial Syam, dokter spesialis penyakit dalam, pernah menjelaskan hal ini lewat kanal YouTube Kata Dokter. Menurutnya, membunyikan sendi secara paksa berbeda dari stretching biasa. Gerakan paksa ini bisa memicu pergeseran kecil pada sendi. Pergeseran yang terjadi berulang-ulang berpotensi memicu pengapuran di kemudian hari.

Risiko Jangka Panjang yang Perlu Diwaspadai

Ada beberapa dampak buruk yang mengintai bila kebiasaan ini dilakukan terlalu sering:

  • Ligamen di sekitar sendi bisa meregang berlebihan dan kehilangan kestabilannya
  • Jaringan lunak seperti kapsul sendi berisiko mengalami cedera ringan
  • Sendi leher dan punggung yang dibunyikan secara mendadak berisiko menekan saraf
  • Kebiasaan ini bisa berubah jadi ketergantungan psikologis, bukan lagi kebutuhan fisik

Gerakan paksa pada leher patut diwaspadai secara khusus. Manipulasi yang salah bisa mengganggu cakram tulang belakang dan memicu saraf terjepit.

Kapan Bunyi Sendi Perlu Diwaspadai

Bunyi kretek yang normal biasanya tidak disertai rasa sakit sama sekali. Kondisi ini disebut krepitasi dalam istilah medis. Namun, waspadai jika bunyi tersebut muncul bersamaan dengan nyeri, bengkak, atau kaku yang tak kunjung hilang.

Beberapa kondisi medis juga bisa memicu bunyi sendi yang lebih sering, seperti osteoarthritis, cedera meniskus pada lutut, atau peradangan tendon. Jika gejala semacam ini muncul, segera konsultasikan ke dokter ortopedi, bukan justru mencoba mengatasinya sendiri dengan membunyikan sendi berulang kali.

Alternatif yang Lebih Aman untuk Meredakan Kekakuan

Daripada terus mengandalkan bunyi kretek, ada cara lain yang jauh lebih aman untuk tubuh:

  • Lakukan peregangan ringan secara rutin setiap pagi
  • Perbanyak gerak tubuh, terutama bagi yang banyak duduk sepanjang hari
  • Konsumsi makanan kaya kalsium, kolagen, dan omega-3 untuk menjaga kesehatan sendi
  • Kompres hangat pada area yang terasa kaku atau pegal

Jika keluhan pegal tak kunjung reda, konsultasi ke ahli osteopatik atau chiropractor jadi opsi yang lebih tepat dibanding melakukan kretek sendiri secara berlebihan.

Jadi, Boleh atau Tidak?

Melakukan kretek pada tulang badan sesekali tidak perlu terlalu dikhawatirkan, selama tidak menimbulkan nyeri. Namun kebiasaan ini sebaiknya tidak dijadikan rutinitas harian, apalagi dengan gerakan yang dipaksakan. Tubuh punya cara lain yang jauh lebih aman untuk mengatasi kekakuan, mulai dari peregangan ringan sampai pola makan yang mendukung kesehatan sendi jangka panjang.

N
Nuafal ✔ Terverifikasi Kebaruan.com

Suka menelusuri angka di balik berita ekonomi, biar pembaca nggak cuma tahu "apa yang terjadi", tapi juga "kenapa itu penting" buat dompet mereka.

✎ Ditulis & disunting redaksi   |   ↻ Diperbarui 3 September 2026   |   Pedoman Media Siber   Metodologi Peliputan
  • Penulis: Nuafal

Rekomendasi Untuk Anda

  • Andre Taulany Resmi Nikahi Amanda Rigby di Dharmawangsa

    Andre Taulany Resmi Nikahi Amanda Rigby di Dharmawangsa

    • calendar_month Kamis, 24 Sep 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 96
    • 0Komentar

    Kebaruan. Andre Taulany resmi menikah lagi. Ia dan Amanda Rigby mengikat janji pada Minggu, 20 September 2026. Kabar ini sempat beredar sebagai rumor dan kini terkonfirmasi lewat video akad, foto, serta siaran pers dari kedua mempelai. Lebih Cepat dari Kabar yang Beredar Publik awalnya mengira acara ini baru berlangsung Oktober. Kabar soal akad pada Oktober […]

  • 5 Rekomendasi Buku Tentang Keuangan yang Wajib Dibaca Sejak Remaja

    5 Rekomendasi Buku Tentang Keuangan yang Wajib Dibaca Sejak Remaja

    • calendar_month Selasa, 1 Sep 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 119
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Buku tentang keuangan jadi bekal penting yang sayangnya jarang diajarkan di bangku sekolah. Padahal, semakin dini seseorang paham cara mengelola uang, semakin besar peluangnya terhindar dari jebakan utang di usia dewasa. Berikut lima rekomendasi buku tentang keuangan yang cocok dibaca sejak masa remaja, lengkap dengan alasan kenapa buku-buku ini layak masuk daftar bacaanmu. 1. […]

  • Praperadilan Keempat Roy Suryo Ditunda, Tiga Poin Formil Jadi Sorotan

    Praperadilan Keempat Roy Suryo Ditunda, Tiga Poin Formil Jadi Sorotan

    • calendar_month Jumat, 7 Agt 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Perlawanan hukum Roy Suryo terhadap Polda Metro Jaya memasuki babak baru. Tim kuasa hukumnya mengajukan permohonan praperadilan keempat ke Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan pada Jumat (7/8/2026). Gugatan kali ini menyasar sisi formil dari proses penyidikan yang berjalan selama ini. Tiga Poin yang Digugat Kuasa hukum Roy Suryo, Yasena, membuka detail gugatan langsung di […]

  • Ahmad Dhani dan Sindiran Panas: Ungkit Masa Lalu di Momen Bahagia El Rumi

    Ahmad Dhani dan Sindiran Panas: Ungkit Masa Lalu di Momen Bahagia El Rumi

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 428
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Dunia hiburan tanah air kembali dihebohkan oleh perang dingin antara musisi senior Ahmad Dhani dan mantan istrinya, Maia Estianty. Konflik ini bermula ketika pentolan grup band Dewa 19 tersebut mengunggah pesan menohok di akun media sosial pribadinya pada Kamis (30/4/2026). Dhani tampak memberikan pembelaan kepada sang istri, Mulan Jameela, di sela-sela rangkaian acara pernikahan […]

  • Babak 64 Besar Liga 4 Piala Presiden 2025-2026: Format Kompetisi, Peta Persaingan, dan Pembagian Grup Lengkap

    Babak 64 Besar Liga 4 Piala Presiden 2025-2026: Format Kompetisi, Peta Persaingan, dan Pembagian Grup Lengkap

    • calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 66
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Pencinta sepak bola nasional akan segera menyaksikan ketatnya persaingan di kasta kompetisi amatir. Putaran nasional Liga 4 Piala Presiden 2025-2026 resmi bergulir akhir bulan ini. Berdasarkan hasil pengundian grup pada Rabu (13/5/2026), sebanyak 64 klub terbaik dari berbagai provinsi bakal saling sikut demi mengamankan tiket naik kasta ke Liga Nusantara musim depan. Asosiasi Provinsi […]

  • Iran Tegas Menolak Ajakan Pertemuan Donald Trump dengan Mojtaba Khamenei

    Iran Tegas Menolak Ajakan Pertemuan Donald Trump dengan Mojtaba Khamenei

    • calendar_month Sabtu, 6 Jun 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 188
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Isu mengenai hubungan diplomatik kembali memanas setelah muncul kabar ajakan pertemuan dari Donald Trump kepada Mojtaba Khamenei. Pemerintah Iran secara terbuka memberikan respon negatif terhadap wacana pertemuan yang dilontarkan oleh Presiden Amerika Serikat tersebut. Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, menekankan perlunya bersikap realistis dalam menghadapi dinamika politik global saat ini. Pandangan Pemerintah Iran […]

expand_less