Operasional Penerbangan Soetta Masih Ditutup Imbas Abu Vulkanik
- account_circle Firmansyah
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 4
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Kebaruan. Operasional penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) masih ditutup sementara akibat sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. Kondisi ini membuat Kementerian Perhubungan mengalihkan seluruh penerbangan dari dan menuju Soetta ke enam bandara alternatif.
Enam Bandara Alternatif Disiapkan Pemerintah
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengimbau seluruh maskapai, baik domestik maupun internasional, untuk memanfaatkan bandara pengganti yang telah disiapkan. Langkah ini bertujuan mencegah penumpukan penumpang, baik yang baru tiba maupun yang hendak berangkat.
Berikut daftar enam bandara alternatif tersebut:
- Bandara Juanda, Jawa Timur
- Bandara Adi Soemarmo, Jawa Tengah
- Bandara Internasional Yogyakarta (YIA), Yogyakarta
- Bandara Adisutjipto, Yogyakarta
- Bandara Jenderal Ahmad Yani, Jawa Tengah
- Bandara Internasional Kertajati, Jawa Barat
Dengan menyebar penerbangan ke enam titik ini, Kemenhub berharap pengaturan penumpang bisa berjalan lebih optimal di tengah situasi darurat.
Penutupan Berlaku hingga Sore Hari
Dudy menjelaskan, penutupan operasional penerbangan Soetta berlangsung hingga pukul 18.00 WIB hari ini. Keputusan ini merujuk pada data terbaru BMKG soal sebaran abu vulkanik di sekitar wilayah Jakarta.
Meski begitu, ia menegaskan status ini masih bisa berubah sewaktu-waktu. Tim Kemenhub terus memantau perkembangan informasi dari BMKG, lalu menyesuaikan kebijakan operasional secara dinamis sesuai kondisi aktual sebaran abu di lapangan.
Daftar Bandara Lain yang Ikut Terdampak
Selain Soetta, sejumlah bandara lain turut merasakan dampak abu vulkanik Anak Krakatau. Berikut daftarnya:
- Bandara Radin Inten II, Lampung
- Bandara Budiarto, Banten
- Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta
- Bandara Pondok Cabe, Banten
- Bandara Muhammad Taufiq Kiemas, Lampung
- Bandara Husein Sastranegara, Jawa Barat
Kabar baiknya datang dari Bandara Atung Bungsu di Pagar Alam, Sumatera Selatan. Bandara ini sempat tutup sementara, namun kini sudah kembali beroperasi normal sejak pukul 09.00 WIB pagi tadi.
Ribuan Penerbangan dan Ratusan Ribu Penumpang Terdampak
Secara akumulatif sejak 5 September 2026, abu vulkanik Anak Krakatau telah memengaruhi 2.300 penerbangan dan 270.337 penumpang. Angka ini mencakup penerbangan yang mengalami pembatalan, penundaan, maupun pengalihan rute.
Rinciannya, bandara berstatus ditutup sementara mencatat 1.397 penerbangan dengan sekitar 177.579 penumpang terdampak. Sementara itu, bandara lain yang terkena imbas penyesuaian rute mencatat 922 penerbangan dengan sekitar 92.758 penumpang terdampak. Situasi operasional penerbangan ini diperkirakan terus dipantau ketat hingga sebaran abu vulkanik benar-benar mereda.
- Penulis: Firmansyah
